
“Aku pamit dulu, jangan lupa ini dimakan” kata Dini pamit sambil menyodorkan bawaannya tadi, Dini kembali mencium tangan Harry. Harry mencium kening istrinya, dan disempatkannya pula mencium kedua pipi istrinya sebelum terakhir dia lama mencium puncak kepala Dini sambil menangis. Dia melihat Dini berbalik badan dan menjauh dari dirinya.
***
Malam ini senyap, lamat-lamat Harry mendengar penjaga lapas yang sedang bertugas bernyanyi sambil memetik gitar. Lagu yang sering Dini putar, entah buat siapa Dini menyukai lagu ini, yang pasti Harry yakin bukan untuknya, karena lagu ini sudah dia dengar saat mereka belum menikah. Saat ini Harry berpikir, mungkin lagu ini ditujukan untuk Anto.
My love
There's only you in my life
The only thing that's bright
My first love,
You're every breath that I take
You're every step I make
And I
(I-I-I-I-I)
I want to share
All my love with you
No one else will do...
And your eyes
Your eyes, your eyes
They tell me how much you care
Ooh yes, you will always be
My endless love
Two hearts,
Two hearts that beat as one
Our lives have just begun
Forever
(Ohhhhhh)
I'll hold you close in my arms
I can't resist your charms
And love
Oh, love
I'll be a fool
For you,
I'm sure
You know I don't mind
Oh, you know I don't mind
'Cause you,
You mean the world to me
Oh
I know
__ADS_1
I know
I've found in you
My endless love
Oooh-woow
Boom, boom
Boom, boom, boom, boom, booom
Boom, boom, boom, boom, boom
Oooh, and love
Oh, love
I'll be that fool
For you,
I'm sure
You know I don't mind
Oh you know-
I don't mind
And, YES
You'll be the only one
'Cause NO one can deny
This love I have inside
And I'll give it all to you
My love
My endless love
( endless love dari lionel ritchie & diana ross )
Mendengar lagu ini Harry jadi teringat sosok Anto. Dimana ya orang itu sekarang? Karena sejak mereka menikah dan pindah rumah, Dini benar- benar putus hubungan dengan sahabatnya itu. Harry tau itu karena di kontak HP Dini tak ada nama Anto atau nomor telpon rumah Anto atau teman-teman lamanya di lingkungan rumah Dini. Harry sangat menyesal mengingat betapa kerasnya Dini membangun kepercayaan rumah tangga mereka, Dini benar-benar ga pernah ingin Harry cemburu atau kecewa padanya. Sebaliknya malah duka yang didapat Dini, karena Harry yang menghianatinya. Harry sadar dia tak pantas mendapat pengampunan dari perempuan sebaik Dini. Dimata Harry Dini persis seperti lirik lagu sempurna dari group andra and the backbone
kau begitu sempurna
di mataku kau begitu indah
kau membuat diriku
akan selalu memujamu
di setiap langkahku
ku kan selalu memikirkan dirimu
tak bisa ku bayangkan
hidupku tanpa cintamu
janganlah kau tinggalkan diriku
takkan mampu menghadapi semua
hanya bersamamu ku akan bisa
kau adalah darahku
kau adalah jantungku
__ADS_1
kau adalah hidupku
lengkapi diriku
oh sayangku kau begitu
sempurna, sempurna
kau genggam tanganku
saat diriku lemah dan terjatuh
kau bisikkan kata
dan hapus semua sesalku
Bodohnya adalah Harry membuang permata ditangannya itu. Sejak kedatangannya saat mengantarkan photo-photo Amora, Dini ga pernah datang mengunjunginya lagi. Saat pertama Leo datang mengunjunginya, membawa pengacara untuk membantunya dipersidangan nanti. Leo cerita Dini sedang sibuk PPL ( Program Pengenalan Lapangan ) dia mengajar di SMAN 59 Jakarta, selain itu Dini juga sibuk bikin penelitian untuk skripsinya. Harry ingat bagaimana support Dini saat dia membuat skripsi. Harry merindukan keluarga kecilnya, dia rindu mengayun Amora untuk tidur, dia kangen memandikan putri kecilnya bahkan dia kangen membersihkan Amora ketika BAB, dia kangen masa rewel Amora setiap imunisasi.
Tanpa dia sadari dia kembali menangis mengingat masa-masa bahagianya dulu. Apalagi moment saat pertama kali Dini mencium dirinya lebih dulu setelah beberapa bulan mereka menikah, padahal mereka sudah biasa making love, tapi tanpa peran aktive Dini. Oh Tuhan mengapa dia begitu bodoh kembali terpuruk, benar kata Dini saat berkunjung. Harusnya saat dia depresi karena tekanan mamanya, dia share semua itu ke Dini untuk mencari solusi terbaik, bukan dia lari ke hal-hal negative seperti itu. Nasi sudah menjadi bubur. Tak mungkin lagi Dini memaafkan, dia merasa saat ini dia sudah game over, tak ada guna lagi dia bertahan hidup.
Harry makin tenggelam dalam lamunannya saat dia mendengar alunan radio sipir penjara yang sedang jaga malam dengan terkantuk-kantuk.
Cinta adalah kenangan
Rasanya tak mudah dilupakan
Cinta adalah kenangan
Indahnya tak mudah dibayangkan
Tangisan dan tawa serta riang canda
Berjuta benci juga rindu
Semua tumbuh jadi satu
Khayalan yang nyata serta angan-angan
Berjuta mimpi dan harapan
Semua tumbuh jadi satu
Kan kuingat dan selalu kubawa
Bisikanmu oh kasihku..
Cinta adalah kenangan
Terkadang diatas segalanya
Oh cinta adalah kenangan
Goresan dua hati yang kasmaran
( semua jadi satu, malyda feat 2D )
Malam ini Harry resah karena besok adalah sidang keputusan, dia sangat takut vonis yang dijatuhkan padanya terlalu lama. Harry sangat sulit tidur malam ini. Mengingat Dini, Harry ingat ketika dia mulai menjadi imam sholat istrinya, Dini menangis haru saat itu. Harry langsung memejamkan matanya dan membaca surat-surat pendek untuk membuatnya terlelap.
***
Hari ini Dini menyempatkan datang ke pengadilan Jakarta Pusat untuk mendengar vonis bagi suaminya. Dini didampingi mbak Sashi yang ijin kerja. Dini melihat mama, papa dan Leo sudah hadir disana. Dengan besar hati dia melangkah kearah keluarga Harry, mencium tangan kedua mertuanya dan salaman dengan Leo. Dini belum mengurus pengajuan cerainya karena dia super sibuk dengan PPL dan percobaan untuk bahan skripsinya. Dia ga mau kedua hal itu terganggu dengan urusan cerainya. Dia mau semua selesai dengan nilai baik dan memuaskan baru dia urus masalahnya dengan Harry.
Saat ini Dini sengaja duduk terpisah dari keluarga Harry, dia ingin bebas berbincang dengan kakaknya tanpa risih bila terdengar keluarga Harry.
Sesuai jadwal yang ditetapkan oleh pengadilan, Harry terlihat memasuki ruang sidang. Hari ini dia terlihat cukup rapi dan bersih, dia menggunakan kemeja bersalur tipis warna biru muda sehingga dari kejauhan seperti kemeja biru muda polos saja. Celana biru dongker melengkapi penampilannya selain peci diatas kepalanya. Saat memasuki ruang sidang Harry melihat arah pengunjung sidang, dia mencari kehadiran keluarganya. Tak disangka Harry melihat kehadiran Dini diantara pengunjung dan Dini terlihat mensupportnya dengan memberi senyum manisnya. Andai dia boleh menghampiri pengunjung, ingin rasanya Harry berlari mendatangi istrinya, memeluknya erat seperti dulu lagi.
Kejutan yang diluar ekspektasinya. Harry mengakui Dini memang perempuan luar biasa. Masih menghormatinya sebagai suami saat seperti ini. Dia makin menyesalkan kelakuan buruknya selama ini. Sesudah itu Harry mengalihkan pandangannya, dia melihat papa mamanya hadir seperti biasa, namun hari ini ditambah kehadiran Leo yang dia yakin hari ini ijin kerja untuk bisa hadir disini.
Simak terus lanjutan cerita ini di bab selanjutnya ya
Makasih yanktie ucapkan buat yang selalu setia baca kisah ini
Jangan lupa kasih like dan vote serta komen ya
__ADS_1
Salam manis dari Jogja