
“Mas, sibuk ga hari ini? Tanya mamanya pada Anto pagi ini. “Ga ma, ga ada kegiatan sampai sore, malam mau latihan band seperti biasa” jawab Anto kalem.
“Tolong temani Sari ke rumah tante Gita ya, ada pesanan kue buat acara arisannya tante Gita” pinta mamanya.
“Siaaap komandan” jawab Anto memanjangkan kata siap, “Kasih tau aja kalau sudah mau berangkat” lanjutnya lagi. Dia menuju kebun depan, duduk dibawah pohon jambu dan memetik gitarnya.
Mengering sudah bunga di pelukan
merpati putih berarak pulang
terbang menerjang badai
tinggi di awan,
menghilang di langit yang hitam
S'lamat berpisah kenangan bercinta
sampai kapankah jadinya
aku harus menunggu
hari bahagia seperti dulu
Bersama kasih kembali mesra
bercumbu rayu memadu satu
janji berjuta bintang
dalam pelukan
sehangat pagi yang cerah
( merpati putih, chrisye )
“Mas, ayo pergi, mama bilang kue sudah siap” teriak Sari dari teras.
Anto masuk kedalam, “Jangan teriak-teriak gitu, samperin lebih dekat dan kasih tau pelan-pelan kalau ngomong ama yang tua’an, sopan dikit, apalagi kamu anak gadis” tegur Anto pada adiknya.
“Iya, iyaaaaaaa” sahut Sari.
__ADS_1
Dirumah tujuan Anto tidak turun dari vespanya, hanya Sari yang masuk mengantarkan kue bikinan mamanya. Anto menunggu di luar pagar sambil merokok. Sari keluar bersama seorang gadis agak tinggi yang tersenyum kepadanya. “Koq ga masuk mas, panas lho disini” sapa gadis itu.
“Sudah selesai de, ayo cabut” kata Anto ke adiknya tanpa memperdulikan sapaan nona rumah.
“Sudah. Eh kenalin mas, anak tante Gita” jawab Sari.
Gadis itu mengulurkan tangannya, Anto membuang rokoknya dan menyambut uluran tangan gadis itu.
“Anto”
“Shinta”
Mereka bersamaan menyebut nama mereka. “Maaf, kami langsung pamit” lanjut Anto dingin.
“Iya mas, gapapa.” Kata Shinta pada Anto. “Lain kali main lagi Sar, jangan pas antar pesanan ibu aja” lanjutnya pada Sari.
“Kan tau aku mau ujian, mana boleh keluar rumah sama mamaku” jawab Sari. Sari mengenal Shinta sebagai kakak kelasnya di SMA, sekarang Shinta smt 3, sama dengan Anto namun usia dibawah Anto karena STM Anto kan 4 tahun. Sejak SMA Shinta memang naksir Anto, dia pernah melihatnya ketika Anto menjemput Sari disekolahnya, dia sering tanya-tanya perihal Anto pada Sari, dia pun tau Anto memiliki pujaan hati.
***
Saat ini Sari sudah lulus SMA, Anto juga sudah duduk di smester 4. Ga kerasa dia sudah hampir 3 tahun ga ketemu Dini. Shinta mulai sering datang ke rumahnya, awalnya mencari Sari, tapi anehnya saat ada Saripun dia lebih sering duduk dekat Anto dan mengajak ngobrol laki-laki itu. Dia sering datang menjelang sore, sehingga ketika dia pamit pulang mama Anto akan menyuruhnya mengantar Shinta ke rumahnya, alasannya kasihan, anak gadis pulang sendirian sudah malam.
Setahun sudah Shinta mendekati Anto, saat ini Anto sudah duduk di semester 6, dia akan segera mengakhiri kuliahnya, dia selalu mengambil full mata kuliah agar bisa selesai sebelum 4 tahun. Saat di belahan sana Dini sibuk dengan polemik keluarganya, sibuk dengan PPL dan skripsinya, Anto pun sibuk dengan skripsinya. Dini yang pernah cuti karena hamil dan Anto yang ngebut, akhirnya bisa selesai bareng walau mereka ga tau karena sudah lost contact.
“Mas ga janji bisa mencintaimu, tapi kalau kamu mau mas bisa melamarmu” jawab Anto dingin.
Shinta sadar, dia mengharap terlalu jauh, dia merasa seperti lagu chisye : seperti yang kau minta
Maafkan aku tak bisa memahami maksud amarahmu
Membaca dan mengerti isi hatimu
Ampuni aku yg telah memasuki kehidupan kalian
Mencoba mencari celah dalam hatimu
Aku tau ku takkan bisa menjadi seperti yg engkau minta
Namun selama nafas berhembus aku kan mencoba menjadi seperti yg kau minta
Ampuni aku yg telah memasuki kehidupan kalian
__ADS_1
Mencoba mencari celah dalam hatimu
Aku tau ku takkan bisa menjadi seperti yg engkau minta
Namun selama nafas berhembus aku kan mencoba
Aku tau dia yg bisa menjadi seperti yg engkau minta
Namun selama aku bernyawa aku kan mencoba menjadi seperti yg kau minta
Aku tau ku takkan bisa menjadi seperti yg engkau minta
Namun selama nafas berhembus aku kan mencoba
Aku tau dia yg bisa menjadi seperti yg engkau minta
Namun selama aku bernyawa aku kan mencoba menjadi seperti yg kau minta
Seperti yg kau minta, aku kan mencoba menjadi seperti yg kau minta
Shinta pun meng iyakan jawaban Anto, dia percaya pepatah jawa witing tresno jalaran soko kulino ( cinta akan datang karena sering bersama ).
***
Sejak semalam Steve sudah sibuk dirumah pemilik perusahaannya, dia bertanggung jawab atas kelancaran acara sejak awal hingga akhir, namun minggu lalu dia sudah meminta ijin pada ibu Gita dia ga bisa full ditempat acara karena dia memiliki tanggung jawab hal lain yang ga bisa ditangguhkan, sebagai penggantinya dia memberi mandat pada wakilnya. Dan bu Gita pun sudah menyetujuinya. Andai hari ini Steve ga berhalangan, tentu dia bisa melihat siapa calon tunangan anak boss nya, yang merupakan teman baiknya dulu, walau mereka ga bersahabat dekat.
Hari ini Steve harus mentutaskan permasalahannya dengan Cindy calon tunangannya, dia ga ingin berlarut dan ga bisa ditunda karena orang tua Cindy akan segera kembali ke Malaysia karena mereka memang berdomisili di Kuala Lumpur.
***
Steve datang tepat waktu, di rumah makan yang sudah disepakati dia melihat opa dan omanya sudah datang. Sementara keluarga Cindy belum hadir. Steve mencium oma dan opanya serta memeluk mereka dengan erat. Kedua orang inilah pengganti kedua orang tuanya sejak mereka meninggal karena kecelakaan saat Steve berusia 8 tahun. Namun sejak Steve kuliah dia pindah ke rumah mami dan papinya yang di Jakarta yang lama dibiarkan kosong walau masih dirawat. Rumah di Jogja sekaligus butik maminya masih ada yang dikelola tante adik dari maminya. Hasil butik inilah yang dipegang opanya sejak dulu. Sedang papi Steve tak meninggalkan apapun karena hanya pegawai swasta sehingga tidak mendapatkan pensiun, hanya uang duka saat kematiannya. Selain itu juga ada uang asuransi papi, mami serta adiknya yang dipegang opanya sebagai walinya.
Sejak kuliah Steve mulai mencari income sendiri, dia ga mau ambil jatah bulanan yang disediakan opanya. Dia pun belum mau memegang usaha maminya yang memiliki usaha butik khusus batik di Jogja, walau tantenya berkali-kali hendak menyerahkan tanggung jawabnya. Ketika Steve kecil memang tinggal di Jogja karena maminya asli Klaten namun besar di Jogja, dan papinya pun mengenal maminya saat papinya kuliah di UGM sedang maminya kuliah di UII Jogja.
“Hallo opa, oma” sapa Cindy calon tunangan Steve dan mami papinya tiba disana. Cindy sangat cantik, darah Menado murninya dominan sekali, kulit mulus putih dengan tinggi diatas rata-rata gadis Indonesia, kaki jenjang, hidung mancung bibir tipis dengan lipstik yang sayangnya menurut Steve sangat menor, rambut panjangnya yang diwarnai pirang sangat menggoda kaum lelaki yang normal. Saat ini Cindy memakai atasan dari brokat berlengan pendek yang pas ditubuhnya dengan paduan mini skirt senada dengan warna brokatnya. Sangat cantik, namun sayang Steve sudah tidak tertarik lagi setelah tau bila Cindy ternyata simpanan seorang boss.
Simak terus lanjutan cerita ini di bab selanjutnya ya
Makasih yanktie ucapkan buat yang selalu setia baca kisah ini
Jangan lupa kasih like dan vote serta komen ya
__ADS_1
Salam manis dari Jogja