CINTA KECILNYA MAZ

CINTA KECILNYA MAZ
145 DIA PANGGIL AKU HONEY, AKU AKAN PANGGIL DIA APA YA?


__ADS_3

Hai hai para kesayangan yanktie, sehat semua kan? Terimakasih sudah selalu setia mengikuti cerita sederhana ini. Anto berupaya mempertahankan keutuhan rumah tangga yang dia bangun dengan susah payah. Gimana kelanjutan kisahnya? Ikutin terus di bab ini ya


Yanktie mohon sehabis baca BAB langsung tinggalin jejak like dan hadiah ya….


Maturnuwun.


-------------


Leo dan Risye langsung diskusi gedung mana yang akan mereka sewa untuk pernikahannya. Tujuan pertemuan mereka hari ini memang membahas gedung dan cattering. Cukup njelimet mereka membahas gedung. Karena selain kamar ganti pengantin dan kamar istirahat. Risye minta ada satu kamar khusus untuk mama Sandra, juga untuk Vionne. Karena mama Sandra tetap akan datang untuk berfoto bersama pengantin dan keluarga besar. Namun tak akan sepanjang hari di podium pengantin. Tentu butuh ruangan sendiri bagi mama dan yang menemaninya.


Setelah deal dengan petugas gedung, Risye dan Leo tak langsung pulang. Mereka berkeliling sebentar untuk mencari beberapa perlengkapan serah-serahan pernikahan.  Leo sudah membayar DP untuk gedung dan cattering, besok sore sepulang Leo kerja, dia dan Risye akan mencicipi aneka tester yang dipersiapkan pihak cattering agar Leo dan Risye bisa segera menentukan menu yang dipesan. Sampai saat ini Risye kadang tidak percaya akan segera menikah. Leo tak pernah membahas semua biaya pernikahan. Tidak seperti saat dengan Gilang, semua di hitung njelimet dan Gilang hanya akan menanggung 60% biaya. Padahal Gilang dan mamanya bukan orang yang berkekurangan. Itu sebabnya biaya pendaftaran pernikahan di gereja Risye sama sekali tak memberitahu Leo. Dia tidak mau Leo juga menanggungnya. Dia tetap ingin ada uangnya yang digunakan untuk biaya pernikahan mereka.


***


Anto menunggu Dini masuk kamar. Dia sengaja lebih dulu masuk ke kamarnya agar tidak ditinggal tidur oleh Dini. Terlebih hari ini Dini pulang lebih lama darinya karena menangani Amora yang berkegiatan dengan sekolahnya. “Mom, daddy mau bicara,” Anto sengaja membuka percakapan saat Dini baru saja masuk kamarnya. Dini tidak menjawab, dia langsung masuk kamar mandi untuk menyikat gigi sebelum tidur.

__ADS_1


Selesai dari kamar mandi Dini segera naik tempat tidur, sang suami sudah menantinya disana untuk bertukar pendapat. Sejak dulu memang mereka melakukan pillow talk. Berbicara banyak hal yang mereka alami saat seharian berjauhan dengan pasangan mereka. Jadi bagi Dini tak ada yang perlu dihindari. Dia juga tak ingin semua berlarut makin parah. Dia sudah pernah gagal berumah tangga, tentu tak ingin ada kegagalan lagi. “Silahkan bicara, aku akan mendengarkan.”


Anto sedih melihat istrinya sangat ketus walau bicara pelan. Selama ini bila tak suka atau marah Dini hanya akan beradu argumen saja, bukan ketus seperti sekarang. “Daddy ingin meng clear kan semua ganjelan di hati dan kepalamu. Walau kamu tidak mengatakan, tapi daddy tahu sakitnya hatimu saat di selingkuhi. Daddy tak pernah selingkuh, bahkan berniat selingkuh pun tidak. Daddy tahu, bila ada kesempatan, karena sesuatu hal, perselingkuhan bisa terjadi. Karena itu tadi daddy dan Steve langsung mengambil jalan hukum. Ini surat laporan daddy ke kantor polisi,” Anto memberikan salinan surat laporan yang dia dan Steve lakukan tadi pagi.


Dini tak ingin menerimanya, dia hanya melihat amplop dengan kop kantor polisi dekat kantor suaminya. Dia agak tenang, ternyata suaminya cepat bertindak. Namun tetap saja dia masih marah, dia berpikir tak mungkin anak itu begitu mendamba suaminya bila Anto tak pernah memberi attensi khusus pada anak itu. “Kenapa enggak mau buka Mom?” tanya Anto melihat istrinya bergeming terhadap apa yang dia katakan dan berikan.


***


Cukup larut, sudah pukul 22.09 saat Leo tiba di rumah Risye. “Honey, aku langsung pulang aja ya, cape banget. Dan lagi kamu juga butuh istirahat.” Leo langsung pamit saat mengantar Risye sampai pintu rumahnya. Dia menyerahkan semua belanjaan mereka sore hingga malam tadi. Mereka habis belanja serah-serahan sehabis memutuskan gedung mana yang akan mereka gunakan untuk resepsi pernikahan mereka.


***


Anto masih tidak percaya istrinya hanya diam tanpa reaksi. “Masih ada ganjelan apa sih Mom? Besok ketua yayasan dan guru pembimbing akan datang ke kantor jam 9 pagi. Kalau Mommy enggak percaya, Mommy boleh koq hadir di kantor, biar jelas daddy beneran enggak dalam menangani kasus ini.”


“Kalau Maz enggak pernah kasih hati, anak itu tentu enggak bakalan nyosor seperti ini. Pasti Maz sudah kasih harapan kan ke dia?” tuduh Dini.

__ADS_1


“Astagfirullah, Mom. Segitu enggak percayanya kamu ke aku?” keluh Anto. Dia benar-benar sedih. Ternyata trauma Dini terhadap perselingkuhan sangat dalam hanya dia tutupi. “Jangan pernah berpikir negatif ya cintaku. Kamu tahu kan cinta kita begitu sulit bersatu. Bahkan saat aku berpikir kita tak mungkin bersatu aja, hatiku enggak bisa berpaling. Walau saat itu aku terpaksa menikah, namun tak pernah hati ini berpaling. Masa setelah kita bersatu, aku malah melakukan hal yang akan membuat pernikahan kita hancur? Please bersihkan pikiran burukmu ya cinta?”


Anto mendekap istrinya lembut. Dia ciumi puncak kepala Dini. Dan dia rasakan tubuh istrinya terguncang karena menangis. “Koq malah nangis? Kita punya tiga anak Mom, Daddy punya kamu bidadari hatiku sejak kita kecil. Kurang apa lagi hidup daddy sehingga harus mencari kebahagiaan dengan orang baru yang tidak mungkin bisa menggantikan dirimu dan anak-anak di hati daddy. Kalau daddy harus berpisah dari kalian dan memilih dia, daddy tidak akan mungkin sanggup. Please sudah nangisnya ya?” bujuk Anto sambil menciumi pipi istrinya yang makin terisak.


Anto mengecup bibir istrinya lembut dan kembali mendekap tubuh istrinya yang lelah menangis. Dia baringkan tubuh Dini, di tariknya selimut dan dia dekap dalam pelukan. Hingga pagi Dini tertidur nyaman dalam dekapan lelaki masa kecilnya itu.


-----------------------


Terima kasih sudah selesai membaca BAB ini, semoga tidak mengecewakan. Nantikan cerita selanjutnya besok ya. Jangan lupa kasih like sebelum menutup cerita ini.


Sambil nunggu yanktie update, kita baca cerita menarik milik teman yanktie ini ya, judulnya POOR BEAUTIFUL WONDER   karya  GUPITA


Ceritanya seru abis.


------------------

__ADS_1



__ADS_2