
Hai hai para kesayangan yanktie, sehat semua kan? Terimakasih sudah selalu setia mengikuti cerita sederhana ini. Yanktie kasih bocoran yaaaaa … dulu kan mas Dhar tu sosok yang enggak pernah naksir lawan jenis walau dia terkenal tampan, smart, famous dan cukup tajir. Nah baru ke Dini dia merasakan suka pada sosok yang disebut perempuan. Dan Dini pun juga mulai membalas rasa suka mas Dhar walau masih malu-malu. Gimana kelanjutan kisahnya? Ikutin terus di bab ini ya
Yanktie mohon sehabis baca BAB langsung tinggalin jejak like dan hadiah ya….
Maturnuwun.
-------------
Anto tersenyum membaca chat hangat istrinya. Dia kembali menekuni berkas yang mesti dia periksa untuk di tanda tangani. Tentu saja dia agak tenang karena satu masalah sudah terurai. Dia tak pernah bisa membayangkan bila Dini minta berpisah darinya. Karena untuk Dini kesalahan dalam rumah tangga yang tak bisa di maafkan adalah perselingkuhan. Anto pun berpikiran sama, seseorang yang sudah memutuskan menikah seharusnya mengingat janjinya pada Allah. Janji akan mengasihi pasangannya. Seorang laki-laki yang sudah menikah sudah mengambil tanggung jawab ayah sang istri. Dia wajib melindungi dan mencintai perempuan itu, seperti sang ayah yang mencintai dan melindunginya putrinya. Dengan selingkuh, seorang lelaki sudah menyakiti anak perempuan seorang ayah. Bayangkan bila itu terjadi pada dirimu. Itu selalu yang Anto tanamkan pada pikirannya. Tentu dia tak pernah ingin kelak anaknya disakiti oleh menantunya.
***
Dini kembali harus memberi mata kuliah sebelum pulang. Dia bersiap untuk masuk kelas. Di tepisnya semua ingatan cerita masa lalunya dengan mas Dhar. Dia tak ingin ada pengganggu dalam rumah tangganya. Walau hanya sekedar memikirkan, itu artinya dia sudah terganggu. Dan itu harus segera dienyahkan. Dibulatkan tekadnya tidak akan pernah mengingat cerita sedih maupun kisah manis dengan orang lain selain dengan suaminya.
Sehabis memberi kuliah Dini ingat pesanan Amora tadi pagi, ingin makan pangsit rebus buatan dirinya. Dini sengaja mampir ke swalayan langganannya untuk mencari kulit pangsit dan perlengkapannya. Dia juga akan membeli kebutuhan dapur lainnya. Namun entah mengapa dia lebih dulu mengarah ke counter sabun mandi. Saat sedang memilih kebutuhan shampoo dan sabun khusus anak ABG untuk Amora tak sengaja dia mendengar pembicaraan anak remaja yang tidak mengenakan baju seragam karena sudah sore. “Bener enggak sih gosip yang di sekolah tadi? Ari kena masalah lagi?” tanya seorang gadis berambut pendek pada temannya yang berambut sebahu.
“Dia ‘tu karena di lindungi bu There aja. Harusnya kan sudah di DO dari sekolah karena kasus yang bukan terjadi di sekolah, saat dia main sama om-om dan istrinya ngamuk di sekolah. Itu kasus ‘kan sebelum kasus semester lalu dia ketahuan main ama kepala divisi tempat dia magang. Sekarang dia mau coba lagi di tempat magang baru. Nah ‘tu pimpinan katanya sejak dulu terkenal super setia ama istrinya. Pegawai ceweq aja enggak boleh masuk ruangannya. Mana mau ‘tu pimpinan ama curut kayak Ari. Tapi yang parahnya katanya ‘tu pimpinan manggil ketua yayasan. Bukan cuma pak Sam aja.” Jawab temannya panjang lebar.
“Bagus lah ketemu orang model pimpinan tempat dia magang sekarang, biar ada kapoknya si curut itu,” jawab ABG pertama.
‘Ternyata yang maz bilang benar, dia enggak gubris si ulet bulu itu,’ batin Dini lalu melanjutkan mengambil beberapa barang yang dia butuhkan.
__ADS_1
***
“Doain aku ya, besok Minggu Leo mau ngelamar aku secara resmi,” celoteh Risye pada Dini malam ini. Risye bercerita bagaimana hanya bertemu dua kali, Leo langsung memintanya untuk serius.
“Enggak aneh, adikku itu memang tidak bertele-tele. Aku yakin kamu tak akan kecewa mendapatkan dia. Aku harap kamu bisa bahagia dan acara hari Minggu besok akan lancar ya. Sepertinya Leo telepon ke nomor rumah deh, dia sedang bicara dengan Amora. Mungkin dia ingin menghubungiku, tapi ponselku sibuk terus karena sedang bicara denganmu,” jawab Dini.
Tentu Dini sangat senang kawannya sejak SMA akan mendapatkan mantan adik iparnya. Leo dan Harry sangat jauh berbeda karakternya. Dini sangat yakin Risye tak akan kecewa. Sama seperti Sari yang mendapatkan Steve.
“Mom. Om Yo mau bicara,” Amora menyampaikan permintaan Leo saat melihat Dini sudah meletakkan ponselnya di meja. Benar saja, Leo meminta restu darinya karena hari Minggu dia dan papa serta Harry akan melamar Risye. Dini sangat bahagia masih dianggap kakak oleh mantan adik iparnya itu. Tentu dia dan Anto memberi restu pada Leo dan Risye. “Doa terbaik buat lo berdua,” Anto bicara pada Leo setelah menerima oper gagang telepon dari Dini.
Dini melanjutkan mempersiapkan makan malam. Cukup lama Leo dan Anto berbincang. Dini tak ingin mengganggu obrolan mereka. Dini memerintahkan ketiga anaknya makan lebih dulu, tanpa menunggu sang daddy.
***
“Insya Allah gue ikut. Jam 6 pagi gue sudah di rumah deh. Kita berangkat jam 9 pagi kan?” balas Harry. Dia cukup bahagia adiknya menjalani rumah tangga normal. Dengan proses lamaran yang benar dan nantinya akan nikah dengan jalur yang benar. Tidak seperti dirinya yang menikah karena kejahatan yang dia buat. Karena keterpaksaan kondisi Dini yang sudah hamil akibat dia perkosa. Harry banyak merenung. Dia benar-benar tak ingin lagi memulai mencintai perempuan lagi. Baginya cinta hanya untuk Dini seorang tiada yang mampu menggantikan. Dulu dia masih mengumbar nafsu pada siapa pun. Tapi sejak dia di penjara, dia tak pernah punya keinginan melakukan hubungan tanpa ikatan pernikahan. Dan dia juga sudah tak ingin menikah lagi. Sebagai duda muda yang tampan, sosok Harry yang diam dan agamis cukup banyak menarik gadis di kantor dan lingkungan tempat tinggalnya. Namun cinta pertama dan terakhir Harry memang hanya untuk Dini. Dia sejak dulu memang player, namun tidak lagi sesudah dia menjalani hukuman penjara.
Karena Harry sudah memastikan akan ikut, Leo menyiapkan batik untuk Harry dan papa serta Vionne. Sedang Leo sendiri pada acara lamaran itu akan kembaran dengan Risye. Papa memutuskan tidak membawa mama saat acara lamaran. Karena mereka akan bicara serius. Tentu kondisi mama akan mengganggu. Mama akan ikut saat akad nikah dan resepsi di gedung. Karena sosok mama akan tetap ada di saat sakral itu. Papa dan Leo tidak malu. Mereka tetap menghargai sosok Sandra sebagai istri dan ibu.
***
“Aku enggak suka!” Arya menolak makanan yang disiapkan pengasuhnya siang ini. Bocah lelaki tampan yang cool itu baru saja pulang sekolah dan sudah digantikan baju oleh sang pengasuh. Namun saat disuruh makan, anak tersebut menolak. Dia memang mirip sang daddy yang pemilih jenis lauk.
__ADS_1
“Nanti mbak di dukani Ibu, nek mas Arya enggak maem pakai sayur,” sang pengasuh bilang nanti mbak akan dimarahi Dini bila Arya tidak makan pakai sayur.
“Pokoknya aku enggak mau,” elak Arya dengan terus menggeleng.
***
Ting ….
Notifikasi chat masuk ke ponsel Leo. Dia langsung membuka chat dari sepupunya. ‘Oh my God, gue engga nyangka dia kena penyakit itu!’
‘Kebaktian jam berapa? Ibadah tutup peti kapan? Pemakaman kapan dan dimana?’ Leo membalas chat tersebut. Setelah mendapat kejelasan, Leo segera mengabari papa dan Harry tentang berita meninggalnya Sarah akibat kena kanker rahim dan Aids. Leo menghubungi Risye, dia meminta calon istrinya ikut ke rumah duka tempat kediaman Sarah.
‘Siapa Sarah?’ tanya Risye menjawab chat yang Leo kirimkan.
“Kamu dimana honey? Aku jemput dimana?” Leo langsung menelepon calon istrinya itu.
------------------------
Sedih juga ya lihat nasib Sarah. Karena sering melakukan aborsi dia kena kanker rahim dan karena terbiasa hidup bebas, dia kena penyakit mematikan Aids. Nantikan keseruan apalagi di bab berikutnya ya
Terima kasih sudah selesai membaca bab ini, semoga tidak mengecewakan. Nantikan cerita selanjutnya besok ya. Jangan lupa kasih like sebelum menutup cerita ini.
__ADS_1
Salam manis dari Jogja