CINTA KECILNYA MAZ

CINTA KECILNYA MAZ
45 BIARLAH SAMPAH BERSATU DENGAN SESAMA SAMPAH !!


__ADS_3

“Besok Mira akan menggugat cerai mas Fauzy dan juga akan menggugatnya karena telah menggelapkan uang perusahaan untuk berfoya-foya dengan kekasihnya ini. Didepan sudah ada pengacara Miranda, baik yang akan mengurus perceraian maupun pengacara yang mengurus perkara pidana penggelapan uang. Selain itu didepan juga sudah ada photografer yang Mira sewa membuntuti mas Fauzy selama mereka kencan di Singapore dan Paris berikut barang bukti tentang lokasi tempat mereka kencan” jelas Miranda menunjuk meja diujung yang sekarang sudah penuh dengan beberapa orang.


Fauzy memandang Cindy dengan tatapan jijik.


Flash back on


Fauzy  ingat pertama kali bertemu dengan perempuan tersebut sehabis dia mengantar koleganya ke sebuah peragaan busana di Singapura, dia diperkenalkan pada model yang ikut terjun saat itu. Model tersebut katanya dari Indonesia, koleganya yang berasal dari Thailand kebetulan sering menonton peragaan busana menemani istrinya yang mempunyai butik. Saat itu Cindy terlihat manis dan malu-malu. Mereka bertukar nomor telpon.


Esoknya ternyata Cindy menghubungi, menanyakan apakah dia masih di Singapore. Karena sore itu dia belum kembali ke Indonesia maka Fauzy ga keberatan mereka dinner. Saat mengantarkan Cindy untuk kembali ke hotelnya, dia ga percaya ketika Cindy mencium bibirnya sebelum dia turun dari taxi yang mereka tumpangi. Sepanjang menuju ke hotelnya Fauzy terus meraba bibirnya, tak percaya ada bidadari muda dan cantik yang menciumnya terlebih dahulu.


Esoknya Fauzy menunda kepulangannya hari itu, pagi-pagi dia mendatangi hotel tempat Cindy menginap, semalaman dia ga bisa terlelap membayangkan wajah malu-malu Cindy, dia mendapat nomor kamar Cindy dari resepsionis lalu mendatanginya. Cindy membuka pintu sambil masih terkantuk-kantuk, dengan pakaian tidur yang berantakan dan sangat tipis tanpa pakaian dalam sama sekali.


Fauzy langsung memeluk dan menyerang bibir Cindy dengan ganas didepan pintu kamar yang baru Cindy buka, Cindy langsung membalas serangan pagi itu. Fauzy menutup pintu kamar hotel dengan kakinya dan menggendong Cindy yang sudah menjempit kedua kakinya dipinggang Fauzy. Dan terjadilah peperangan sepanjang hari tanpa mereka keluar kamar sama sekali.


Sejak itu Fauzy selalu menyempatkan waktu untuk berfoya-foya dengan Cindy bahkan saat Cindy merengek melihat peragaan busana di Paris, Fauzy dengan mudahnya mengabulkan keinginan kekasihnya itu. Tak terasa setahun sudah mereka menjalin hubungan panas yang ga pernah terpuaskan.


Flash back off


***


Orang tua Fauzy tak berkata apapun, begitupun orang tua Cindy. Mereka terkejut oleh fakta yang tak disangka ini.


“Om, tante, oma, opa Steve minta maaf karena pertemuan ini harus berakhir seperti ini. Saya yakin semua tau mengapa saya harus berbuat seperti ini, karena saya ga ingin dituduh memberikan photo editan untuk mencemarkan nama Cindy yang memang sudah tercemar. Saya ucapkan terimakasih mbak Miranda dan team yang sangat solid kerjasamanya, dan saya jujur kagum mbak Miranda bisa sabar menerima pengkhianatan tanpa teriak apalagi mencakar pelaku perselingkuhan. Dari kesabaran mbak Miranda saya belajar sabar menghadapi darah saya yang mendidih ketika mengetahui perselingkuhan calon tunangan saya” Steve mengisi kekosongan di meja itu.

__ADS_1


“Steve, saya berterimakasih juga sehingga bisa langsung bertemu dengan orang yang menyebabkan keuangan perusahaan saya diacak-acak suami saya, kesetiaan suami saya selama 20 tahun pernikahan kami dia coret dengan penggelapan dana perusahaan demi memenuhi kebutuhan perempuan yang akan menjadi tunanganmu itu, dan dikesempatan ini saya juga senang bisa bertemu dengan kedua orang tua selingkuhan suami saya” Miranda men jeda kata-katanya, ada sakit didadanya terhadap kelakuan ayah anak-anaknya.


“Saya senang bisa memperlihatkan kebusukan putri tercinta mereka terhadap pernikahan saya. Steve, sampah akan cocok dengan sampah! Itulah sebabnya saya ga ingin menangisi sampah apalagi memintanya berubah untuk kembali pada saya dan anak-anak. Biarlah dia bersatu dengan sesama sampah!” lanjut Miranda sarkas.


Fauzy semakin tertunduk mendengar kata-kata Miranda.


“Mbak, ga mau ngomong depan kedua mertua saya, ups maaf, didepan kedua orang tua kekasihmu yang jelas kau panggil hubby ketika telpon?” pancing Miranda sambil mencolek Cindy yang duduk disebelahnya.


“Atau mas Fauzy mau bicara dengan kedua orang tua sweet angelmu, mumpung kedua orang tuanya belum kembali ke Kuala Lumpur?” tanya Miranda pada Fauzy sambil menyebutkan panggilan Fauzy pada Cindy.


“Cukup ma, kita bicarakan intern saja” jawab Fauzy ingin mengakhiri pertemuan mereka kali ini.


“Ga bisa, kita selesaikan dulu saat orang tua kekasihmu dan orang tuamu ada disini. Mungkin Steve dan kedua orang tuanya yaang sudah selesai. Dan 2 pengacaraku juga sudah menunggu bertemu denganmu dan kekasihmu karena dia bisa terseret masalah pidana penggelapan uang perusahaan mengingat banyak jumlah uang perusahaan yang mengalir ke rekeningnya selain juga membayar belanja kartu kreditnya.


Untungnya Steve sudah mengantisipasi dengan membawa dokter Laras yang specialis jantung. Sesungguh nya dia antisipasi bila opa atau omanya yang kaget mendengar kelakuan Cindy.


“Aku antar oma dan opa dulu ke depan ya” pamit Steve pada dokter Laras dan Miranda.


“Sejak kapan kamu tau kelakuan Cindy?” tanya oma dengan menggandeng Steve menuju mobil mereka.


“Sudah 3 bulan oma, tapi Steve waktu itu belum tau kalau pak Fauzy suami mbak Miranda. Saat Steve ke Kalimantan baru Steve tau karena melihat photo pak Fauzy di ruang kerjanya. Steve mengenalinya karena pak Fauzy menggunakan jam couple dengan Cindy dan ada photo itu di kamar Cindy. Hanya photo dua tangan memakai jam couple. Aku penasaran mengapa photo tersebut sangat special di kamar Cindy. Dan sejak 6 bulan lalu Cindy memang membatasi pertemuan kami, kalau bertemu selalu hanya di rumah makan atau di kantor agen model atau di bioskop. Steve ga boleh lagi janjian njemput Cindy di rumahnya. Sejak itu Steve menyelidikinya agar tidak salah langkah” jelas Steve pada omanya.


Steve membangunkan pak Bangun yang tertidur di mobil, tadi sempat meminta pegawai restoran mengantarkan makan siang pak Bangun karena driver opanya ga mau makan diruang tunggu driver.

__ADS_1


“Opa pulang dulu, kamu jaga kesehatan, selamat kamu terlepas dari medusa seperti Cindy” pamit opanya sambil memeluk cucu tercintanya.


***


Sejak semester 5 Anto sudah mempunyai pekerjaan tetap, jadi dia yakin bisa menghidupi anak istrinya kelak.


Besok jadwal lamarannya, dia menyerahkan semuanya pada mbak Rina dan mamanya, dari pakaian, serah-serahan maupun acara dan penentuan waktunya. Dia hanya wayang yang akan bergerak sesuai keinginan dalang. Mamanya menatap anak lelaki satu-satunya tersebut dengan sedih. Anto hanya mengikuti keinginannya, tanpa menyertakan hatinya dalam acara penting besok. Bahkan saat ini dengan santainya bekerja tanpa terganggu dengan kegiatan besok.


Dirumah Shinta terlihat kesibukan yang sangat heboh. Shinta adalah anak tunggal, bisa dibayangkan keluarganya sangat excited dengan acara yang akan diadakan besok siang. Tenda sudah terpasang, meja prasmanan siap berikut saung-saung makanan.


Dikamarnya Shinta sedang mempersiapkan pakaian yang akan dia gunakan besok, yang baru saja diantar oleh butik langganan ibunya.


Esok paginya Shinta segera bersiap, MUA yang akan meriasnya sudah datang padahal baru jam 8 pagi dan acara akan dimulai jam 11 agar selesai acara pas dengan jadwal makan siang.


Shinta mengenakan kebaya hijau lumut, warna kesukaannya, ibunya pun memakan kebaya serupa dengan warna yang lebih tua, sedang keluarga Anto akan memakai kebaya dengan warna senada dengan bu Gita


***


 Makasih sudah ngikutin cerita ini sampai bab ini, Maz Anto udah berupaya move on nih, kira-kira dia bahagia ga ya ama mbak Shinta?


Ikutin ceritanya di bab berikutnya yaa


Jangan lupa like dan vote serta komennya

__ADS_1


Inget pesan yanktie, jangan lupa mulai intip-intip spin cerita ini dengan judul  KESANDUNG CINTA ANAK BAU KENCUR  ya


__ADS_2