
Desi sering duduk di teras dan terlihat sering melamun, kepergian suaminya membuatnya tak bersemangat, tak terdengar lagi omelan , teriakan pada anak-anaknya.
Setiap kali di pagi hari yang ribut karena suara atau aktifitasnya, dan apa saja, tak terdengar lagi, hanya terkadang sesekali tangisan Dion.
Dion yang rewel, tak mau diam, kata Desi apabila dia mau memasak atau hal apa saja,sekarang durasi tangisan Dion lebih sedikit.
Sementara kerap aku melihat Ria dan Rika bermain di teras rumah Ibunya, jarang sudah mereka di rumah neneknya.
Terkadang, bila aku membuat sesuatu,atau apa saja, makanan misalnya, aku tak perlu repot mengantar ke rumah Ibu mertua, kuantar saja ke rumah Desi, atau memanggil salah satu dari mereka.
Untuk mengambil dari ku.Anakku pun bermain disana, kadang ada rasa kasian pada Desi, sebenarnya.
Padahal bila gajian tiba semua uang dia yang pegang, suaminya memberi nafkah yang layak padanya, hanya saja mungkin uangnya di tabung atau apa.
Pasti dia tak pernah kehabisan uang pikirku,selalu berdandan menor dengan lipstik yang merah menyala serta alis yg selalu terukir di keningnya.
__ADS_1
sekarang tak terlihat lagi swmenjak kepergian suaminya.
Berbeda sekali dengan aku, suamiku yang tamatan pesanteren dan tau ilmu agama tak seperti orang mengetahui apapun.
Sedangkan dengan suami Desi sangat jauh berbeda,nafkah yang layak, istrinya tak usaha bekerja, hanya mengurus rumah dan anak, ya suamiku memang berbeda dari kebanyakan pada lelaki umumnya.
Walaupun aku bekerja toh tak menangalkan kewajiban sebagai suami untuk isteri,memberi nafkah pada isteri.
Mereka terlihat baik-baik saja, atau ada ikut campurnya mertua dalam urusan rumah tangganya, mungkin wajar ini hanya dugaanku.
Aku berusaha untuk tak ambil pusing saja, dari pada suamiku nanti marah bila dia mengatakan tidak boleh ikut campur ataupun sekedar bertanya, aku juga nanti yang akan di marahi olehnya, lebih baik aku diam saja.
Hanya saja suasana rumah lebih sedikit tenang tak ku dengar lagi ocehannya di pagi hari, aku bersyukur untuk itu.
Aktifitas dia di siang hari dengan segala keributannya, teriakan-teriakanya juga tak terdengar lagi, lumayan aku tidur siang.
__ADS_1
Selepas dari sekolah tak terganggu dengan kebisingan yang di dibuatnya.
setelah pagi keluar sebentar dengan ribut dan apa saja, kemudian dia kembali kerumah dia tidur.
Tetapi setelah jam istirahat siang dia ribut lagi, pagi dibuatnya tidur, ditengah hari dia keluar rumah atau sekedar berbicara atau berjalan, entah lah..
Dion pun tak menangis terlalu sering lagi,sepertinya damai tak ada suaminya.
Tak tau juga rimbanya suami,Dia seolah hilang tanpa jejak sudah sekitar seminggu semenjak Desi pinsan, dia tak kunjung pulang ke rumah.
Mungkin apabila kita dalam posisi suatu masalah yang di hadapi, apapun itu, pasti akan melakukan hal yang sama.
Kita tak merasakan seperti yang dia rasakan, jadi tak tau masalah dan keadaan yang sebenarnya, setiap masalah pasti ada sebabnya.
Entah itu berat atau ringan, masing-masing orang punya cara sendiri menghadapi dan menyelesaikannya, lagi pula mereka sudah dewasa, tau mana yang baik dan mana yang benar.
__ADS_1
Kenapa aku panjang lebar masalah rumah tanggaku pun banyak, ya setiap orang mempunyai masalah masing-masing.