
Rasa sesak dalam dada masih terasa, tega sekali dia selingkuh dengan wanita itu,
selama ini aku bertahan dengan semuanya, sikap kasar,perlakuan buruk, nafkah tak layak yang di beri untukku, dan masih banyak lagi yang lainnya,di tambah lagi dengan Ibu mertua yang membuatku sakit hati.
Hanya karena anakku, ku pertahankan semua ini, tapi untuk wanita lain tak akan ku maafkan, aku harus menuntut cerai, aku tak mau.
selama ini aku sabar dengan segalanya, aku tak rela kalau harus berbagi dengan wanita lain.
Aku tidak boleh cengeng, hanya karena suami yang penghianat, aku tak akan tinggal diam dan mencari bukti, setelah itu akan ku gugat cerai, aku tak mau menderita karena perasaanku yang terluka karena penghianatanya ini.
*
Saat malam tiba aku menunggu saat suami ku tidur aku akan periksa hpnya , selama ini aku abaikan saja dan percaya, tapi ketika melihat dia di rumah makan itu, aku sudah illfeel..,tak akan aku mundur walau selangkah.
Aku menonton Televisi di ruang tamu, anakku sudah tidur, dia sudah masuk kamar sepertinya sudah tertidur.
Aku tunggu saat yang tepat, lama juga menunggu dia tidur dan aku harus pastikan dia tak akan terbangun saat aku mengambil hpnya nanti.
__ADS_1
Rasa benci dan geram seketika menyerangku, rasanya ingin kutinju saja mukanya.
Aku juga bisa merasakan sakit melebihi perselingkuhan yang dia lakukan,aku hanya manusia biasa yang akan merasakan sakit bila hati ini di sakiti.
Dengan mengendap-endap, dan memastikan dia sudah tertidur, kuambil hp perlahan dan kemudian menuju ruang tamu kembali,akan kucari apa saja didalam hpnya.
Ku buka status wa, jariku sangat cepat menscrool kebawah dan ke atas, mencari no yang tak kukenali, rasanya jantungku mau copot melakukan ini.
Karena tak pernahnya aku mengendap seperti tikus yang menyembunyikan diri dari kucing yang mengejarnya.
Rasanya aku ingin menghempaskan hp miliknya, tapi teringat perkataan Anita tempo hari membuatku tak melakukanya.
Segera ku kembali melihat foto galeri, bukan main rasa hati ini sudah bercampur aduk, tak karuan.
Ada sebuah foto yang aku melihat di dalam foto itu seperti wanita yang ku lihat bersama Si Andre penghianat itu.
Setelah itu aku kembalikan Hpnya di sampingnya kembali dan aku segera mencek hp ku melihat chat wa masuk yang telah kukirim dan mengirom foto itu juga.
__ADS_1
Dasar si Andre orang yang dulu ku pilih dan ku perjuangkan untuk mendapatkan restu dari orang tuaku,memperlakukan ku seperti ini, sungguh aku tak rela.
Rasa cinta dan sayang sudah menguap begitu saja ketika aku melihat perselingkuhanya.
Aku bertahan dengan semua rasa sakit, tapi dengan wanita ini tak akan aku memaafkannya.
Sgera ku ambil berkas apa saja yang diperlukan untuk berjaga- jaga.
Anita mengatakannya saat kami berkirim pesan wa, dia menceritakan pengalaman waktu saudaranya bercerai.
Dia me wamti-wanti aku,agar jangan gegabah, semua jarus di rencanakan, jangan asal dan tak terarah.
Agar proses perceraian nanti cepat kata Anita, kamu harus melakukan ini dan itu kata Anita,akupun menurut saja dan aku mencatat apa yang di suruh Anita.
Aku takut lupa, jadi harua ku catat,karena emosi selalu menguasai diri.
Untung saja aku kenal Anita dan kami berteman, dan ketika bersama dialah aku melihat peeselingkuhan itu.
__ADS_1