Identitas Tersembunyi Nona Xabara

Identitas Tersembunyi Nona Xabara
masalah yang memusingkan


__ADS_3

.


.


.


"mau makan apa sayang?." tanya Ratu terlihat sekali sangat menyukai Xabara.


Xabara meminta minuman dingin, Ratu bertanya pada Xabara sejak kapan berkenalan dengan Putranya.


"hmm? waktu itu Rovert terluka Tante, saya hanya membantunya sedikit." jawab Xabara singkat tanpa menjelaskan detailnya.


Ratu tertegun, "apa saat Rovert terluka karna Bowo?." gumam Ratu.


"iya Tante." jawab Xabara yang mendengarnya.


Ratu awalnya memang sedih saat tau Bowo adalah dalang besar yang membun*h suaminya, Ia sempat stress sehingga mengikuti Rovert karna khawatir tapi tanpa diduga karna hal yang menimpa anaknya itu ternyata telah mendapatkan seorang Gadis cantik seperti Xabara bahkan Xabara seperti tau siapa Bowo. Ratu semakin semangat bertanya tentang Xabara, Xabara menceritakan dirinya sudah pernah menikah tapi suaminya selingkuh dan menid*ri perempuan lain padahal dia sendiri punya Istri.


Ratu terlihat emosional dengan cerita Xabara dan mengatai Pria itu sungguh bodoh bahkan buta, Ratu memberi semangat pada Xabara kalau Ratu dan Rovert ada dipihak Xabara meminta Xabara untuk balas dendam pada mantan bodoh itu.


mereka bercerita cukup lama dan langsung akrab saja sehingga lupa waktu, beberapa kali Ratu meminta Xabara untuk menginap di Mansionnya tapi Xabara menolak halus dengan jujur menjelaskan bahwa dirinya dan Rovert tidak memiliki hubungan seserius itu terlebih lagi Xabara seorang Janda.


"kamu janda kembang dan per*w*n sayang, siapa yang tidak mau denganmu? kalau Tante Pria pasti akan langsung mengurungmu dalam kamar." oceh Ratu.


Xabara tertawa kecil lalu mengantar Ratu ke Mobil yang sudah menunggu Ratu.


"kamu bisa pulang sayang? sudah larut malam." Ratu melihat jam tangannya.


Xabara menggeleng kepalanya, "tidak apa Tan."


Ratu pun pulang sambil membuka kaca mobilnya melambai ke Xabara seolah tidak mau melepas gadis itu. Xabara membuang nafas panjang lalu memijit kedua pipinya yang lelah tersenyum berjam-jam dengan Ratu.


"pegal." gumam Xabara memakai masker dan Topinya lalu saat berbalik tak sengaja Ia menabrak Pria tentu hampir terjatuh dan dirangkul cepat oleh Pria itu yang ternyata Randy supaya Xabara tidak jatuh.


"si*l*n..! dari sekian banyak Pria di muka bumi ini kenapa harus dia yang menangkapku?." batin Xabara menyumpah serapah lalu menepis tangan Randy sehingga Randy heran mengapa gadis tertutup ini seperti jijik disentuh olehnya.


"kau baik-baik saja?" tanya Randy dengan lembut seperti Pria yang sangat baik saja.


Xabara tidak menjawab dan langsung pergi namun Randy berhasil mengambil topi Xabara sehingga rambut panjang Xabara terlepas.

__ADS_1


Randy terpana melihat mata Xabara yang menatap tajam dirinya, "haii?." sapa Randy ramah.


Xabara memilih pergi tanpa berniat mengambil topi itu dari Randy.


"tunggu?." teriak Randy berlari setelah tersadar Ia mengejar Xabara yang sudah pergi.


Xabara terus saja berjalan setengah berlari, rambutnya yang berkibaran itu dilihat oleh beberapa Pria dan Perempuan keluar-masuk Cafe, siapa yang tidak iri melihat rambut ikal, tebal dan panjang seperti milik Xabara. Randy menghentikan langkahnya melihat sosok gadis tadi sudah memasuki Mobil mewah dan pergi dari kawasan parkir Cafe.


"wooo! gadis konglomerat." gumam Randy menyeringai mencium aroma topi Xabara.


Randy memang terobsesi ingin memiliki kekasih Kaya-Raya supaya Ia juga bisa hidup enak tanpa bersusah payah padahal wajahnya tidak terlalu tampan.


Xabara tiba di Apartemennya langsung mandi walau sudah larut malam, Ia menggeleng jijik mengingat Randy.


"Pria itu benar-benar menggelikan, beruntung saja selama 1 tahun aku tidak ketahuan olehnya." gumam Xabara merasa lega Ia akhirnya terbebas dari Pria seperti Randy sebelum tau wajah asli Xabara.


.


ke esokan harinya di Mansion mewah Rovert,


"Mom?" panggil Rovert memicingkan matanya melihat Ratu tampak bahagia bahkan bersenandung hal itu jujur saja membuat Rovert merinding.


"iya sayang?" sahut Ratu tersenyum manis menghiasi wajah cantiknya walau sudah berumur 50 tahunan tapi wajahnya seperti wanita berumur 40 tahunan.


Rovert mengerutkan keningnya, "28." jawabnya tapi masih curiga dengan tingkah Ratu.


"sampai kapan kamu terus bersama Barrest sayang? kamu tidak punya kekasih yang berlawanan jenis denganmu?." tanya Ratu memancing kejujuran Rovert.


Rovert menghela nafas, "tidak ada."


Ratu berubah kesal, "lalu gadis bernama Xabara itu siapa?"


Rovert yang baru saja minum tersedak seketika, Ia terbatuk-batuk kesakitan meraba tisu mengelap bibirnya yang basah. sedangkan Ratu tersenyum penuh kepuasan bukannya merasa bersalah.


"apa maksud Mom?." tanya Rovert setelah sudah tenang.


"tadi malam kamu mandi ada yang menelfon dengan Ponsel rahasiamu itu, Mom bahkan sampai heran dengan Ponsel itu karna kamu tidak pernah memberitau Mom. ternyata kamu menyembunyikan Xabara ya dari Mom, haha..! pilihanmu sangat cantik dan Mom sangat menyukainya."


Rovert terbelalak tak percaya, "mom mengangkat panggilanku? lagian bagaimana Mom tau dia cantik?"

__ADS_1


Ratu hanya tersenyum anggun sambil memakan sarapannya, Rovert seketika teringat tadi malam Ratu keluar Mansion yang artinya Ratu pasti menemui Xabara.


"aahh?" Rovert seketika memijit pelipisnya.


Ratu tidak merasa bersalah sama sekali, "kenapa menyembunyikannya dari Mom? hanya karna dia Janda? apa salahnya jika Janda kalau dia sangat cantik dan yang penting dia masih ting-ting."


Rovert mulai pusing mendengar celotehan Ratu yang memang ngebet banget ingin Rovert segera menikah, Ratu selalu mengomelinya yang G*y terus saja bersama Barrest dan gilanya lagi Rovert tidak mencegah atau membantah berita yang beredar. Rovert bangkit dan beranjak pergi dari meja sarapan tanpa menghabiskan sarapannya.


"kamu mau kemana?? sayang? ini sarapannya belum habis." teriak Ratu tersenyum lebar.


Ratu sedang bahagia seperti baru saja menemukan harta karun, semua Pelayan mereka sampai syok berdiri mendengar perkataan Ratu yang sudah tau sosok kekasih hati yang berhasil memasuki hati Tuan muda mereka yaitu seorang Janda ting-ting.


.


di Perusahaan X Company Group,


"ada apa Tuan? kenapa anda tidak fokus tadi saat rapat?." tanya Barrest penasaran.


"Mom tau mengenai seseorang yang aku sengaja sembunyikan." ujar Rovert sambil memejamkan matanya di kursi kebesarannya.


"seseorang yang disembunyikan? perempuan?" Barrest seketika membelalak syok sambil membekap mulutnya begitu lebay.


"tidak usah berlebihan." cetus Rovert.


Barrest tidak bermaksud seperti banci tapi Ia sungguh tidak percaya bahwa Rovert memiliki perempuan, Barrest sangat tau bagaimana upaya Ratu dalam menjodohkan Rovert dengan perempuan kenalan Ratu tapi tidak ada yang berhasil. beberapa kali Barrest juga sering terkena omelan Ratu yang akan memotong bar*ngnya jika berani berhub*ngan menjijikkan dengan Putranya. Ratu hanya punya 1 Putra tentu saja tidak akan terima kalau Putranya itu seorang G*y.


"pasti anda sangat kerepotan." gumam Barrest yang sangat tau mengapa Rovert sampai tidak fokus bekerja jika sudah masalah CAMEN dengan Momnya Rovert itu.


"ckk..! kenapa dia harus menghubungiku tadi malam? sekarang bagaimana nasibku kedepannya? Mom pasti mendesakku menikahi gadis itu." decak Rovert.


"kenapa panik memangnya Nyonya sudah bertemu dengan Gadis itu?." tanya Barrest heran tapi melihat Rovert menatapnya dingin seketika membuat Barrest mengerti.


"be.. benarkah?" tanya Barrest terkejut bahwa malam itu juga Ratu menemui gadis yang Rovert sembunyikan.


"maka nya aku seperti ini bodoh!" umpat Rovert geram ke Barrest.


Barrest sampai menggeleng kepalanya, "a.. aku tidak tau masalahmu." kata Barrest segera melarikan diri dari Rovert karna tidak mau terlibat masalah rumit Rovert.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2