Identitas Tersembunyi Nona Xabara

Identitas Tersembunyi Nona Xabara
tipu


__ADS_3

.


.


.


Xabara menyembulkan kepalanya Keluar Toilet nya ternyata para Penggosip itu yang sudah tidak ada, Xabara segera keluar dari sana sambil mengelus perutnya yang terasa lebih baik. Xabara melanjutkan pekerjaannya sampai siang hari Aya kembali ke Ruangan Xabara.


"kenapa Nona harus kesini?" tanya Aya.


Xabara menatap datar Aya, "aku tidak boleh bekerja? aku bosan di Mansion dan seperti yang kamu tau aku tidak boleh stres."


Aya mengintip cemilan sehat Xabara, "itu apa Nona?"


"cemilan dari Mom." jawab Xabara dengan santai.


Aya tersenyum lebar, "Nona sangat hebat! Mom sangat menyayangi Nona."


Xabara memicingkan matanya lalu tidak sengaja Ia melihat bibir Aya terlihat berbeda segera Ia bangkit dan mendekati Aya memegang dagu Aya.


"kenapa bibirmu?" tanya Xabara dengan serius.


Aya menggigit bibir bawahnya, "Pria gila itu mencium saya Nona."


"siapa?" tanya Xabara dengan dingin.


"Barrest, tapi saya tidak mau Nona turun tangan se-sebenarnya Kedua Orangtuanya datang ke Perusahaan Tuan Rovert membawa 3 Perempuan seksi untuk dijodohkan dengannya untuk membebaskan diri Pria gila itu menjadikan saya tamengnya Nona."


"kedua Orangtuanya?" tanya Xabara.


"iya Nona, seb-sebenarnya Pria Gila itu bilang akan bertanggung jawab karna telah mencuri cium*n pertama saya tapi kedua Orangtuanya salah faham mengira Anak mereka telah melakukan sesuatu pada saya Nona, bagaimana ini Nona?"


Xabara terdiam, "apa Barrest Pria yang baik? tapi aku tidak pernah mendengar dia dekat dengan perempuan lain maka nya Rovert dan Barrest disebut penyuka sesama jenis karna tidak pernah terlibat dengan perempuan, aku harus cari tau kalau Barrest laki-laki yang pantas untuk Aya atau bukan." batin Xabara.


"me-mereka sangat baik No-Nona bahkan menampar anak mereka sendiri yang telah menyentuh saya sebelum menikahi saya." jelas Aya terdengar melindungi kedua Orangtua Barrest.


"aku akan temui Rovert!" ujar Xabara.


Aya tidak mau ikut dengan Xabara ke Perusahaan Rovert sebab Ia masih malu menemui Pria yang mencuri cium*n pertama nya, sungguh Aya merasa tertipu dan kehilangan kekuatannya ketika Barrest menciumnya lalu berbisik meminta tolong padanya lepas dari perjodohan tidak menyenangkan itu.


.

__ADS_1


Xabara tiba di Perusahaan Rovert dan banyak Karyawan yang memberi hormat pada Xabara, ketika Xabara tiba di Ruangan Rovert Ia tidak sengaja mendengar bentakan Orangtua Barrest pada Anak mereka sendiri dan Rovert terlihat memandang datar situasi itu sebab Rovert dianggap kekasih Barrest jadi masalah mereka sebenarnya cukup rumit.


"jadi Rovert bukan kekasihmu? gadis cantik tadi kekasihmu Barrest?"


"Tan? Barrest itu cuma asistenku saja bukan Pacar lagian kalian kan tau kalau aku sudah menikah." protes Rovert.


"tidak bisa!! kau bisa saja mengelabui kami, diam-diam kalian berhubungan tanpa sepengetahuan Istrimu." kecam Lienda yang ternyata sahabat baik Taylor dan Ratu.


Rovert menjatuhkan rahangnya, "Tan aku akan menjadi seorang Ayah sudah aku bilang aku sangat normal."


"lalu kenapa membiarkan gosip itu beredar terlalu lama?" tanya Retro (Ayah Barrest).


"Om? apa kalian tidak melihat berita? aku melakukan itu demi Perusahaan dan aku tidak mau didekati jal*ng." bela Rovert.


Lienda tidak percaya dan akan percaya jika Barrest mau menikahi gadis yang diciumnya tadi didepan mereka.


"Ma kami masih berpacaran." bela Barrest akhirnya mengeluarkan suaranya.


Xabara mendengar perdebatan mereka semua pun tidak menyangka hubungan Rovert dan Barrest begitu lama bertahan karna Kedua Orangtuanya sahabat Ratu.


"sepertinya mereka akan membuat Aya bahagia, tidak ada salahnya aku membiarkan dia menikah dengan Barrest." batin Xabara langsung menemukan jawaban dari rasa penasaran.


Lienda terpana dengan kecantikan Xabara, "si-siapa dia Rovert?"


Rovert berdiri mendekati Xabara lalu memegang kedua bahu Xabara, "ada apa sayang? kenapa kesini? apa kamu tidak suka ide ku dengan Aya? apa kamu mau merubah sesuatu?"


Lienda berdiri sembari mendekati Rovert dan Xabara sedangkan Retro bertanya lewat kode ke Barrest yang menjawab sosok yang disambut lembut oleh Rovert itu adalah Istri Rovert yang sedang hamil.


"halo Tante aku Xabara Istrinya Rovert dan menantunya Nyonya Ratu." sapa Xabara ramah ke Lienda.


Lienda menepis Rovert yang menyingkir dari hadapan Xabara, Lienda memegang pipi Xabara dengan gemas.


"cantik sekali ya? Tante nggak nyangka menantu Ratu akan secantik ini, apa yang kamu suka dari G*y ini sayang?" tanya Lienda dengan mulut bar-barnya.


Xabara terkekeh lalu Rovert mendengus kesal dengan ledekan Lienda.


"aku Kakak angkatnya Aya Tan, aku datang kesini ingin meninju Barrest yang sudah membuat bibir polos adikku bengkak." Xabara yang juga ikut berkata bar-bar.


Lienda tertawa langsung jatuh cinta dengan mulut bar-bar Xabara, Barrest beringsut ke arah Retro dengan wajah memucat mendengar perkataan Xabara.


"ternyata adikmu ya sayang? sepertinya kita harus berkumpul bertiga, mau mengajaknya sayang? kita makan bertiga."

__ADS_1


Xabara tersenyum lebar, "kebetulan aku pengen makan Lobster Tan!! Tante yang traktir kami makan kan?"


Lienda tertawa lepas lalu mengangguk dengan perkataan Xabara yang berterus terang, Rovert tak heran lagi Xabara bisa mencuri hati siapapun yang Ia inginkan sedangkan Retro menganga tidak percaya Xabara bisa memenangkan hati Istrinya padahal mendapatkan calon menantu untuk anak mereka saja butuh diseleksi.


"sayang? biar aku yang belikan Lobster untukmu ya?" bujuk Rovert.


Rovert diabaikan seperti hantu yang tidak terlihat, dengan akrabnya Lienda dan Xabara keluar dari Perusahaan menuju Restaurant tak lupa Xabara meminta Aya datang ke tempat itu.


"Rovert Istrimu sungguh hebat!" puji Retro mengacungkan ibu jari tangannya ke Rovert mendapatkan perempuan yang pantas.


.


di Restaurant.


"Nonaa?" Aya berlari memasuki Ruangan dan terkejut melihat Xabara sedang bersama Lienda.


Lienda tidak terkejut dengan sebutan Aya ke Xabara sebab sepanjang perjalanan Xabara sudah menceritakan kalau Aya itu adalah gadis yang teguh pendirian dan keras kepala tapi hatinya sangat lembut.


"halo sayang? ayo silahkan duduk!" pinta Lienda.


Aya merasa ada yang aneh disini tapi tidak mungkin lagi Ia lari terpaksa Aya duduk diantara mereka, Xabara makan Lobster dengan lahap beberapa kali Lienda bisa melihat Aya begitu perhatian pada Xabara membukakan cangkangnya dan diberikan pada Xabara yang sesekali menyuapi Aya terlihat hubungan saudara diantara mereka yang dinilai begitu mesra oleh Lienda.


"sepertinya dia Menantu yang sangat tepat untuk anakku, apa aku tanyakan sama Ratu ya?" batin Lienda.


setelah makan siang bersama.


Xabara bersama Lienda dan Aya ke Mansion Ratu yang disambut baik oleh Ratu, Ratu sampai syok melihat Lienda yang sudah lama tidak bertemu ternyata selama ini Lienda dan Retro mengembara menghabiskan masa tua bersama ke Luar Negri.


di Ruang tamu Lienda menanyakan karakter Aya yang Ratu ketahui, Ratu menjawabnya dengan jujur jika Ia punya anak laki-laki lain pasti akan menikahkannya dengan Aya.


"kamu terlalu serakah Ratu, biarkan Aya menjadi menantuku! kami akan menetap di Indonesia." kata Lienda.


Ratu menganga, "ap-apa maksudmu? apa Barrest kenal dengan Aya?"


"mereka berciuman tepat didepanku bahkan anak nakal itu mengatakan akan bertanggung jawab, dia menyentuhnya sebelum menikah padahal dia g*y apa dia pikir aku bodoh tidak tau dia itu sedang berbohong?."


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2