Identitas Tersembunyi Nona Xabara

Identitas Tersembunyi Nona Xabara
bersandiwara


__ADS_3

.


.


.


Xabara kembali ke Apartemen miliknya lalu membersihkan dirinya disana dan memasuki Apartemen dirinya bersama sang suami kontraknya.


"aahhh??" Rovert yang sedang mengunyah Roti melempar rotinya seketika saat berbalik ada Xabara dengan berpakaian seksi.


hap!!


"kebetulan sekali aku lapar." ujar Xabara malah menyantap Roti yang Rovert makan itu padahal sudah di gigit oleh Rovert.


Rovert tertegun diam-diam tersenyum tipis lalu berlari mengejar Xabara yang melenggang pergi meninggalkannya.


"demi mendapatkan cintamu aku rela menjadi pengemis Xabara, aku sangat beruntung menemukanmu disaat dulu aku juga sempat penasaran denganmu. Kau jauh lebih cantik dari gosip mereka semua." batin Rovert tersenyum lebar.


Rovert merubah ekspresinya seketika dan merebut roti yang Xabara ambil darinya, Xabara dengan pipi menggembungnya penuh makanan tidak terima mencoba mengambil kembali.


"bisakah kau tidak mengagetkanku he? aku masih muda dan tanggung jawabku sangat besar bagaimana aku mati muda? kau mau jadi janda??" omel Rovert mengangkat tangannya tinggi-tinggi.


"aku sangat lapar!!? bisakah itu untukku saja?" tanya Xabara berubah manis hingga Rovert ngeri padahal jantungnya berdegub kencang.


Rovert menahan kening Xabara lalu mau memakan rotinya tapi entah gerakan apa yang Xabara lakukan tiba-tiba saja Rovert sudah kehilangan rotinya.


"aku mendapatkannya !!? kau masak lagi ya?" tawa lebar Xabara menjulurkan lidahnya dan berlari dari Rovert.


Rovert membeku ditempat, Ia sudah terpikat oleh kecantikan serta akting memukau si Ketua Higanbana itu.


Rovert mengulum senyumnya lalu terpaksa kembali ke Dapur membuat makanan pengganjal perut untuknya sendiri.


.


di Kamar bisa-bisanya pasangan pengantin baru itu bertengkar karna selimut.


"kau tidur disofa!!" usir Xabara.


"tidak mau!!? aku ini seorang Presdir X Company Group dan Ranjang ini buatan Perusahaanku, kau cari saja punyamu sendiri?" usir Rovert.


Rovert bertingkah seolah tidak tau kalau Xabara adalah si Ketua Higanbana.


Xabara melototkan matanya ke Rovert, "kau mau aku beri setangkai Bunga Higanbana ha??"

__ADS_1


"silahkan saja palingan kau jadi Janda lagi." jawab Rovert menarik paksa selimut nya.


"singkirkan tanganmu!" Xabara menendang Rovert tapi Pria itu tidak bisa disebut lemah juga karna Rovert menarik kaki Xabara sehingga tubuh gadis merosot dan keduanya terjatuh dilantai.


"ROVERT!!" pekik Xabara.


Rovert menarik tubuh Xabara lalu menindihnya, "aku menang !!? aku tidak peduli kau seorang anggota Higanbana sekalipun, aku ini seorang Tuan Muda dan kakiku sangat panjang dibanding kakimu Xabara!!? sofa tidak bisa membuat tidurku nyaman."


Xabara menendang bok*ng Rovert dengan lututnya tapi bukannya menyingkir dari atas tubuh Xabara Rovert malah tersungkur menimpa tubuh Xabara dan bibir mereka beradu, kedua pasangan pengantin bagai kucing dan tikus itu sama-sama membelalak.


"wlllehhhh!!"


mereka sontak sama-sama membuang muka dan menghapus bibir sendiri seperti tidak terima, Rovert bangkit membekap bibirnya seperti perempuan baik yang kesuciannya telah diambil oleh Xabara.


"Xabara kau mencuri ciuman pertamakuu!!" Rovert menuding Xabara seperti seorang cab*l.


Xabara tercengang sampai tidak bisa berkata-kata lalu Rovert berlari ke Kamar mandi.


"apa-apaan dia? seharusnya aku yang marah." umpat Xabara.


Rovert dikamar mandi mengelus dadanya yang berdegup kencang, Ia meraba bibirnya yang bersentuhan dengan Xabara tadi seketika Ia melihat kembang api meletus-letus disekitarnya (Khayalan).


Xabara memilih tidur di kasur empuk itu tanpa peduli bibirnya yang tidak sengaja bersentuhan dengan Rovert yang keliatan lebih syok sehingga Xabara tau kalau Pria itu tidak pernah mencium siapapun.


beberapa jam kemudian,


Rovert pun mengalah tidur di lantai yang beralaskan tikar tebal, jika ingin memiliki seorang perempuan yang punya harga diri tinggi sebagai Pria Pintar tidak boleh memperlihatkan begitu jelas bahwa sangat ingin memiliki gadis itu karna bisa membuat si gadis ilfil dan menjauh.


"benci jadi Cinta !! aku akan warnai hari-hari kita dengan penuh drama pertengkaran manis Xabara." batin Rovert.


Rovert tidak akan bertingkah seperti Pria lain yang langsung memperlihatkan rasa sukanya pada Xabara, sama seperti Rovert yang tidak suka melihat perempuan begitu tidak tau malu mengejarnya maka Ia juga menganggap Xabara gambaran dirinya dimasa lalu sebelum jatuh cinta pada Xabara.


pagi-pagi,


Rovert menggeliat saat Xabara mengguncang bahunya, "hmm??" Rovert menyipitkan matanya memandang Xabara lalu mengucek sebelah matanya.


"Mom datang!" bisik Xabara.


Rovert membelalak seketika, "kenapa cepat sekali??" tanya Rovert.


"cepat bantu aku!!" desak Xabara.


Rovert mengangguk lalu segera bangkit dan menuruti apa saja yang Xabara perintahkan, Rovert heran mengapa Xabara meletakkan noda merah di balik selimut.

__ADS_1


"apa itu??" tanya Rovert.


Xabara mendengus, "ini bukti kalau kita sudah malam pertama."


Rovert tersentak karna kaget lalu merubah ekpresinya, "kau membohongi Mom ku?"


"lalu kau punya ide lain??" tanya Xabara dan Rovert menggeleng.


"kau tidak mengenal karakter wanita." gerutu Xabara dan Rovert melirik pakaian Xabara yang tipis juga seksi.


"ada apa dengan baju ini??" Rovert memegang tali pakaian Xabara seperti geli padahal jantungnya benar-benar ingin meloncat-loncat.


"diamlah kau g*y !!" ketus Xabara menepis tangan Rovert.


"kau tau aku normal kan?" seringai Rovert.


Xabara menonyor tubuh Rovert, "ya aku tau jadi tidak usah ajari aku, yang seharusnya kau fikirkan sekarang bagaimana cara biar Mom percaya kalau kita adalah pasangan pengantin baru yang saling mencintai."


Rovert membuang muka, "tapi dimana Mom?"


"mungkin lagi masuk Lift." jawab Xabara.


.


Rovert dan Xabara tengah sarapan di dapur lalu bel berbunyi.


"kau dengar Rovert? itu Mom..! cepat buka dan bersikaplah dengan baik seperti kaget Mom datang terlalu pagi, cepatt !!!." desak Xabara.


Rovert pun mengangguk lalu berlari ke pintu Apartemennya sambil senyam-senyum sendiri.


Ratu langsung nyelonong masuk ke Apartemen Rovert yang bersih, Ratu bertanya dimana kamar Rovert dan Xabara bukannya menjawab pertanyaan anaknya yang mencecarnya mengapa datang terlalu pagi.


"Si-Siap?? Ehh?? Mom?" Xabara tiba-tiba muncul bertanya pada Rovert dan tampak kaget dengan kedatangan Ratu.


Ratu menjatuhkan tasnya dan berlari ke Xabara yang sangat seksi dengan pakaian itu lalu bertanya apakah kaki Xabara baik-baik saja dengan senyuman Xabara menjawab Rovert sudah mengobatinya sehingga tidak terlalu sakit.


Rovert menggaruk-garuk kepalanya dengan tingkah kedua perempuan tukang drama itu, sungguh Ia ingin sekali memeluk Xabara dan memuji betapa hebatnya aktingnya itu sehingga Ratu begitu bersemangat bahkan membantu Xabara duduk disofa.


"dia memang Ketua Higanbana yang jago menyembunyikan diri, kalau tidak? mana mungkin dia berhasil menipu semua orang?." batin Rovert memilih pergi ke dapur.


Rovert tidak bekerja karna permintaan Xabara tadi pagi, Ia menikmati kesenangannya seorang diri sementara Xabara sarapan dan Ratu sibuk menggeleda sesuatu. Rovert mengakui Xabara sangat licik dan pandai memainkan karakternya sebagai Istri Rovert.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2