
.
.
.
Rovert membawa Xabara ke Toko Es Krim,
"disini langgananmu?" tanya Xabara sembari menatap sekeliling.
Rovert menganggukkan kepalanya, "mau rasa apa sayang?" tanya Rovert.
"aku mau yang manis tapi juga ada asamnya." jawab Xabara.
"Strawberry..?" tebak Rovert.
setau Rovert hanya Strawberry yang buahnya sedikit asam tapi kalau di buat es krim rasanya jadi ada asam manisnya.
"coba saja." balas Xabara.
Rovert memesan Es Krim Strawberry yang Xabara mau dan dirinya juga yang pasti tidak ada kacangnya, Rovert memang alergi kacang sementara Xabara semenjak sudah melahirkan bayi kembarnya tidak pernah makan apapun berbaur kacang lagi.
.
"ini sayang!" Rovert menyerahkan Es Krim Xabara yang sudah siap.
Xabara tersenyum menerima itu lalu mencobanya tanpa menunggu Rovert duduk, Rovert tidak marah hanya mengulum senyum melihat tingkah Xabara yang selalu saja imut di matanya.
"bagaimana?" tanya Rovert.
"tidak buruk." jawab Xabara.
mereka menikmati Es Krim itu dengan tenang yang memang membuat lupa masalah Xabara, Xabara yang suka jajanan pinggir jalan menyukai Es Cream itu.
"apa terlalu asam?" tanya Rovert.
Xabara menggeleng, "rasa apa ini?"
"sayang..! Rasa Strawberry, apa kamu tidak pernah makan Buah Strawberry?" tanya Rovert gemas.
__ADS_1
Xabara menggeleng kepalanya, "aku tidak pernah makan buah ini."
Rovert menganga, "buah ini sangat terkenal masa iya kamu tidak pernah memakan satupun."
Xabara menatap datar Rovert yang nyengir seketika dan meminta maaf serta berjanji tidak akan membahas buah itu lagi.
Rovert melirik Xabara sesekali yang begitu nikmatnya makan es cream, sungguh menggemaskan sekali Xabara dengan situasi itu tapi Rovert tidak berani berbicara nanti membuat Mood Istri galaknya itu rusak.
"sadar Rovert...! sadar...!? kau sudah sering menci*m bibirnya kenapa masih ingin memakannya juga." batin Rovert merutuki perasaannya yang semakin dalam saja pada Xabara.
Rovert berusaha menahan dirinya sampai Es Cream Xabara habis bersama tempat-tempatnya (Roti) lalu Rovert memegang dagu Xabara dan dengan beraninya ******* bibir Xabara begitu lembut, mata Xabara melebar kaget akan tindakan Rovert itu dan kedua tangannya hanya spontan saja memegang bahu Rovert.
"manis nya." gemas Rovert ketika sudah melepaskan cium*nnya.
Xabara mengerjab-ngerjabkan matanya, "dia menciumku? padahal sudah 1 minggu tidak menciumku." batin Xabara yang sangat hafal jenis kecupan Rovert.
Rovert yang semakin gemas kembali ******* bibir Xabara dan Xabara tidak menunjukkan aksi perlawanan apapun hanya diam serta memejamkan matanya, hal itu membuat Rovert semakin bersemangat saja.
"ternyata kamu sangat merindukanku sayang, lain kali aku tidak akan menahan diri lagi." batin Rovert begitu senang.
Rovert mengelus punggung Xabara dengan lembut dan rambut Xabara, beberapa saat kemudian para pembeli es cream melihat kemesraan Rovert dan Xabara hanya bisa berdecak iri, tidak ada yang mengenal mereka sebagai Rovert dan Xabara tapi Xabara sedang menyamar sebagai Anita dan suaminya saja.
Xabara menoleh lalu mengulurkan tangannya dengan bingung Rovert menyerahkan es krimnya ternyata Xabara menjilati Es krim nya. Rovert hanya mengulum senyum sambil mengelus pipi Xabara.
berkat Rovert masalah Xabara bisa dilupakan sejenak lalu mereka kembali ke Apartemen untuk berganti sebagai jati diri mereka yang asli dan bawa Mobil lain. biarlah Orang lain mengira Anita dengan suaminya tinggal di Apartemen itu daripada ada yang tau Xabara bersama Rovert tinggal di Mansion Maldev bisa jadi masalah besar nantinya.
malam harinya,
Rovert dan Xabara kembali ke Mansion sekitar jam 11 malam, seperti biasa Ratu tertidur di karpet tebal menjaga cucunya.
Xabara melihat Bayi kembarnya, "kamu bangun sayang?" tanya Xabara lalu tangannya terulur menggendong Baby Ana.
Rovert melihat Baby An malah tertidur pulas jadi hanya membantu mengayun Box Bayi supaya tidur anaknya semakin nyenyak.
Xabara membawa Baby Ana ke Sofa lalu memberi Putri kecilnya asi sampai kenyang dan melepaskan put*ngnya sendiri, Xabara mencium sayang kening Putri kecilnya yang tidak cengeng sama sekali.
"sayang Baby An juga bangun." bisik Rovert ke Xabara yang baru saja selesai memberi asi Baby Ana.
Xabara meletakkan Putri kecilnya lalu beralih menggendong Putra kecilnya, "maafkan Mommy sayang yang terlalu sibuk." bisik Xabara sembari melangkah menuju Sofa dan memberikan put*ng lainnya yang belum disentuh oleh bibir putri kecilnya itu ke Baby An (Putra kecilnya).
__ADS_1
Rovert menyelimuti Mom nya sambil tersenyum lalu Ia melangkah menuju Xabara yang sedang sibuk memberi asi Putra kecilnya, Rovert menelan salivanya melihat penampakan payud**a Istrinya itu yang selalu bisa memancing bira*inya.
Xabara menyadari tatapan Rovert hanya menutupi dirinya dengan bantal sofa, Rovert melihat Xabara yang melotot galak sebab mereka sudah bercint* di Apartemen tentu saja Xabara tidak terima ronde berikutnya karna Ia ingin tidur setelah menyus*i Putra kecilnya itu.
"kalau begitu aku tidur aja sayang." ucap Rovert berdiri dari duduknya kembali ke Ratu dan berbaring disamping Ratu.
Xabara tidak mempermasalahkan Rovert yang tidur duluan darinya, tapi lama kelamaan Xabara merasa mengantuk namun Putra kecilnya tidak berniat melepaskan put*ngnya.
"kalau begitu tidur sama Mommy aja ya sayang." bisik Xabara lalu memindahkan Baby An disisinya supaya Anaknya itu tidak terjatuh ketika Xabara sudah tidur.
Xabara tertidur memeluk Baby An yang masih betah menyed*t asi Mommynya seolah balas dendam saja pada Xabara karna meninggalkannya berjam-jam.
pagi-pagi,
"sayang?" panggil Ratu dengan gemas melihat Baby An tidur dengan mulut terbuka dan Xabara tidur dengan payud*r* terlihat yang Ratu tebak Xabara ketiduran ketika memberi asi cucunya itu.
"hmm?" Xabara menggeliat lalu menoleh ke Baby An yang sudah digendong oleh Ratu.
"Mom akan memandikannya sayang.!" kata Ratu lalu pergi sambil mencium bibir Cucu mungilnya yang bau khas asi.
.
"Rovert kamu tidak bekerja?" tanya Xabara melihat jam dinding.
"nanti akan ada yang mengantarkan berkas kesini sayang, aku ingin di Mansion saja." jawab Rovert sambil tersenyum tampan.
"kamu tau sendiri sayang kalau suamimu ini bucin parah sama kamu, kalau kamu libur kerja pasti dia juga ikutan libur kerja." kekeh Ratu.
Xabara menggeleng kepalanya melihat Rovert menggaruk kepala saja mendengar ledekan Ratu, memang Rovert selalu saja mengikuti Xabara kemana-mana kecuali ke Kantor itupun akan di susul (dijemput).
Xabara menoleh ke Ratu, "Mom mau keluar atau kemana aja? aku akan menjaga Cucu Mom dengan baik."
Ratu terkekeh lalu mengelus kepala Xabara, "sayang Mom ingin berada di sisi Cucu Mom setiap saat."
Ratu menceritakan kalau Ia selalu bosan pasti ke Salon, Mal, ngumpul sama Teman itu pun Temannya tidak baik selalu meremehkannya dan mengejek anak Putranya tapi karna tidak ada kegiatan di Rumah Ratu harus tahan-tahankan bersama mereka, sedangkan teman baiknya yaitu Lienda sibuk jalan-jalan sama Suaminya keluar Negeri (liburan terus) dan Taylor kerja. Rovert diam mendengar cerita Ratu, sekarang Ratu begitu senang dan betah di Mansion lama-lama karna Baby kembar.
.
.
__ADS_1
.