
Setelah menantang Yuzan untuk berduel, laki-laki tersebut pun pergi dari tempat tersebut.
“ Satu jam lagi ku tunggu kau di arena duel!” Ucap lelaki tersebut sebelum akhirnya meninggalkan tempat tersebut.
“ lebih baik kau tidak menerimanya tantangannya, sewaktu di akademi sihir dia tidak pernah dikalahkan sekalipun saat duel.” Ujar perempuan tersebut.
“ Aku tidak ingin membuat tuanku malu, aku akan menerimanya tantangannya!” Ujar Yuzan.
“ Tetapi itu sangat berbahaya, kali ini dia kelihatan nya sangat marah. Jadi aku yakin dia takkan menahan diri.” Ucap Perempuan tersebut.
“ Lalu apa keuntungan bagiku jika menolak tantangannya?” Tanya Yuzan.
“ Eh, kalau begitu aku akan mengajarkanmu tentang akrab.” Jawab perempuan tersebut.
“ Hmm, keuntungan yang sangat besar. Tetapi jika aku menolak tantangannya, itu bisa menurunkan citra tuanku.” Ujar Yuzan.
“ Memangnya siapa tuanmu itu?” Tanya perempuan tersebut.
“ Namanya Shou, murid kelas 1A.” Jawab Yuzan.
“ Bisakah kau mengantarkan ku padanya?” Tanya Perempuan tersebut.
“ Saya tidak tahu pasti lokasinya saat ini, 30 menit yang lalu dia berada di toilet laki-laki.” Jawab Yuzan.
“ Eh, kalau begitu antar aku menuju kelasnya!” Ujar Perempuan tersebut.
__ADS_1
“ Saya tidak tahu lokasi kelasnya.” Ucap Yuzan.
“ Aku tahu, kamu ikut saja denganku!” Ujar perempuan tersebut.
“ Aku tidak mau, sekarang aku akan pergi ke arena duel!” Ujar Yuzan.
“ Tolong ikut aku sebentar saja.” Ujar perempuan tersebut.
“ Aku sudah bilang, aku akan pergi melihat-lihat arena duel. Mungkin saja orang tadi memasang jebakan disana sebelum duel.” Ujar Yuzan.
“ Makanya ikut aku, aku akan meminta tuanmu untuk menghentikan duel ini.” Ujar perempuan tersebut.
“ Aku hanya menerima perintah dari tuanku, kalau tak ada lagi yang ingin kamu bicarakan aku permisi!” Ucap Yuzan. Lalu dia pergi meninggalkan perempuan tersebut sendirian.
“ Permisi, apakah Ada orang yang bernama Shou disini?” Tanya perempuan tadi sambil memasuki kelas.
“ Maaf aku belum memperkenalkan diri. Namaku anastasya, murid kelas 2A.” Jawab perempuan tadi.
“ Ada apa sampai-sampai kakak kelas datang kemari?” Tanya Chelly.
“ Aku ada perlu pada Shou!” Jawab anastasya.
“ Ada keperluan apa?” Tanya Rosse.
“ Ada orang yang bilang bahwa shou adalah tuannya dan dia akan berduel melawan Ryuzen, orang yang tak pernah terkalahkan sejak masuk akademi.” Jawab Anastasya.
__ADS_1
“ Kenapa mereka melakukan itu, apa penyebab nya?” Tanya Chelly.
“ Dia membuat Ryuzen kesal hingga membuatnya menantang orang itu. Selama ini dia bilang selalu menahan diri ketika duel tapi mungkin kali ini dia tidak akan menahan diri.” Jawab Anastasya.
“ Dia dalam bahaya!” Ujar Rosse.
“ Kalau begitu kita harus meminta Shou untuk menghentikan nya, aku takut terjadi apa-apa padanya.” Ujar Anastasya.
“ Iya, kita harus segera menemukan Shou sebelum peliharaan nya itu menghabisi Si Ryuzen itu!” Ujar Rosse.
“ Eh, dia peliharaan?” Tanya Anastasya terkejut.
“ Ayo kita Cari Shou!” Ucap Rosse. Dia langsung pergi meninggalkan kelas.
“ Tunggu aku!” Ucap Chelly. “ Kau juga ikut membantu kami!” Lanjutnya. Lalu Anastasya pun ikut pergi bersama Rosse dan Chelly untuk mencari Shou. Ketika tengah mencari Shou mereka berpapasan dengan Lorrie.
“ Lorrie, apakah kau melihat Shou?” Tanya Rosse.
“ Tidak, memangnya ada apa?” Tanya Lorrie balik.
“ Ini gawat!” Ujar Chelly sambil terengah-engah.
“ Memangnya ada apa?” Tanya Lorrie serius.
“ Peliharaan nya Shou akan berduel!” Jawab Rosse.
__ADS_1
“ Itu bahaya, kita harus menghentikan nya!” Ucap Lorrie.
“ Kalau begitu kita harus menemukan Shou.” Ucap Lorrie. Lalu dia pergi bersama yang lainnya untuk mencari Shou.