
Mendengar itu semuanya pun terkejut
“ Apa itu benar?” Tanya Dewa Zeno memastikan.
“ Aku mendengar nya langsung dari Shou, dia kelihatan nya tidak berbohong. Saat itu aku juga mengaktifkan sihir pendeteksi kebohongan, tetapi sihir itu tidak bereaksi sedikit pun padanya.”
“ Jadi bisa dibilang dia itu benar-benar punya hubungan dengan Dewi Raffsha?” Tanya Dewa Zeno tak percaya. Yang lainnya pun terlihat tak percaya dengan hal itu
“ Iya, itu benar!”
Semuanya pun tersontak
“ Dia benar-benar selalu membuat ku terkejut.” Gumam Dewa Zeno pelan.
“ Sebentar lagi giliran kita, sebaiknya kalian segera persiapkan diri kalian masing-masing.” Ujar Dewa Vict.
“ Kenapa aku harus melakukan ritual ini, belum tentu juga dalam ingatannya yang tersegel itu terdapat cara untuk mengusir makhluk tak dikenal itu, dan juga belum tentu makhluk tak dikenal itu bisa keluar dari dimensi nya, kalian terlalu mempercayai perkataan dari seorang manusia sepertinya, dan katanya dia mendapatkan informasi itu dari seorang raja iblis, dia mungkin memberikan informasi yang salah kepadanya, aku tidak ingin melanjutkan ritual ini lagi aku lelah, lebih baik aku kembali ke kuilku!”
“ Dewa Fozka, tolonglah. Kamu juga harus membantu kami setidaknya sampai ritual ini selesai, kamu boleh saja tidak percaya padanya tetapi tolonglah bantu kami!” Ucap Dew Zeno memohon.
__ADS_1
“ Tidak mau, lagipula jika Dewi Raffsha akan menolongnya kita tidak perlu berbuat apa-apa lagi kan?”
“ Iya itu benar, jika Dewi Raffsha akan menolongnya keberadaan kita sudah tidak diperlukan lagi."
“ Iya, itu benar!”
Kemudian banyak dari mereka yang setuju dengan hal tersebut dan berniat untuk pergi.
“ Bagaimana ini?” Dewa Vict kebingungan. Banyak dewa yang tidak ingin lagi melanjutkan ritual nya, dan mereka sudah bersiap untuk pergi.
“ Tolonglah, ku mohon. Bantulah kami sebentar lagi, jika Dewi Raffsha sudah datang kalian boleh pergi!” Ujar Dewa Zeno memohon. Namun tak ada seorang pun yang mendengar nya, malah dewa yang berniat untuk tidak melanjutkan ritual nya semakin banyak.
“ Tidak, kamu tidak salah. Yang salah itu mereka, mereka bertindak seenaknya saja tanpa berpikir bahwa tindakan yang mereka lakukan itu bisa membuat nyawa seseorang melayang.”
Setelah beberapa menit kemudian, giliran Dewa Zeno dan yang lainnya untuk melanjutkan ritual, namun 90% dari mereka sudah meninggalkan tempat itu dan tidak memedulikan lagi tentang ritual nya.
“ Kenapa bisa begini?” Tanya Dewa Zyuen.
“ Katanya mereka sudah tidak sanggup lagi untuk melanjutkan ritual, jadi mereka memilih untuk menyerah.” Jawab salah seorang murid nya.
__ADS_1
“ Tapi jika begitu, sepertinya Zeno dan yang lainnya akan kesusahan. Sebaiknya kita mengatur jadwal ulang untuk membantu mereka.”
“ Iya, menurut hamba juga lebih baik begitu. Tapi sepertinya ini tidak akan mudah, karena para dewa sudah mulai kelelahan, jika di paksakan mungkin mereka juga...”
“ Hmmm, benar juga.”
“ Para dewa sekarang sudah mulai kelelahan, bahkan banyak dari mereka memilih untuk menyerah dan pergi meninggalkan tempat ini. Bagaimana cara ku untuk membantu mereka, kalau begini nasib Shou akan.... “ Gumam Dewa Zyuen dalam hati.
“ Guru, guru!”
Dewa Zyuen pun tersadar dari lamunannya
“ Ada apa?” Tanyanya.
“ Dewa Zeno dan yang lainnya....” Ucap salah seorang murid dewa Zyuen sambil terengah-engah.
“ Dewa Zeno dan yang lainnya kenapa?” Tanya Dewa Zyuen khawatir.
“ Dewa Zeno dan yang lainnya pingsan, setelah beberapa menit melakukan ritual tiba-tiba saja mereka ambruk dan tak sadarkan diri.” Jelasnya sambil terengah-engah.
__ADS_1
Dewa Zyuen pun tersontak, dia langsung berlari menuju ke tempat ritual tersebut.