Isekai No Tensai

Isekai No Tensai
Berlebihan


__ADS_3

“ Lihat-lihat itu Shou!” Ujar Lorrie sambil menunjuk nya.


“ Iya-iya itu benar!” Ujar Rosse.


“ Shou, berjuanglah!” Teriak Lisa.


“ Shou, jangan sampai kalah!” Teriak Lacasina juga. Seketika Shou melirik ke arah mereka dan melambaikan tangannya, setelah itu dia lanjut berbaris. Lalu Tak lama kemudian muncul proyeksi raksasa yang mengelilingi arena tersebut.


“ Hallo, selamat pagi semuanya kembali lagi bersama saya Wolver, tahun ini kita akan menyelenggarakan Pertandingan spektakuler World Arena !” Ucap pembawa acara sambil memegang benda seperti mix.


“ World Arena kali ini sepertinya lebih meriah dari tahun sebelumnya.” Ujar Chelly.


“ Alat yang dibawanya itu sepertinya buatan Shou.” Ujar Lorrie.


“ iya, itu adalah alat sihir buatan Shou yang digunakan untuk mengeraskan suara.” Ujar Chelly.


“ Pantas saja suara nya terdengar sangat jelas. Shou itu benar-benar jenius!” Ujar Chelly.


“ Yang mulia Shou berada di sebelah sana!” Ujar Chentya sambil menunjuk nya.


“ Aku yakin World Arena tahun ini akan dimenangkan oleh kelompok nya.” Ujar Balx.

__ADS_1


“ Tentu saja, dia pasti akan memenangkan nya.” Ucap Kaisar.


“ Kalau begitu mari kita mulai Pertandingan pertama, dari sisi biru ada tim akademi sihir Groove yang terdiri dari Shou, Riss, Anastasya, Ryuzen, Klause!” Jelas Wolver. Para penonton pun bertepuk tangan dengan meriah. “ Dan disisi merah ada tim akademi Gold Star, yang terdiri dari Ren, Rin, Lloyd, Rexi dan Rubia!” Lanjutnya. Para penonton pun bersorak dan bertepuk tangan dengan lebih meriah.


“ Sial, lawan kita langsung mereka!” Ujar Ryuzen.


“ Tahun lalu mereka yang mengalahkan Tim akademi kita!” Ujar Klause.


“ Kita hanya perlu mengalahkan mereka kan?” Tanya Shou.


“ Itu tidak semudah yang kau katakan, mereka itu adalah tim yang sangat kuat!” Ujar Ryuzen.


“ Kau ini masih tahun pertama di akademi sihir, belum banyak sihir yang kau pelajari.” Ujar Ryuzen.


“ Orang lemah seperti mu lebih baik diam dan lihat saja aku!” Ujar Shou.


“ Apa katamu?” Tanya Ryuzen kesal.


“ Ryuzen sabar, kita tidak boleh berkelahi dengannya. Bagaimana pun dia adalah tim kita!” Ujar Klause.


“ 3,2,1 mulai!” Ucap Wolver memulai Pertandingan. Namun sedetik setelah Pertandingan dimulai Shou langsung menyambar musuhnya dengan sihir petir yang cukup kuat. Tim akademi gold star pun langsung dinyatakan kalah karena tidak bisa melanjutkan pertandingan.

__ADS_1


“ Apa itu tadi?” Tanya Ryuzen terkejut.


“ Lawannya terlalu lemah, bahkan tadi belum cukup untuk pemanasan.” Ujar Shou.


“ Ternyata dia tidak asal bicara, dia memang benar-benar kuat!” Ujar Ryuzen dalam hati.


“ Wajar saja, karena dia adalah orang yang mengalahkan Dewa Zeno!” Bisik Anastasya pada Ryuzen. Ryuzen pun semakin terkejut. Dia hanya bisa tersenyum dengan kekuatan Shou yang luar biasa tersebut.


“ Shou, seharusnya kamu menahan diri!” Ujar Riss.


“ Aku sudah cukup menahan diri, kalau tidak mungkin semua penonton akan hangus.” Ujar Shou.


“ Shou!” Ujar Riss pelan.


“ Dia langsung menghabisi lawan nya.” Ujar Balx.


“ Sepertinya kekuatan nya terlalu besar dibandingkan murid akademi sihir lainnya.” Ujar Thev.


“ Tentu saja, dia bahkan sudah mengalahkan seorang dewa!” Ujar Chentya.


“ Wow, luar biasa. Saya bahkan tidak tahu apa yang terjadi barusan. Intinya Tim akademi sihir Groove mengalahkan Tim akademi gold star dalam satu detik. Tahun lalu Tim akademi Groove dikalahkan oleh Tim akademi gold star, sepertinya kali ini mereka berniat untuk membalaskan kekalahannya tahun lalu.” Jelas Wolver.

__ADS_1


__ADS_2