Isekai No Tensai

Isekai No Tensai
Menambah kawan


__ADS_3

“ Tidak apa-apa, asalkan kalian tidak mengingkari janji itu sudah cukup.” Ujar Shou.


“ Aku mengerti!” Ucap Ketua Renzi.


“ Aku juga!” Ucap Komandan lezz.


“ Syukurlah, dua petinggi pasukan revolusi iblis telah menjadi rekan Kita.” Ujar Riss.


“ Hei, tadi aku sudah bilang bahwa aku sekarang bukan bagian dari mereka lagi!” Ucap Renzi.


“ Tapi tetap saja, mantan ketua!” Ucap Riss dengan nada yang membuat Renzi kesal.


“ Iya iya, aku mengerti. Jadi jangan panggil aku mantan ketua!” Ucap Renzi. Riss pun tertawa kecil, begitu pun dengan yang lainnya.


“ Kalau begitu lebih baik kalian segera minta maaf kepada mereka!” ujar Shou. Renzi dan Lezz pun mengangguk, lalu Mereka berdua meminta maaf kepada orang-orang yang telah di tawan oleh Mereka yang hendak di jadikan tumbal.

__ADS_1


“ Maafkan aku!” Ucap Renzi sambil menundukkan kepalanya. “ Saat itu aku dikuasai oleh perasaan ingin menguasai semuanya, padahal yang aku inginkan hanyalah hidup dengan bahagia. Kupikir dengan mempunyai kekuatan yang luar biasa aku bisa menjadi orang yang paling bahagia, karena mereka tidak akan berani untuk mengangguku lagi.” Lanjutnya. Tanpa dia sadari, dia mengeluarkan air mata.


“ Maafkan aku juga, aku juga berpikiran demikian. Karena kami para iblis selalu di diksriminasi oleh Ras lain Dan di cap menjadi ras yang terkutuk.” Ucap Lezz.


“ Yah, aku harus bagaimana ya. Aku mungkin tidak akan bisa memaafkan perbuatanmu semudah itu, tetapi setelah mendengar keinginan kecil dari seorang iblis rasanya aku juga merasa bersalah.” Ucap salah seorang yang telah di tawan oleh mereka.


“ hmm, aku juga begitu. Jadi sekarang aku merasa bingung, apakah aku harus marah atau memaafkan Mereka.” Ucap yang lainnya.


“ Tetapi tetap saja dia harus mendapatkan hukuman atas perbuatan nya pada Kita!” Ucap yang lainnya lagi.


“ Tetapi bukankah mereka sudah meminta maaf seperti itu?” Tanya yang lain.


“ Pasti itu karena Shou, jika tidak ada dia pasti Kita akan sekarang Kita sudah menjadi tumbal Mereka!” Ucap yang lainnya juga.


Renzi dan Lezz pun tidak bisa berkata apa-apa, karena mungkin saja memang itu yang akan terjadi jika Shou tidak datang, mereka pun hanya bisa menyesali perbuatan yang telah mereka lakukan.

__ADS_1


“ sudah, sudah. Sekarang giliranku berbicara!” Ucap Shou menghentikan ocehan orang-orang itu. Mereka semua pun akhirnya diam seketika.


“ Ehem-ehem, aku mau bertanya apakah mereka memberi kalian makan ketika kalian di tawan disini?” Tanya Shou.


“ Tentu saja, karena jika tidak kami akan mati dan tidak bisa di jadikan tumbal oleh mereka!” Ucap seseorang.


“ Lalu apakah dari kalian ada yang mati di tangannya?” Tanya Shou lagi.


“ Tentu saja tidak, karena mereka menginginkan kami menjadi tumbalnya!” Jawab yang lain.


“ hmm, berarti saat ini dia memiliki kasus penculikan dan juga percobaan pembunuhan. Biasanya yang melakukan kasus ini akan di penjara sekitar beberapa puluh tahun. Tapi waktu itu tidak cukup berarti bagi mereka karena mereka berumur panjang, jadi mereka tidak akan di penjara.” Jelas Shou.


“ Lalu hukuman apa yang pantas di berikan kepada kami?” Tanya Renzi.


“ Hukuman yang pantas bagi Kalian berdua adalah menjadi bawahan kekaisaran seumur hidup Kalian!” Ucap Shou.

__ADS_1


__ADS_2