Isekai No Tensai

Isekai No Tensai
Hari pertama di akademi sihir


__ADS_3

“ Tapi aku tidak bisa melampaui mu!” Ujar Lorrie.


“ Semua orang punya bakatnya masing-masing, meskipun kau tidak bisa melampaui ku di bidang sihir aku yakin kau pasti bisa melampaui ku dalam bidang lainnya.” Ujar Shou.


“ Dalam bidang lainnya?” Tanya Lorrie.


“ Iya, misalnya saja dalam berbisnis kau lebih hebat daripada ku atau ada pengetahuan yang kau ketahui sedangkan aku tidak tahu sama sekali.” Jelas Shou.


“ hmmm....” Ucap Lorrie.


“ Daripada kamu bingung lebih baik kau segera mencoba tongkat sihir mu.” Ujar Rosse.


“ Baiklah!” Ujar Lorrie.


Mereka semua pun satu per satu mencoba tongkat sihir baru nya.


Keesokan harinya


“ Wah, aku sudah tidak sabar pergi ke akademi!” Ujar Lorrie.


“ Iya aku juga sudah tidak sabar lagi!” Ujar Lisa.


“ Kalau begitu ayo Kita berangkat!” Ujar Shou.


“ Eh, tapi soal putri Chelly gimana?” Tanya Rosse. “ Kita kan yang bertugas mengawalnya, apakah kita akan menjemputnya terlebih dahulu?” Tanya nya lagi.

__ADS_1


“ Tidak, kita hanya di tugaskan untuk mengawalnya di akademi. Jika di luar akademi, dia sudah Punya pengawal pribadinya juga.” Jawab Shou.


“ Oh begitu!” Ucap Rosse. “ Padahal aku yakin kita bisa berteman dengan lebih baik.” Lanjutnya.


“ Kalau begitu kita tinggal berteman dengannya!” Ujar Riss.


“ Berteman dengannya?” Ucap Rosse. “ Mungkin itu ide yang bagus!” Lanjutnya.


“ Kalau begitu ayo Kita berangkat!” Ucap Shou.


“ Ya, aku sudah tidak sabar untuk memamerkan kehebatanku!” Ujar Lorrie.


Merekapun berangkat bersama ke akademi sihir, ketika sampai di depan gerbang akademi mereka berpapasan dengan Lusy.


“ Hallo juga kalian semua!” Ucap Lusy.


“ Wah, kelihatan nya kau sangat cocok memakai seragam itu!” Ujar Rosse.


“ Kamu juga terlihat sangat cocok!” Ujar Lusy. Tak lama kemudian muncul kereta kuda kerajaan dan berhenti di depan mereka. Lalu muncul seorang gadis dari kereta kuda tersebut.


“ Hallo, selamat pagi!” Ucap gadis tersebut.


“ Selamat pagi juga Putri Chelly!” Ucap Lusy agak gugup.


“ Selamat pagi juga Chelly!” Ujar Shou.

__ADS_1


“ Wah Shou, kau terlihat sangat keren!” Ucap Chelly. Dia pun melompat ke arah Shou dan Shou pun secara otomatis menangkapnya.


“ Eh?” Ucap Lusy terkejut. Rosse pun terlihat kesal begitu juga dengan Riss dan Lacasina.


“ Kamu ini seperti anak kecil saja!” Ucap Shou sambil menurunkan nya.


“ Jika aku bisa ditangkap mu seperti tadi aku tidak keberatan menjadi anak kecil lagi!” Ucap Chelly sambil tersenyum.


“ Eh?” Ucap Shou terkejut. “ Kalau begitu aku yang keberatan.” Lanjutnya.


“ Kalau begitu aku tidak masalah kan Shou?” Tanya Riss.


“ Apa maksudmu?” Tanya Shou balik.


“ Aku akan bertingkah seperti anak kecil dan melompat ke arahmu, setelah itu kamu harus menangkapku.” Jawab Riss.


“ Eh, maksudmu yang seperti barusan?” Tanya Shou memastikan. Riss pun mengangguk


“ Eh, meskipun kau ringan tetapi tetap saja...” Ucap Shou kebingungan. Tak lama kemudian bel pun berdenting.


“ Sepertinya sudah mau di mulai, ayo kita pergi!” Ucap Shou sambil berjalan masuk ke dalam akademi sihir. Rosse dan yang lainnya pun mengikuti nya


“ Wah, ternyata murid baru nya banyak juga!” Ucap Shou takjub.


“ Tentu saja, karena ini adalah salah satu akademi sihir terbaik di dunia. Akademi sihir ini sudah menghasilkan banyak penyihir-penyihir yang hebat. Dan juga ku dengar Thev si tombak keadilan juga dulunya masuk ke akademi sihir ini.” Jelas Chelly.

__ADS_1


__ADS_2