Isekai No Tensai

Isekai No Tensai
Lawan yang menakutkan


__ADS_3

Di tengah perjalanan, Shou beserta yang lain menghadapi banyak monster. Dimulai dari serigala biru dan orc, kemudian diikuti beberapa beruang hybrid yang sangat ganas.


“Kenapa banyak sekali monster disini, bukannya pagi tadi kita telah membasmi nya.” Ujar Ranzie.


Shou merasakan firasat buruk tentang hal ini, walaupun kali ini dia di bantu peri nya, sehingga menghadapi monster-monster tersebut bukanlah hal yang sulit. Akan tetapi jika jumlah nya bertambah lagi, berarti di dalam sana terdapat sesuatu yang memicu nya.


“Sebaiknya kita tidak boleh lengah Ran, aku merasakan sesuatu yang sangat buruk di depan sana.” Ujar Shou.


“Tenang saja master, jika ada monster lagi aku akan mengalahkannya. Asalkan jangan Ke tujuh Raja Naga, tapi monster-monster yang sangat mengerikan itu sudah di segel oleh para malaikat ribuan tahun yang lalu, jadi jangan khawatir.” Tutur hikari penuh percaya diri.


“Semoga saja begitu.” Shou menghela nafas.


Ranzie menepuk pundaknya, “jangan terlalu khawatir Shou, kamu ini kan punya peri yang bisa di andalkan.”


“Tapi...”


“Emm..., master tak percaya padaku. Master jahat!” Hikari memalingkan wajahnya.


“Eh,”


Tak lama kemudian kereta kuda tersebut tiba-tiba terhenti.


Erisa yang sejak tadi tertidur pulas di pangkuan Shou pun terbangun.


“Apakah kita sudah sampai?” Ucapnya sambil mengucek-ngucek matanya.

__ADS_1


Ranzie kemudian melangkah ke kursi sang kusir, ia pun bertanya “Ada apa?”


Namun setelah ia melihat beberapa sosok yang menghalangi jalan, ia pun terkejut.


“Apakah ada monster lagi?” Hikari mengikuti nya. Ia pun ikut terkejut dengan apa yang di lihat nya. “Ini tidak mungkin!”


Shou yang merasa terheran sekaligus khawatir itu pun turun dari kereta kudanya. Karena Ranzie dan Hikari terdiam di depan, sehingga tak ada tempat lagi bagi Shou.


“Shou, jangan hadapi mereka sendirian!” Ujar Ranzie ketika tersadar bahwa Shou telah turun dari kereta kuda nya.


“Kak..., jangan pergi!” Gadis kecil yang bernama Erisa itu berlari ketakutan dan memeluk Shou.


“Tak apa-apa Erisa, tunggulah kakak disini. Kakak akan segera kembali!” Shou pun tersenyum dan pergi untuk melihat siapa yang telah menunggu di depan sana.


Erisa sangat ketakutan, ia bergegas memeluk hikari.


Hikari pun merasa merinding, akan tetapi memang benar yang dikatakannya. Bagaimanapun Shou adalah tuan nya.


Ia pun meloncat keluar, dengan diselimuti rasa takut yang luar biasa, dia berdiri disamping Shou.


“Apakah naga ini termasuk 7 raja naga yang kamu maksud, Hikari?”


Hikari pun mengangguk.


“Lalu siapa mereka berdua?” Tanya nya lagi.

__ADS_1


“Perempuan berambut merah itu adalah vampir dan yang satu nya malaikat hitam.”


Shou kemudian mendekat ke arah mereka berdua,


“Apa yang kalian inginkan dari kami?” Tanya nya.


“Wow, Fio, sepertinya dia tidak takut dengan kita, dia sepertinya bukan manusia biasa.” Ucap seorang gadis berambut merah dengan gigi taring kecil yang kelihatan sangat tajam ketika ia membuka mulutnya.


“Aku tak tertarik dengannya, tetapi sepertinya dia telah mengikat kontrak dengan seorang peri, peri itu mangsa ku.” Sosok wanita berambut hitam pekat itu menatap tajam ke arah hikari, ia kemudian mengepakkan sayap hitamnya itu untuk mendekati hikari.


“Apakah kamu bisa menanganinya, Hikari?”


Namun Hikari terdiam, dan malah melangkah mundur ke belakang.


“Hei, aku adalah lawanmu!” Shou menghunuskan katana nya ke arah malaikat hitam tersebut.


“Aku tidak tertarik padamu, manusia itu lemah.” Ucap sang malaikat hitam itu dan semakin mendekati Hikari.


“Kalau begitu, kamu lebih memilih untuk menyerang orang yang ketakutan begitu? Kau kelihatan munafik.” Shou mencoba memanas-manasi nya.


Malaikat hitam itu pun mulai mengalihkan perhatiannya


“Kelihatannya memang benar, tapi apakah kau yakin, bahwa dirimu ini lebih menarik dari nya?”


“Tentu saja, karena aku adalah tuannya.” Ucap Shou penuh percaya diri.

__ADS_1


“Kalau begitu, setidaknya bertahanlah selama 3 detik.”


Tiba-tiba sebilah pedang pun muncul di tangan sang malaikat hitam, kini ia siap untuk mengirimkan Shou ke neraka.


__ADS_2