Isekai No Tensai

Isekai No Tensai
Masa lalu King Griphon


__ADS_3

“Lalu sejak kapan kau berada disini?” Tanya Thev.


“ Mungkin sekitar dua ribu tahun yang lalu, waktu itu mereka membuat keonaran di seluruh dunia. Mereka menghancurkan desa-desa kecil, perkotaan, bahkan kerajaan-kerajaan pun di taklukkannya. Aku yang melihat semua itu membasmi Mereka semua, dan semua ular yang tersisa itu bersembunyi di sebuah Gua yang berada di dekat sini.” Jawab King Griphon.


“ Tapi aku pernah lihat Shou mengalahkan seekor ular raksasa di hutan woodenware.” Ujar balx.


“ Benarkah?” Ucap King Griphon memastikan.


“ Iya, tetapi dia tidak pernah bilang bahwa ular raksasa itu punya kemampuan untuk menghilang.” Ujar balx.


“ Hmmm, mungkin saja ular-ular itu berevolusi.” Ucap King Griphon. “ waktu dulu, Mereka hanya memiliki ukuran paling panjang sepuluh meter, tapi ketika Mereka mengamuk waktu itu menjadi sekitar 15 meter, dan yang baru ku kalahkan berukuran 18-20 meter.” Lanjutnya.

__ADS_1


“ Iya, yang Shou kalahkan juga memiliki panjang sekitar 20 meter.” Ucap balx. “ Tetapi didalamnya terdapat seorang iblis yang tersegel, dan dia bilang bahwa dia adalah mantan seorang raja iblis.” Lanjutnya.


“ Siapa namanya?” Tanya Riss.


“ Rezina, dia sekarang menjadi rekan satu party dengan Shou dan sekarang dia berada di kekaisaran.” Jawab balx.


“ Raja iblis Rezina?” Ucapnya Tak percaya. “ Dia adalah salah satu raja iblis terkuat di dunia, kenapa dia bisa tersegel didalam ular tersebut?” Tanya nya.


“ Kenapa dia mengkhianati nya, padahal mereka terkenal sudah menjadi sahabat sejak Mereka kecil.” Ucap Riss.


“ entahlah, Mana mungkin aku tahu tentang itu. Lagipula darimana kau tahu tentang Mereka berdua?” Tanya balx.

__ADS_1


“ Mereka sangat terkenal di kalangan iblis yang terkadang menjadi sumber perbincangan.” Jawab Riss. “ Aku sangat senang ketika mendengar raja iblis Rezina masih hidup dan hidup berdampingan bersama manusia.” Lanjutnya.


“ Ya, itu semua berkat Shou. Dia selalu melakukan sesuatu yang gila, namun semua itu bukan demi dirinya sendiri melainkan untuk menolong orang lain. Dia berusaha menjadi semakin kuat karena supaya dia bisa menolong Dan melindungi orang lain di sekitar nya, dia suka membuat alat-alat yang sangat hebat itu demi kebaikan orang banyak, dia membuat rancangannya supaya di kemudian hari ada orang yang bisa meniru karya-karya nya itu dan bahkan mengembangkan nya.” Ujar Thev. Dia sangat kagum dengan Shou yang bisa melakukan semua itu. Dia pun meneteskan air matanya karena teringat Shou yang sedang demam dan demamnya semakin parah, sedangkan dia tak bisa melakukan apa-apa sampai latihannya selesai.


“ Baiklah, istirahat selesai. Lanjutkan latihan Kalian!” Ujar King Griphon.


“ Yosh, Ayo Kita mulai!” ujar balx langsung berdiri dengan semangat.


“ Ya, Ayo Kita lakukan!” ucap Thev ikut berdiri juga. Chentya dan Riss pun ikut berdiri, Mereka semua Akan memulai lagi latihannya.


“ Hyaaahhhh!” ucap balx sambil berlari menaiki tebing tersebut. Setelah sampai beberapa meter dia pun kembali ke bawah karena dia hanya baru bisa sampai sejauh itu, namun Kali ini dia sudah bisa mendarat dengan kedua kaki. Setelah itu, dia pun berusaha memanjatnya lagi dan lagi. Dia Tak berhenti-berhenti memanjat tebing tersebut sampai dia kelelahan. Ketika lelah, dia mengatur nafas terlebih dahulu dan memanjat tebing itu lagi, kejadian itu berulang sampai berjam-jam, yang lainnya pun tak jauh berbeda, Mereka semua ingin bertambah kuat dengan cepat supaya Mereka bisa cepat-cepat mengambil tanaman obat itu dan memberikan nya kepada Shou.

__ADS_1


__ADS_2