Isekai No Tensai

Isekai No Tensai
melawan monster misterius


__ADS_3

“ Kenapa jadi banyak kabut disini, padahal sebelumnya tidak ada sama sekali.” Ujar Rosse.


“ Aku punya firasat buruk tentang ini, lebih baik kita segera pergi!” Ujar Shou. Dia pun menggunakan sihir gate nya, Namun anehnya sihirnya tidak berhasil.


“ Kenapa sihir ku tidak keluar?” Tanya Shou. “ Mungkinkah kabut ini yang membuat sihirku tidak berfungsi.” Lanjutnya.


“ Bagaimana ini Shou?” Tanya Lisa ketakutan.


“ Tenang saja, aku akan melindungi mu apapun yang terjadi.” Ujar Shou. Tak lama kemudian muncul seekor monster mengerikan yang memiliki mata merah, gigi-giginya bergerigi dan tajam, di keempat kakinya pun terdapat kuku-kuku tajam dan besar, monster itu pun mendekat ke arah Shou dan yang lainnya.


“ Bagaimana ini Shou?” Tanya Lisa sambil berdiri dibelakangnya.


“ monster ini sangat menakutkan!” Ujar Lorrie. Jari-jemarinya gemetaran, kedua kakinya pun tak mampu untuk melangkah sekalipun.


“ apa yang harus kita lakukan Shou?” Tanya Rosse. Dia juga sangat ketakutan, tapi dia berusaha menyembunyikannya.


“ Kalau sihir tidak berfungsi, kita harus melawannya secara fisik.” Jawab Shou.


“ Tapi bagaimana, aku tidak membawa senjata. Kau dan yang lainnya pun tidak membawanya juga bukan?” Ujar Rosse.

__ADS_1


“ Tidak, aku membawa pedangku!” Ujar Shou.


“ Eh, dimana?” Tanya Rosse.


“ Mungkin tidak terlihat, tapi sebenarnya pedang itu ada padaku.” Jelas Shou.


“ Eh, tapi seharusnya sihir tidak berfungsi bukan? Tapi kenapa pedangmu masih tidak terlihat?” Tanya Rosse.


“ Mungkin saja kabut ini hanya menonaktifkan semua sihir yang akan di keluarkan, sedangkan sihir yang sudah diaktifkan sebelumnya tidak akan terpengaruh oleh kabut ini.” Jelas Shou.


“ Kalau begitu kau pasti bisa melawannya.” Ujar Rosse.


“ Awas Shou!” Ucap Rosse ketika monster tersebut melompat ke arahnya Shou. Untungnya Shou berhasil menahan cengkraman kaki monster tersebut dengan pedang tak terlihat nya.


“ Pergilah, kalian hanya akan membebaniku jika masih berada disini!” Ujar Shou sambil menahan cengkraman monster tersebut.


“ Tapi Shou...” Ucap Rosse.


“ Pergilah!” Ucap Shou sambil terus menahan cengkraman monster tersebut. Rosse yang melihat itu pun merasa sangat tidak tega, tapi saat ini dia tidak bisa membantunya sama sekali.

__ADS_1


“ Ayo Kita pergi Rosse!” Ucap Lorrie sambil menarik tangannya.


“ Tapi Shou....” Ucap Rosse.


“ Dia sudah bilang jika Kita disini hanya akan menjadi beban baginya, jadi lebih baik jika Kita tidak membebaninya!” Ucap Lorrie sambil terus menarik tangannya Rosse, dia juga menarik tangannya Lisa dan pergi menjauh dari tempat tersebut.


“ Terimakasih Lorrie!” Ujar Shou. “ Riss, lebih baik kau pergi bersama mereka juga!” lanjutnya.


“ Tidak, karena aku juga membawa senjata.” Ujar Riss.


“ Tapi bisa-bisa kau...” Ucap Shou. Tak lama kemudian monster tersebut menyerang Shou kembali dengan mencakar-cakar secara beruntun hingga membuat Shou terkena beberapa cakarannya.


“ Shou!” Ucap Riss sambil berlari ke arahnya dan menangkis cakaran dari monster tersebut.


“ Terimakasih Riss!” Ucap Shou.


“ Tak apa-apa, sekali-kali kau boleh bergantung pada orang lain. Karena terkadang, bersama itu lebih baik.” Ujar Riss.


“ Kalau begitu, ayo Kita sama-sama mengalahkan monster mengerikan ini!” Ujar Shou.

__ADS_1


“ Tentu saja!” Ucap Riss. Mereka pun menghindari dari serangan berikutnya dan melancarkan serangan balasan, monster tersebut pun menggeram kesakitan setelah pedang Shou dan Riss berhasil melukainya.


__ADS_2