
" Tentu saja, apalagi Shou menambahkan sistem lagi yang sangat rumit sehingga salinannya bisa bergerak sesuai keinginannya." Lanjut Rosse.
" Yah, dia pernah bilang jangan bandingkan orang lain dengannya karena dia benar-benar gila. " Ujar Lorrie.
" Siapa yang kamu sebut gila?" Tanya Lisa.
" Eh, tidak itu anu...."
" Dia bilang Shou gila." Jawab Rosse.
Lorrie pun terkejut.
" Eh.....?"
Sorot mata Lisa dan Lacasina terfokus pada Lorrie, namun bukan karena mereka kagum atau semacamnya, tetapi....
" Ayo kita beri dia pelajaran!" Ujar Lisa.
" Dengan senang hati. " Gumam Lacasina.
" Rosse, kamu kejam!"
Rosse hanya memalingkan wajahnya tanpa merasa bersalah sedikitpun.
Lorrie pun terlihat agak kesal, namun kekesalan dua gadis itu lebih besar daripada yang dimiliki nya.
Dia pun menelan ludahnya, setelah itu dia memcoba untuk pergi dengan pelan-pelan.
" Kau mau kemana, pelajaran baru saja akan dimulai." Gumam Lisa.
Mendengar itu Lorrie pun langsung merinding.
" Apa itu?" Tanya Lorrie sambil menunjuk ke arah belakang Lisa dan Lacasina.
Mereka berdua pun melirik ke arah yang di maksud Lorrie.
" Apa, tidak ada apa-apa." Ujar Lisa.
__ADS_1
Kemudian dia berbalik lagi ke arah Lorrie, namun ketika berbalik Lorrie sudah tidak ada lagi disana.
" Kemana dia?" Tanya Lisa.
" Selagi kalian membalikkan badan Lorrie langsung pergi dengan sihir Fly nya." Jawab Rosse.
" Apa....?"
Lisa kelihatan sangat kesal, begitu pun dengan Lacasina.
" Dia ke arah mana?" Tanya Lisa lagi.
" Kesana!"
Rosse menunjuk ke sebuah tempat dengan jari telunjuknya.
" Terimakasih! "
Lalu Lacasina dan Lisa pun segera pergi ke arah yang dimaksud Rosse dengan kecepatan penuh.
" Terimakasih Rosse, kamu menyelamatkanku."
" Bukan apa-apa, lagipula aku hanya memberikanmu jubah autotomi itu."
" Ya, berkat itu aku tertolong. Aku benar-benar berterimakasih, kalau tidak ada jubah ini mungkin sekarang mereka sedang menghujaniku dengan sihir yang sangat mematikan."
" Kalau begitu sebagai tanda terimakasih mu kamu harus membantuku memasak."
" Siap!"
Kemudian mereka membaca resep curry rice.
Bahan Utama:
1 blok golden curry (sekitar 50 gram)
200 gram daging sapi
__ADS_1
1 buah kentang
1 buah wortel
1 tangkai daun bawang
Bahan pelengkap:
2 siung bawang merah
2 siung bawang putih
1 sdt garam
1 sdt gula
1 sdt merica bubuk
200 ml air putih
" Golden Curry itu apa?" Tanya Lorrie heran.
" Mungkin itu adalah bahan yang paling utamanya karena ada nama curry nya, tapi aku tidak tahu golden curry itu yang seperti apa, kalau saja ada dewi yang sedang menganggur mungkin aku akan bertanya padanya.
Mereka berdua pun berpikir sejenak.
" Bagaimana kalau kamu menyiapkan bahan-bahan yang lainnya dulu, aku akn mencari dewi yang sedang tidak ada kerjaan." Saran Lorrie.
" Tapi kalau begitu kamu mungkin akan bertemu dengan Lisa dan Lacasina, kau yakin tidak apa-apa? "
" Ups, benar juga. Tapi itu bukan masalah selagi aku terus memakai jubah ini."
Lorrie pun tersenyum lebar, Rosse pun ikut tersenyum.
" Yaampun kamu ini, baiklah aku akan menyiapkan bahan lainnya, pastikan dewi nya yang sedang menganggur atau tidak sibuk. "
" Tenang saja, lagipula meskipun mereka sedang tidak menganggur mereka itu tidak digaji sama sekali." Ucap Lorrie.
__ADS_1
Kemudian dia pun tertawa lepas, Rosse pun bingung harus menjawab apa dan hanya tersenyum.