
" Lorrie bagaimana ini?" Tanya Rosse yang sedang terengah-engah.
" Aku juga tidak tahu!" Jawabnya sambil menebas seekor monster. Setelah itu pun dia terengah-engah juga karena kelelahan.
" Bertahanlah, sebentar lagi para guru akan datang." Ujar Riss mencoba untuk menenangkan suasana.
" Tapi sudah satu jam setelah evakuasi, seharusnya mereka sudah sampai disini, ibu… tolong aku!" Rosse merengek dan menangis tersedu-sedu.
" Shou…, kamu kemana?" Tanya Lisa dalam hati. dia berharap Shou akan muncul dan menghabisi semua monster-monster nya.
Beberapa saat kemudian muncul ribuan anak panah yang berasal dari atas langit, ribuan anak panah tersebut menghantam para monster-monster tersebut hingga tak tersisa.
Setelah itu dari atas langit tersebut turun seorang perempuan cantik yang di kelilingi oleh cahaya yang cukup terang.
" Apakah kalian tidak apa-apa?" Tanyanya dengan sangat lembut, hingga Lorrie dan yang lainnya sejenak melupakan rasa letih mereka.
" Sepertinya kalian sangat kelelahan, minumlah air ini!" Ujar nya seraya memberikan sekantong air kepada Lorrie. Setelah itu dia memberikan masing-masing satu kantong air kepada yang lainnya.
" Terimakasih!"
Mereka pun meminum air yang diberikan oleh perempuan cantik tersebut.
" Wah, sangat segar. tenaga ku terasa pulih kembali!"
" Iya benar, sebenarnya air apa ini?" Tanya Rosse.
" Itu adalah air suci yang di campur dengan buah Mana yang sudah di ekstrak."
" Memangnya buah Mana itu ada nya dimana, aku belum pernah mendengarnya sama sekali."
" Tentu saja, karena pohonnya hanya ada di alam dewa."
__ADS_1
Lorrie dan yang lainnya pun terkejut, bahkan Lorrie yang sedang meneguk air tersebut tersedak.
" Memangnya alam dewa itu ada?"
" Tentu saja!"
" wah…" Rosse terkagum.
" Berarti kamu ini adalah…"
" Benar, aku adalah seorang dewi. Tapi aku tidak tinggal di sana."
" Tentu saja, karena kamu dewi berarti kamu tinggal di alam dewi." Ujar Rosse asal.
" Tidak, semua dewa dan dewi tinggal di alam dewa. Namun hanya ada beberapa yang tidak tinggal disana."
" Eh, kenapa?" Tanya Lorrie.
" apa alasannya?" Tanya Rosse.
" soal itu…"
" Teman-teman!" Teriak Lacasina dari kejauhan. Dia berlari ke arah Rosse dan yang lainnya beserta beberapa pengajar.
" Maaf kami agak lama, soalnya tadi tiba-tiba ada beberapa monster yang muncul di dalam."
" Lalu bagaimana kondisi para murid?" Tanya Rosse.
" Mereka sudah berada di tempat aman, lagipula disana ada Ryuzen dan Anastasya. Jika ada monster disana, mereka bisa diandalkan."
" Siapa dia?" Tanya Bu guru Elein sambil melirik Perempuan cantik yang di kelilingi cahaya tersebut.
__ADS_1
" Dia adalah seorang dewi." Jawab Rosse.
" Perkenalkan, saya Laxmi. seperti yang dia katakan, saya adalah seorang dewi."
" Dewi?"
para pengajar beserta Lacasina pun terkejut
" Iya, saya adalah seorang dewi."
" Laxmi, sepertinya aku kenal nama itu." Gumam Bu guru Elein.
" Dia adalah…"
" Ada apa?" Tanya Lacasina.
" Dia adalah salah satu dari keempat dewi agung. Laxmi, dewi keilmuan."
Semuanya pun terkejut
" Sangat benar sekali, seratus point untuk mu." Ujar Dewi Laxmi.
" Kenapa dewi agung sepertimu sampai datang kemari, memangnya apa yang sedang terjadi?" Tanya Bu guru Elein.
" Sekarang masih belum di mulai, tapi sebentar lagi dunia ini akan menjadi seperti neraka."
Semuanya pun tersontak
" Apa maksudnya?" Tanya Bu guru Elein.
Rosse dan Lacasina pun gemetaran, Lorrie juga tidak jauh berbeda.
__ADS_1