
“ Nah, setelah ini hujan akan terus muncul minimal sehari sekali dan durasinya satu jam.” Ujar Shou.
“ Jika sudah seperti ini, para petani takkan lagi kekurangan air untuk ladangnya. Terimakasih Shou, tanpa mu ini hanyalah angan-angan bagi kami.” Ucap Raja Asters.
“ Tak masalah, memang sejak awal aku berniat membantu kalian tanpa diminta sekalipun.” Ujar Shou.
“ Tetapi tetap saja aku sangat berterimakasih dan sebagai tanda terimakasihku, aku akan mengabulkan satu permintaan mu semampuku.” Ucap Raja Asters. Shou pun berpikir sejenak
“ apakah namaku sudah tersebar di kerajaan ini?” Tanya Shou.
“ Belum, tapi nanti aku pasti akan membuat mu terkenal di kerajaan ini.” Jawab Raja Asters.
“ Tidak tidak, jangan sebarkan namaku. Permintaan ku adalah semua data tentang ku jangan di sebar luaskan, dan perintahkan orang-orang yang sudah tahu supaya mereka tidak menyebar luaskan tentang diriku.” Ujar Shou.
“ Baiklah jika itu permintaanmu, aku akan segera menyuruh bawahanku untuk menutup rapat semua data tentangmu.” Ucap Raja Asters.
“ Terimakasih, dengan begini aku akan menjadi siswa akademi biasa seperti yang lain.” Ujar Shou. Dia terlihat sangat senang
__ADS_1
Tak lama kemudian terlihat beberapa orang mendekat ke arah Shou dan yang lainnya
“ Yang mulia, apakah alat ini yang bisa menciptakan hujan buatan itu?” Tanya seseorang.
“ Iya benar!” Jawab Raja Asters.
“ Bukan hanya menurunkan hujan buatan, tapi alat ini juga berguna untuk mengusir hama yang sering hinggap di perkebunan dan pertanian.” Ujar Shou.
“ Yang mulia, siapakah orang bertopeng ini?” Tanya orang tadi.
“ Dia adalah orang yang menciptakan alat ini, namanya adalah....” Ketika Raja Asters hendak menyebutkan nama Shou dia teringat akan pesannya barusan. “ Eh, panggil saja dia utusan dewa.” Lanjutnya.
“ Bukan, itu hanya julukanku saja.” Jawab Shou.
“ Apakah sekarang kami tidak akan kekurangan air lagi, apakah kami tidak akan mengalami gagal panen lagi?” Tanya seorang gadis kecil.
“ Tentu saja, kalian tidak akan pernah kekurangan air lagi. Hasil panen kalian pun akan meningkat drastis.” Jawab Shou. Orang-orang tersebut pun terlihat sangat bahagia, sampai-sampai mereka bersujud dihadapan Shou.
__ADS_1
“ Terimakasih utusan dewa, kami akan memanfaatkan sebaik mungkin anugerah yang anda berikan ini.” Ucap seorang laki-laki dewasa.
“ berdirilah!” Ujar Shou. Lalu orang-orang tersebut pun berdirilah kembali seperti semula.
“ Aku akan memberikan pesan kepada kalian, tolong taati dan juga bilang kepada seluruh penduduk desa ini menaatinya juga.” Ujar Shou.
“ Siap, kami akan melaksanakan nya!” Ucap seorang laki-laki dewasa.
“ pertama, ketika kalian bercocok tanam gunakan pupuk organik yang bisa didapatkan dari kotoran hewan dan juga buah-buahan serta sayuran yang sudah membusuk supaya hasilnya akan semakin baik. Yang kedua, kalian harus membantu orang miskin, berilah mereka makanan dan pakaian seperlunya lalu ajak dia supaya bekerja dengan kalian jika itu memungkinkan, supaya kalian tidak merasa terbebani dengan adanya orang miskin itu.” Jelas Shou.
“ Baiklah, kami akan melaksanakan nya!” Ujar laki-laki tersebut.
“ kakak, kakak, aku ingin melihat hujan lagi sekarang. Apakah kakak bisa menurunkanny?” Tanya seorang gadis kecil.
“ Tentu saja, tunggu sebentar!” Jawab Shou. “ Tapi sebelum itu, pakailah alat ini!” Ujar Shou sambil mengeluarkan sebuah payung.
“ Apa itu?” Tanya gadis kecil tersebut.
__ADS_1
“ Ini adalah payung, alat ini akan melindungi mu dari hujan.” Jawab Shou. Shou pun membagikan payung tersebut kepada setiap orang yang ada disana termasuk Raja Asters dan putrinya. Tak lama kemudian langit menjadi mendung dan akhirnya hujan turun cukup lebat.