
Perang masih terus berkecamuk, suara dentuman peluru sihir dengan ledakan-ledakan yang di timbulkan oleh serangan para makhluk asing itu membuat rakyat-rakyat biasa gemetar ketakutan dan gelisah karena tidak bisa melakukan apa-apa, mereka hanya bisa bersembunyi di ruang bawah tanah yang dulu pernah dipersiapkan shou dalam menghadapi segerombolan pasukan iblis, mereka hanya bisa pasrah dan berharap supaya pasukan kekaisaran bisa memukul mundur pasukan musuh.
Ketika perang masih terua berlanjut, muncul sebuah pesawat raksasa yang sangat besar, pesawat tersebut mendarat di daratan pemukiman warga sehingga ratusan rumah dan bangunan lainnya lenyap tertimpa pesawat raksasa tersebut. Setelah itu dari dalam pesawat tersebut keluar orang-orang dengan berpakaian aneh serba ketat yang menutupi seluruh anggota badannya.
" Serang mereka!" Ucap kaisar sambil mengacungkan pedangnya.
Para pasukan kekaisaran pun menembaki musuh tiada henti, kali ini mereka mengutamakan untuk menyerang pasukan musuh yang sudah berada di daratan karena mereka bisa saja menyelinap dan menghabisi rakyat-rakyat biasa yang sedang bersembunyi di ruang bawah tanah.
" Tim medis bawa pasukan yang terluka ke belakang, dan pasukan yang masih bisa bertahan lindungi tim medis dari serangan musuh!" Ujar Thev mengatur strategi.
Dia berusaha semaksimal mungkin untuk mengatur para pasukan, karena dalam peperangan kali ini kekaisaran tidak mempersiapkan strategi apapun untuk melawan makhluk-makhluk asing itu.
" Hyahhhh…." Ucap balx seraya menebas pasukan musuh dengan kedua kapaknya. Dia ikut menyerang pasukan musuh yang berada di daratan karena tidak terlalu ahli dalam pertarungan jarak jauh.
" Ternyata pertarungan jarak dekat memang yang terbaik." Ucap nya sambil terus menebas para musuh.
__ADS_1
Balx terus menerus menyerang musuh dengan membabi buta, hingga mayat musuh pun bergelimpangan dimana-mana dan menumpuk.
Namun saat ini dia sudah kelihatan agak lelah, dia tidak mengayunkan kapaknya seperti sebelumnya, gerakannya lebih lambat sehingga beberapa musuh nya bisa mengelak dari tebasannya.
" Sial, jumlah mereka sangat banyak."
Di tengah kepungan musuh, balx berusaha dengan sekuat tenaga untuk menyerang mereka, namun musuh nya pun tidak tinggal diam, mereka menembakkan senapan laser sehingga tubuh balx pun terluka cukup parah.
" Sepertinya aku hanya bisa sampai sini saja." Ucap nya pasrah.
Lalu tiba-tiba muncul anak panah yang menghujani tempat di sekitar balx, semua pasukan musuh yang tadinya telah mengepung balx pun semuanya mati.
" Apakah kau tidak apa-apa?" Tanyanya.
Balx terdiam seketika, dia tidak percaya dengan apa yang dilihat nya.
__ADS_1
" Wah, dia sangat cantik." Gumam balx dalam hati.
" Kalau begitu aku akan menyembuhkan luka mu."
Lalu gadis berparas cantik tersebut merapalkan sebuah mantra dan beberapa saat kemudian semua luka balx telah hilang.
" Semua luka mu sudah aku sembuhkan."
" Dia sangat cantik, benar-benar cantik." Gumam balx dalam hati.
" Hei, kau bisa bicara atau tidak, kau tidak menjawab sekalipun perkataanku."
" Aku ingin terus bersamanya." Gumam balx tanpa menyadari bahwa gadis tersebut kesal pada nya.
" Hmmph, dasar tidak tahu terimakasih!"
__ADS_1
Lalu gadis tersebut pun melayang kembali ke atas, kemudian dia melancarkan berbagai sihir ke arah musuh.
Dia menembakkan sebuah sihir api, angin, tanah, air dengan sekaligus ke arah segerombolan pesawat tempur musuh hingga mereka pun lenyap seketika akibat ledakan yang di timbulkan oleh serangan sihir tersebut.