
“ Heh?” Ucap Riss tak percaya. “ Kenapa kau ingin ikut bersama Shou?” Tanyanya agak takut
“ Tentu saja karena aku tertarik padanya!” Jawab Dark Snake.
“ Hmm, tapi dengan wujud sebesar itu kau Akan menakuti semua orang.” Jelas Shou.
“ Tenang saja, karena aku bisa berubah bentuk!” Ujarnya. Tiba-tiba muncul kabut dari tubuhnya Dark Snake, dan Ular raksasa tersebut pun tiba-tiba menghilang dan tiba-tiba muncul seorang laki-laki muda yang berdiri disana.
“ Siapa kau, dan juga kemana Dark Snake?” Tanya Chentya.
“ Hahaha, kau tak perlu cemas begitu. Aku adalah Dark Snake!” Ucap orang tersebut. Chentya pun terkejut. Yang lainnya pun ikut terkejut termasuk Shou
“ Tapi kenapa kau tidak pernah bilang sebelumnya bahwa kau bisa berubah bentuk?” Tanya Lezz.
“ Memangnya aku perlu memberitahukan kemampuan ku?” Tanyanya balik.
“ Tentu saja tidak, itu terserah dirimu.” Jawab Lezz.
“ Kalau begitu tak masalah bukan?” Tanya nya lagi.
“ Iya, bukan masalah.” Jawab Lezz.
“ Kalau begitu ayo Kita pergi!” ucap Shou.
Mereka pun segera pergi untuk keluar dari gua tersebut
“ Apakah kalian sudah menemukan tanaman obatnya?” Tanya King Griphon ketika melihat Riss dan yang lainnya keluar dari gua. “ Dan siapa mereka?” Tanyanya lagi.
__ADS_1
“ Hei, apakah kau tidak mengingatku Lucky?” Tanya Dark Snake.
“ Berarti kau ini adalah Lucius!” Ucap King Griphon.
“ Yo, sahabat lama!” Ujar Dark Snake.
“ Kenapa kau keluar dari persembunyian mu?” Tanya King Griphon.
“ Aku sudah bosan bersembunyi disana, Lagipula sekarang tempat itu sudah menjadi kosong.” Ucap Dark Snake.
“ Apa maksudmu?” Tanya King Griphon.
“ Dia Sudah menghabisi semua ular-ular itu!” Ucap Dark Snake sambil melirik ke arah Shou.
“ Sebelumnya aku tidak pernah melihatmu, kenapa kau bisa ada disana?” Tanya King Griphon.
“ Tetapi bukannya kau harus pergi ke tempat itu dulu sebelum kau bisa menggunakannya kesana?” Tanya Chentya.
“ Tentu saja karena ada Kalian!” Jawab Shou.
“ Apa maksudmu,aku tidak mengerti.” Ucap Chentya tak paham.
“ Aku memasang sihir pendeteksi kepada Kalian. Jadi kemanapun Kalian pergi, aku akan tetap bisa mengetahuinya dan juga aku bisa pergi ke tempat kalian saat itu dengan sihir teleport ku.” Jelas Shou. Namun kelihatannya Chentya masih tidak terlalu paham dengan penjelasan dari Shou.
“ Intinya, kau bisa datang menemui kami semaumu dan juga kau bisa mengetahui lokasi kami dimanapun itu berada.” Ucap Chentya memaksakan diri untuk paham.
“ Ya, intinya memang begitu.” Ujar Shou.
__ADS_1
“ Tapi apakah kau bisa mengetahui apa yang kami lakukan dengan sihir pendeteksimu?” Tanya Thev.
“ Tidak, tetapi jika aku mengembangkannya mungkin bisa.” Jawab Shou.
“ Jangan!” Ucap Chentya. “ Jangan pernah mengembangkan sihir itu!” Lanjut nya.
“ Memangnya kenapa?” Tanya Shou.
“ Pokok nya jangan!” Ucap Chentya. Mukanya tiba-tiba memerah
“ Eh, apakah kau sakit?” Tanya Shou ketika melihat muka Chentya memerah. “ Biar aku sembuhkan menggunakan sihir Penyembuhku!” Lanjut Shou.
“ Tidak apa-apa, aku tidak sakit. Tapi pastikan saja kau tidak mengembangkan sihir itu!” Ucap Chentya
“ Eh, Memangnya kenapa?” Tanya Shou.
“ Pokoknya jangan saja!” Ucap Chentya.
“ Sepertinya dia memang tidak peka.” Ucap Thev.
“ iya!” Ucap Balx.
“ Pokoknya jangan pernah mengembangkan sihir itu, jangan pernah!” Ucap Chentya.
“ Baiklah jika kau memaksa.” Ucap Shou.
“ Aku tidak memaksa, hanya saja itu demi kebaikanmu juga.” Ucap Chentya.
__ADS_1
“ Eh?” Ucap Shou tak paham.