Isekai No Tensai

Isekai No Tensai
Shou yang semakin kuat


__ADS_3

" Shou!" Teriak Lacasina setelah melihat sosok shou yang melayang di atas atap akademi sihir.


Namun Shou tidak menghiraukannya sama sekali, bahkan Rosse dan yang lainnya pun ikut berteriak padanya tetapi tetap saja, shou tidak menengok sama sekali.


" Kenapa dia tidak menghiraukan panggilan kita?" Tanya Lisa bingung sekaligus khawatir.


" Iya, seperti bukan dirinya saja." Gumam Rosse.


" Sebenarnya dia itu kesambet apa, sampai-sampai dia tidak menghiraukan kita sama sekali." Ujar Lorrie.


Lalu beberapa saat kemudian tiba-tiba awan berubah menjadi mendung.


" Kenapa awannya menjadi mendung?" Tanya Bu guru elein.


Setelah itu tiba-tiba petir menggelegar, angin bertiup dengan sangat kencang dan tanah pun bergetar.


Semua orang yang berada disana sangat ketakutan dan panik, termasuk para murid yang sedang bersembunyi di dalam akademi.


" Shou!" Teriak Lisa.


" Ayo kita mencari tempat yang aman!" Ujar Rosse sambil menarik tangannya Lisa.


" Tapi Shou…."


" Dia pasti tidak akan kenapa-napa, percayalah padanya!" Ujar Rosse.


" Riss, kenapa kamu malah diam disini, ayo kita juga harus pergi!" Ujar Lorrie.

__ADS_1


" Tidak perlu. "


" Kenapa, disini berbahaya ayo cepat pergi!"


" Ini tidak akan berbahaya." Ujar Riss.


" Eh, apa maksudmu? " Tanya Lorrie bingung.


" Tunggu saja sebentar lagi."


" Lorrie, ayo kita segera pergi dari sini!" Ujar Rosse mengingatkannya.


" Tapi Riss bilang…"


" Ayo!" Ucap nya seraya menarik lengan Lorrie.


Namun setelah beberapa langkah, tiba-tiba sambaran petir disertai angin dan juga gempa bumi itu berhenti seketika.


" Apa yang sedang terjadi?" Lanjutnya seraya melepaskan lengan nya Lorrie.


Setelah beberapa saat mereka menyadari sesuatu.


" Semuanya kembali seperti semula?" Ucap Rosse tak percaya.


Lorrie dan yang lainnya juga ikut terkejut, kecuali Riss.


" Kemana pergi nya semua bekas-bekas monster itu, bahkan darah mereka juga tidak ada setetes pun." Ujar Bu guru Elein kebingungan.

__ADS_1


" Sebenarnya apa yang telah terjadi Riss?" Tanya Lorrie.


" Ini semua perbuatannya Shou, dia mengembalikan semua keberadaan disini seperti semula. Tembok, atap, benteng, jendela, bahkan tanah nya juga dia mengembalikan nya seperti sebelum monster-monster itu datang kemari."


" Kenapa kamu bisa mengetahuinya?" Tanya Lorrie lagi.


" Shou pernah mengembalikan semua bawahanku dari kematian. Aku tahu jelas sensasinya saat itu, meskipun yang sekarang agak berbeda tetapi aliran mana nya tidak jauh berbeda dengan saat itu."


" Oh iya, aku pernah mendengarnya dari shou." Ujar Rosse.


" Tetapi bukannya waktu itu Shou langsung mengalami demam parah, kenapa kali ini dia terlihat baik-baik saja?" Tanya Lorrie lagi.


" Shou yang sekarang jauh lebih kuat daripada shou yang dulu, apakah kalian ingat saat kaisar memperlihatkan alat pengukur kapasitas mana nya?"


" Iya, aku ingat!" Ujar Lorrie.


" Waktu itu kapasitas mana nya mencapai lebih dari enam ratus ribu, saat pertama kali bertemu aku memperkirakan kapasitas mana nya hanya mencapai sekitar empat ratus ribu."


" Lalu sekarang berapa kapasitas mana nya milik Shou?" Tanya Rosse.


Lalu Riss pun melirik ke arah Shou, namun sedetik kemudian shou tiba-tiba menghilang.


" Eh, kemana dia?" Tanya Rosse heran.


" Sudah ku duga, dia hanyalah bayangan." Ujar Riss.


" Bayangan?" Ucap Rosse masih belum paham.

__ADS_1


" Maksud mu seperti sihir kloning itu?" Gumam Lorrie.


" Benar sekali, dia sepertinya menyebarkan kloning nya ke berbagai tempat untuk mengembalikan semua nya seperti semula."


__ADS_2