
Semua orang yang ada di ruangan itu terpukau dengan apa yang barusan dilakukan oleh shou, mereka juga kebingungan dengan apa yang mereka lihat.
Deretan angka satu sampai sembilan berjejer dalam tiga baris, dan ada sebuah proyektor kecil di atasnya, ketika Shou menekan angka yang ada disana, maka angka yang sama muncul di dalam proyektor tersebut.
"Itu untuk apa Shou?" Tanya ketua guild.
"Ini untuk menambahkan tingkat keamanannya, jika kalian ingin membuka laci ini maka kalian harus menekan beberapa tombol ini dengan urutan yang benar, jika salah maka alarm akan berbunyi dengan keras." Jelas Shou.
Kemudian ia melirik ke arah para petualang peringkat emas dan platinum yang ada disana.
"Dan ketika itu terjadi, kalian harus segera bergegas kemari tanpa banyak basa-basi. Siapapun orang selain petugas yang seharusnya mengurus di bagian ini kamu harus menangkapnya."
"Lalu bagaimana jika yang membuat alarm itu berbunyi adalah adalah salah seorang petugas?" Tanya Ketua guild.
"Jika dia yang bertugas untuk membuka dan menutup brankas ini, berarti ini adalah kesalahan teknis, bukan tindakan pencurian."
"Hmmm, iya benar juga."
Kemudian Shou menyerahkan secarik kertas pada ketua guild.
"Aku sudah menuliskannya, ini adalah kode yang digunakan untuk membuka brankasnya, pastikan tidak ada yang tahu selain yang berwenang."
"Baik Shou." Ketua guild menerima secarik kertas tersebut.
"Selagi aku membereskan kotak-kotak ini, aku juga sudah memasukkan uang ku kedalamnya. Jadi nanti tinggal kalian cek saja nominalnya."
__ADS_1
"Apakah itu benar Shou?" Tanya ketua guild tak percaya.
"Untuk apa aku berbohong, kalian tinggal buka brankas ini dan kalian akan segera tahu apa yang ada didalamnya."
"Baiklah kalau begitu, Shou."
"Dan ingat, jangan sampai orang lain selain petugas yang tahu tentang kode nya."
" Siap Shou!"
"Kalau begitu aku pamit dulu." Ujar Shou. Tak lama kemudian ia menghilang entah kemana.
"Aku benar-benar penasaran dengan isinya, sebenarnya berapa uang yang dititipkannya." Ucap ketua guild.
Sepertinya bukan ia saja yang penasaran, semua yang ada disana juga, mereka ingin melihat gundukan emas yang disimpan oleh Shou.
"Jika kalian ingin melihat isinya, maka kalian harus berbalik dulu." Ucap ketua guild.
Tanpa basa-basi mereka pun menuruti perkataan nya.
Kemudian ketua guild membuka isi kertas yang baru saja diberikan oleh Shou.
Setelah itu ia menghampiri sebuah laci yang lebih besar daripada yang lain, di pojok bagian atas nya tertulis "Investasi utama".
Kemudian ia menekan beberapa angka, dan laci itu pun terbuka.
__ADS_1
Ketua terlihat sangat tegang ketika melihat laci itu terbuka perlahan, namun setelah terbuka ia kelihatan kecewa karena didalamnya hanya ada sebuah kotak kecil.
"Apakah Shou becanda?" Gumamnya sambil mengambil kotak tersebut.
Semua orang pun berbalik lagi.
"Apa itu ketua?" Tanya salah seorang petualang.
"Ini adalah investasi dari Shou, aku tidak tahu isinya apa. Meskipun isinya koin emas, tapi jumlahnya tidak akan melebihi 500 keping menurut perkiraanku." Ujar ketua guild.
"Mungkin saja ini barang berharga lain yang nilainya lebih tinggi dari berlian." Ucap Vivi.
"Entahlah, daripada bingung lebih baik kita membukanya saja."
Kemudian semua yang ada disana pun mendekat, dan ketua pun bersiap untuk membukanya.
"Oh iya, apakah ketua menyadari pesanku yang ada didalam brankasnya. Ya sudahlah, lagipula dia pasti akan membacanya nanti." Gumam Shou yang sedang duduk di sebuah kursi.
"Eh..., apa, apa yang terjadi, kotak ini bergerak-gerak dengan sendirinya." Ujar ketua guild sambil menahan kotak tersebut.
Beberapa saat kemudian dia menjauh dari kotak tersebut karena takut, para petualang pun sudah bersiap menghunuskan senjatanya.
Dan " Boom "
Lautan emas tiba-tiba muncul dari kotak kecil tersebut, ketua guild dan yang lainnya berusaha untuk bertahan dari arusnya yang deras itu.
__ADS_1
Setelah berhenti, seluruh ruangan tersebut di penuhi oleh koin-koin emas yang entah berapa jumlah nya.