
"baiklah kalau begitu, sama-sama." Ucap dewi Shelly.
" Tadi kau bilang bahwa shou tidak ingin menjadi King Of God, memangnya kau tahu itu gelar yang seperti apa?" Tanya Dewi Ruzmi.
" Tidak, sama sekali tidak tahu. Tetapi aku yakin shou tidak akan menginginkan gelar itu." Jawab kaisar.
" Kenapa kamu begitu yakin shou tidak menginginkan gelar itu jika kau sendiri pun tidak tahu arti dari gelar itu? "
" Menurut sudut pandangku, shou tidak pernah mencari gelar, namun gelar lah yang mencarinya. Meski begitu dia tidak terlalu suka dengan gelarnya, karena menurutnya itu hanya akan membuat batasan antara dirinya dengan orang lain. Ketika dia dimasukkan ke akademi sihir, dia meminta kepadaku supaya identitasnya sebagai salah satu petinggi kekaisaran disembunyikan, meskipun begitu karena dia selalu melakukan hal yang luar biasa, dia di pandang tinggi oleh teman-teman dan guru nya di akademi. " Jelas kaisar.
" Sepertinya kamu sangat mengenal shou dengan baik, padahal kau adalah seorang pemimpin yang sibuk mengurus pemerintahannya." Ujar Dewi Ruzmi.
" Dia selalu membantuku dalam berbagai bidang. Tidak, lebih tepat nya dia selalu menolongku. Dia selalu menolongku dalam menghadapi permasalahan-permasalahan yang tidak bisa ku hadapi. Dia benar-benar hebat, dia bagaikan pahlawan bagi ku. "
" Yah, aku juga melihatnya. Dia selalu menolongmu ketika kau dalam masalah, dari ketika pasukan iblis yang ingin menyerang istana kekaisaran hingga kini ketika para Reiyu menghancurkan dunia."
" Eh, kenapa kamu tahu tentang pasukan iblis yang menyerang kekaisaran, apakah shou memberitahu mu?" Tanya kaisar heran.
" Tidak, dia tidak memberitahu ku. Aku memiliki sebuah bola sihir yang bisa memperlihatkan aktivitas orang-orang yang berada di dunia ini."
__ADS_1
" Wah, hebat. Aku tidak tahu ternyata ada alat sehebat itu." Gumam kaisar takjub.
" Aku yakin, shou pasti bisa membuatkannya untukmu." Ujar Dewi Shelly.
" Benarkah?" Tanya Kaisar tak percaya.
" Kecerdasannya jauh lebih hebat dari dewi keilmuan, mana mungkin dia tidak bisa membuat benda yang sederhana seperti ini." Jelas dewi Shelly.
" Shou lebih cerdas dari dewi Laxmi?" Gumam kaisar pelan. Dia benar-benar tidak pernah menyangka shou sehebat itu.
" Meskipun begitu, dia tidak menyadari berapa banyak gadis yang menyukainya."
" Kamu memang benar, dia orang nya benar-benar tidak peka sama sekali."
" Shelly, aku ingin pergi dulu ke alam dewa. Ada sesuatu yang ingin ku bicarakan dengan mereka." Ujar Dewi Ruzmi.
" Baiklah, waktu kita tinggal sebentar lagi. Pastikan semuanya beres!" Gumam dewi Shelly sambil mengedipkan mata kanannya.
" Tentu saja!"
__ADS_1
Beberapa saat kemudian dewi Ruzmi pun menghilang seketika.
" Kalau begitu aku juga akan membereskan para reiyu yang berada di tempat lain, sampai jumpa!"
Sebelum dewi Shelly mengaktifkan sihir teleport nya, kaisar menghentikannya.
" Tunggu, tunggu!"
" Ada apa?" Tanya dewi Shelly.
" Tadi kamu bilang waktu kalian tinggal sebentar lagi, apa maksudnya?" Tanya kaisar heran.
" Oh, soal itu. Memang benar, kami hanya mempunyai waktu beberapa jam lagi sebelum kembali ke arsy, memangnya kenapa?"
" Kenapa kalian harus terburu-buru, kalian boleh tinggal berapa lama pun yang kalian mau, aku akan memberikan pelayanan yang terbaik untuk kalian."
" Bukan itu masalahnya, kami tidak bisa tinggal lebih lama lagi disini karena memang tidak bisa."
" Kenapa tidak bisa?" Tanya kaisar semakin heran.
__ADS_1
" Itu karena…."