Isekai No Tensai

Isekai No Tensai
Tidak sadar


__ADS_3

“ Kenapa kau bisa tahu jumlahnya?” Tanya Rosse.


“ Buset, jumlahnya jauh lebih besar daripada punyaku!” Ujar Lorrie.


“ Aku bisa melihat semacam aura yang terpancar dari seseorang, kekuatan ku ini bangkit setelah aku berhasil menyelesaikan pelatihan dari guru King Griphon bersama Thev,Balx dan Chentya.” Jelas Riss.


“ Apa yang kalian maksud itu 3 orang terkuat di kekaisaran?” Tanya Bu Guru Elein memastikan.


“ Iya, memangnya kenapa?” Tanya Riss balik.


“ Oh iya, sudah beberapa hari kita meninggalkan kekaisaran. Bagaimana keadaan nya sekarang ya?” Ujar Lorrie.


“ Apakah kalian semua ini dari kekaisaran?” Tanya Bu Guru Elein. Dia terlihat terkejut


“ Iya, sebenarnya kami semua ini ditugaskan untuk menjadi pengawal pribadinya Chelly karena akhir-akhir ini sering terjadi pemberontakan di kerajaan ini. Tapi pada akhirnya Shou menyelesaikan akar dari pemberontakan di kerajaan ini yang diakibatkan oleh musim kemarau yang berkepanjangan, jadi sekarang Chelly tidak membutuhkan pengawal pribadimya lagi.” Jelas Rosse.


“ Lalu kenapa kalian masih disini?” Tanya Bu Guru Elein.


“ Itu karena Shou yang meminta nya.” Jawab Lorrie ngasal. Lalu Rosse pun memukul kepalanya. “ aduh!” Ucap Lorrie ketika kepalanya dipukul oleh Rosse. “ Kenapa sih?” Lanjutnya.


“ Sebenarnya Shou tidak memintanya, tapi itu adalah keputusan dari yang mulia kaisar sendiri.” Ujar Rosse.

__ADS_1


“ Aku juga pernah mendengar isu tentang pemberontakan itu, tapi menurutku para petani tidak akan mungkin berpikir akan melakukan pemberontakan karena Yang mulia Aster juga sering memberikan bantuan kepada mereka.” Ujar Bu Guru Elein.


“ Shou juga pernah menyinggung tentang itu juga, tapi belum ada penindaklanjutan dari pihak kerajaan.” Jelas Lacasina.


“ Saat ini kerajaan sedang memokuskan untuk memperkuat pertahanan nya di tempat alat ajaib buatan Shou.” Ujar Chelly.


“ Sekarang Kan kutukan nya sudah tidak ada lagi, jadi seharusnya kalian tidak membutuhkan nya lagi.” Ujar Lorrie.


“ Tentu saja kami sangat membutuhkan nya, baik untuk jangka pendek dan juga jangka panjang. Kemampuan alat ajaibnya Shou itu bukan hanya untuk menurunkan hujan buatan melainkan menyuburkan tanah sehingga buah-buahan dan sayuran yang di tanam kualitas nya akan lebih baik.” Jelas Chelly.


“ Shou memang benar-benar gila, selain membuat alat yang bisa menurunkan hujan dia juga membuat alat itu bisa menyuburkannya tanahnya. Aku jadi tidak yakin lagi dia seorang manusia.” Ujar Lorrie.


“ Tentu saja, karena dia bahkan membuat Dewa bodoh itu ketakutan.” Ujar Riss.


“ Iya, tetapi yang paling banyak bertarung adalah Shou. Tak banyak yang bisa ku lakukan saat itu.” Jawab Riss kelihatan agak sedih.


“ Meskipun begitu, tetap saja kamu lebih hebat dibandingkan kami yang saat itu hanya bisa melarikan diri.” Ujar Lorrie.


“ Iya Riss, kamu juga hebat!” Ujar Rosse.


“ Tapi saat itu aku hanya kebetulan sedang membawa pedangku.” Ujar Riss.

__ADS_1


“ Sepertinya aku telah melakukan hal yang benar-benar bodoh.” Ujar Bu Guru Elein. “ Seharusnya aku sudah tahu bahwa dia bukan orang biasa, tetapi aku malah...” Lanjutnya terlihat bersalah.


“ Meskipun dia orang paling jenius, dia juga bisa dibilang orang bodoh.” Ujar Lorrie.


“ Apa maksudmu?” Tanya Rosse.


“ Tentu saja dia pasti akan memaafkan orang yang sudah berusaha mencuri semua ingatannya ini!” Jawab Lorrie.


“ Shou memang selalu seperti itu.” Ujar Lacasina.


“ Huh, dia benar-benar bodoh.” Ujar Rosse.


“ Kalau begitu aku tidak bisa menindaklanjuti perkara ini.” Ucap Chelly. Tak lama kemudian Shou tiba-tiba muncul di depan mereka.


“ Shou bodoh!” Ujar Riss.


“ eh?” ucap Shou kebingungan.


“ aku sangat berterimakasih atas kebodohanmu!” Ujar Bu Guru Elein.


“ Memangnya ada apa ini?” Tanya Shou.

__ADS_1


“ Dia bahkan tidak tahu apa yang terjadi.” Ujar Lorrie.


Setelah puas mempermainkan Shou yang kebingungan, mereka bersiap\-siap untuk pergi ke akademi sihir.


__ADS_2