
" Apakah ada yang masih merasakan sakit?" Tanya Shou.
" Tidak, terimakasih Shou. " Gumam Lorrie.
" Kalau begitu ayo kita sarapan, setelah itu aku ingin memulai penelitianku."
" Oh ya, shou datang kesini untuk meneliti sesuatu dan kami malah membuat pekerjaannya terus bertambah, aku sungguh minta maaf shou!" Gumam Lacasina dalam hati.
" Shou, awalnya aku berniat kesini untuk membantumu, tetapi aku malah membuat masalah dan membuatmu menolongku, jika tidak ada kamu mungkin Lisa dan Lacasina akan memburuku lagi saat ini."
" Shou, aku benar-benar minta maaf. Seharusnya aku membantumu tetapi aku malah merepotkanmu."
" Hei, apakah kalian tidak apa-apa. "
Rosse datang bersama dewi Shelly dan juga dewi Raffsha.
" Dewi Ruzmi kemana?" Tanya Shou.
" Maaf, aku habis latihan!"
Dewi Ruzmi datang dari atas langit dan mendarat tepat didepan Shou.
" Ayo sarapan, aku sudah sangat lapar!" Gumamnya.
__ADS_1
" Kalau begitu khusus kali ini aku akan memasak untuk kalian." Ujar Shou.
" Biarkan aku saja Shou!" Gumam Rosse.
" Tidak usah, lagipula setelah ini aku akan sangat sibuk, tidak punya waktu untuk memasak. Jadi kali ini biarkan saja aku yang memasak, masakanku ini cukup enak lho!"
" Baiklah kalau begitu!"
" Kalau begitu buatkan aku masakan terenakmu, aku akan memukulmu seratus kali kalau makanannya tidak enak." Gumam Dewi Ruzmi.
" Eh?"
" Tidak usah khawatir, aku yakin masakanmu itu benar-benar enak sehingga dewi yang satu ini akan meminta mu membuatkannya lagi."
" Darimana kalian mendapatkan alat-alat ini?" Tanya Shou.
" Aku menirunya dari dunia mu, karena kelihatan nya alat-alat ini sangat mudah digunakan dan praktis." Gumam Dewi Laxmi.
" Aku juga sempat heran, karena aku tidak pernah melihat alat memasak yang seperti ini."
" Alat ini dinamakan kompor, bisa digunakan untuk mengganti tungku. Cara kerjanya juga sangat praktis, tinggal tekan tuas dan menggesernya ke bawah, maka api akan muncul diatasnya."
" Wah, seperti alat ajaib buatanmu saja Shou."
__ADS_1
" Hehe, tapi jika ini cara kerja nya sama seperti di dunia asalku, seharus nya ini tidak menggunakan sihir sama sekali, jadi tidak membutuhkan mana."
" Wah, luar biasa. Alat masak yang kau buatkan waktu di villa itu juga sangat hebat, apalagi yang ini tanpa menggunakan sihir sama sekali."
" Tentu saja, karena di dunia ku tidak ada sihir. Peradaban di dunia ku segalanya menggunakan teknologi, alias hasil dari pemikiran, jika kita ingin hidup lebih enak maka kita harus mencari cara nya." Jelas Shou.
" Kalau begitu kamu buat saja dunia ini seperti dunia mu, sepertinya kita bakalan hidup enak." Saran Lorrie.
" Aku juga berencana seperti itu, tetapi sebenarnya teknologi di dunia ku itu masih belum sempurna karena bisa merusak alam, jadi aku masih belum memutuskannya."
" Kenapa bisa merusak alam?" Tanya Lisa heran.
" Hei, hei, cepat masak aku sudah lapar!" Ujar Dewi Ruzmi.
" Oke, siap. Aku akan menjelaskan nya sambil memasak."
Kemudian shou pun mendekat ke arah kompor tersebut dan meletakkan sebuah panci di atas nya, dia mengisi panci tersebut dengan air, lalu menyalakan kompor nya.
" Wah!"
Rosse takjub.
Kemudian dia mengiris beberapa sayuran
__ADS_1
" Sampai dimana kita tadi, oh iya tadi Lisa menanyakan kenapa teknologi di dunia ku bisa merusak alam, sebenarnya itu sudah terlihat jelas dan bahkan semua penduduk di dunia ku tahu akan hal itu, tetapi mereka tetap menggunakannya."