
“ 1650 tahun?” Ucap Balx tak percaya. “ Seharusnya kau sudah jadi nenek-nenek!” Lanjutnya.
“ Aku juga tak menyangka umurku baru segitu, ternyata aku masih muda.” Ujar Rezina.
“ Muda dari mana nya, umurnya udah lebih dari seribu tahun gitu.” Ucap Balx. “ Seharusnya udah bau tanah.” Lanjutnya.
“ Hei hei jangan kejam begitu, bagi iblis umur segitu itu masih terbilang muda.” Ucap Rezina.
“ Lalu tua nya kapan?” Tanya Balx.
“ Entah, mungkin sepuluh ribu tahun lagi.” Jawab Rezina.
“ Hmmm, aku tahu iblis berumur panjang, tapi tak ku sangka bisa sampai sepuluh ribu tahun.” Ucap Thev.
“ Riss, kalau umur mu berapa?” Tanya Shou.
“ masih 15 tahun.” Jawab Riss.
“ Kalau ini aku masih percaya!” Ucap Balx. “ Meskipun badannya
“ Ya sudahlah, aku tidak memikirkan umur ku lagi. Tadi aku hanya penasaran dengan umurku.” Ujar Rezina.
“ Yang mulia, apakah kita akan memasukkan Riss juga?” Tanya Thev.
“ Hmmm, sangat sulit baginya untuk masuk akademi sihir karena dia adalah iblis.” Ucap Kaisar.
__ADS_1
“ Benar juga, bisa saja itu menjadi masalah besar.” Ucap Thev. Riss pun terlihat murung dan Shou pun menyadari nya.
“ Bagaimana jika Kita berkoordinasi dengan akademi sihir itu supaya bisa memasukkan Riss kesana!” Saran Shou.
“ Tapi dia punya tanduk.” Ucap Thev.
“ Soal itu Kita bisa menutupi nya dengan rambut, tapi untuk kedepannya aku akan membuat alat yang bisa membuat tanduk nya Riss tak terlihat.” Ucap Shou.
“ Mungkin itu bisa, bagaimana pendapat yang mulia?” Tanya Thev.
“ Menurutku boleh saja, tinggal menunggu keputusan Riss itu sendiri.” Ucap Kaisar.
“ Aku ingin pergi ke Sana!” Ujarnya.
“ iya!” Ucap Lorrie.
“ Kebetulan umur ku juga 15 tahun.” Ucap Rosse.
“ Aku juga!” Ucap Lisa.
“ Kalau begitu tak ada masalah, beberapa hari lagi kalian akan masuk ke akademi sihir di kerajaan Escrow. Untuk pendaftarannya akan segera di siapkan oleh Thev dan kalian bisa pergi ke sana mulai hari ini.” Ucap Kaisar.
“ Hari ini?” Tanya Lorrie.
“ pergi ke sana memerlukan waktu sekitar 2 hari menggunakan kereta kuda karena Shou belum pernah ke sana, Jadi setelah Kalian sampai disana ada waktu satu hari lagi untuk beristirahat dan keesokan harinya kalian mulai masuk akademi.” Jelas kaisar.
__ADS_1
“ Sebenarnya aku sudah menandainya dengan robotku!” Ucap Shou.
“ Robot?” Ucap Kaisar tak paham.
“ Itu adalah nama dari alat yang ku buat.” Ujar Shou.
“ Oh, baguslah kalau begitu. Tapi jika kalian ingin pergi hari ini juga boleh. Kalian bisa menggunakan waktu itu untuk jalan-jalan disana.” Ucap Kaisar.
“ Tapi sebelum itu aku ingin melihat alat yang bisa mengukur kapasitas Mana, karena aku tidak membuat nya.” Ucap Shou.
“ Iya, aku juga penasaran dengan kapasitas mana ku ini. Pasti lebih dari 10.000!” Ucap Lorrie.
“ Punya ku juga hanya 12.000, Balx 11.700, dan Chentya 12.100, sedangkan rata-rata setiap prajurit kekaisaran memiliki 800 Mana.” Jelas Thev.
“ Wah, perbedaan nya sangat jauh!” Ucap Lorrie.
“ Jadi bisa dibilang memiliki kapasitas Mana lebih dari 10.000 itu dibilang langka.” Ucap Thev.
“ Kalau begitu ayo kita coba sekarang!” Ucap Shou.
“ Selesaikan dulu makanmu Shou!” Ucap Balx.
“ Baiklah!” Ucap Shou segera menghabiskan makanannya.
Setelah selesai makan mereka langsung pergi ke tempat alat pengukur kapasitas Mana itu.
__ADS_1