Isekai No Tensai

Isekai No Tensai
Bergabung dengan kekaisaran


__ADS_3

" Ampun Ratu, jangan bunuh aku!" Ucap iblis tersebut memohon sambil bersujud.


" Dia tak pantas untuk mati Rena, kita harus memberinya hukuman yang pantas." Ujar Riss.


Iblis tersebut pun terlihat semakin ketakutan.


" Hukuman seperti apa yang harus ku berikan padanya?" Tanya Rezina.


" Hmm…, apa ya?"


Riss melirik ke arah iblis tadi.


" Tolong ampuni aku Riss!" Ucapnya memohon.


" Ah tidak jadi, bunuh saja aku sudab muak melihat wajahnya. "


Iblis tadi pun memegang kaki Riss dan bersujud di kakinya.


" Tolong ampuni aku Riss, aku akan melakukan apapun yang kau mau tapi jangan bunuh aku!"


Riss terlihat malas melihat iblis tersebut dan memalingkan wajahnya.


" Kumohon!"


Riss pun melirik ke arah iblis tadi.


" Baiklah, asalkan kau mau menjadi budak ku dan bergabung dengan kekaisaran, jika kamu tidak mau…."


" Aku mau, aku mau menjadi budakmu tapi tolong jangan bunuh aku."


" Oke, kalau begitu mulai saat ini aku adalah tuanmu."

__ADS_1


" Iya tuanku, aku berjanji akan mengikuti mu sampai akhir hayatku."


" Mana mungkin aku percaya akan kata-katamu itu, kamu hanya berkata seperti itu supaya bisa hidup lebih lama." Gumam Riss dalam hati.


" Lalu bagaimana dengan kalian, apakah kalian ingin bergabung dengan kekaisaran atau mati di tanganku?"


Kemudian para iblis yang sedang berbaris dengan rapi itu saling memandang satu sama lain, setelah itu satu persatu dari mereka bertekuk lutut, satu satu hingga akhirnya mereka semua tunduk pada Rezina.


Rezina pun tersenyum senang, begitu pula dengan Riss.


Setelah berhasil menyatukan para iblis dengan kekaisaran, mereka merayakannya dengan hidangan-hidangan yang istimewa, semua iblis yang baru bergabung itu di jamu dengan sangat baik.


" Silahkan dimakan, jangan ragu-ragu di dalamnya tidak ada racun." Ucap Rezina.


Kemudian para iblis itu memakan makanan yang ada di depannya, awalnya mereka terlihat ragu karena tidak pernah makan makanan-makanan yang ada di hadapan mereka, karena biasanya mereka memakan daging monster yang mereka asapi atau panggang.


" Makanan apa ini?" Ucap salah seorang iblis.


" Ini benar-benar enak!" Ucap yang lainnya.


" Ini minumnya." Ucap Riss sambil memberikan Segelas air putih pada iblis tersebut.


Iblis tersebut pun langsung meneguk air tersebut hingga habis.


" Terimakasih, dan juga maaf aku telah merepotkanmu tuanku!"


" Tak apa-apa, aku hanya tidak ingin anak buah ku ini mati karena tersedak wortel."


Melihat ekspresi iblis itu, Riss tertawa kecil.


" Jadi nama makanan ini adalah wortel ya, benar-benar enak."

__ADS_1


" Itu namanya sup, wortel adalah salah satu bahan di dalamnya." Riss membenarkan.


Iblis itu pun hanya mengangguk dan melanjutkan makan nya.


" Jika seperti ini terus, pendapatnya tentang manusia akan berubah, semoga saja firasatku ini benar."


" Yang ini seperti daging panggang, hanya saja ini dibentuk dengan sangat rapi."


" Memang seperti itu, tetapi rasanya sangat jauh berbeda dengan daging panggang yang kau ketahui."


" Benarkah? " Iblis itu pun mengambil daging panggang tersebut dengan tangan kanannya dan memakannya.


" Enak sekali, sebenarnya apa ini?" Ucapnya penuh takjub.


" Sudah ku bilang kan, itu adalah daging panggang."


" Tetapi aku tidak pernah memakan daging panggang seenak ini, sebenarnya ini daging dari monster apa?"


" Ini bukan daging monster."


" Eh?" Iblis itu tak percaya.


Segelintir iblis lainnya pun melirik Riss, mereka tertarik dengan apa yang akan di katakan Riss.


" Ini bukanlah daging monster, ini adalah daging dari hewan ternak yang di urus oleh manusia. Hewan-hewan yang mereka ternak di urus dengan baik, sehingga menghasilkan daging yang empuk dan ber protein tinggi. "


" Protein?" Ucap iblis itu tak paham.


" Sebenarnya aku juga kurang tahu, karena aku mendapat informasi ini dari temanku yang bernama Shou, dia sangat ahli dalam hal ini."


" Dia juga lebih kuat daripada diriku, jadi jangan sampai kalian berbuat macam-macam dengannya." Ujar Rezina.

__ADS_1


Semua iblis pun tercengang, mereka tak menyangka bahwa ada orang yang lebih kuat daripada Rezina selain dari raja iblis Dycius.


" Tentu saja aku tidak akan macam-macam dengannya, apalagi jika dia lebih kuat daripada putri."


__ADS_2