Isekai No Tensai

Isekai No Tensai
Bukan lagi manusia


__ADS_3

" Semua pasukan cepat mundur ke markas pusat, semuanya tanpa terkecuali sekarang juga!"


Orang itu pun meneguk lagi anggurnya


" Sial, jika mereka berhasil menembus markas ini maka aku akan mati." Gumamnya terlihat cemas dan ketakutan.


" Bagaimana kalau mereka juga ikut membelot, jika begitu maka tidak akan ada yang akan melindungiku, malah mereka akan bekerja sama untuk menjatuhkanku." Gumamnya khawatir.


Lalu dia pun meneguk lagi anggurnya.


Lalu tiba-tiba ada seseorang yang masuk ke ruangan tersebut dengan tergesa-gesa.


" Siapa kamu, ampun jangan bunuh aku!" Ucapnya ketakutan sambil memegang kepalanya.


" Ini aku suda Zep. Aku kesini ingin memberitahu bahwa para bawahan sekarang semuanya telah mengkhianati kita dan mereka sekarang sudah pergi meninggalkan markas."


" Berapa banyak pasukan yang tersisa?"


" Hanya beberapa komandan saja dengan pasukan elite Warlock."


" Mereka tidak akan bisa mengalahkan dua orang itu, kita harus segera pergi dari sini."


" Aku juga menyarankan seperti itu."

__ADS_1


Lalu mereka berdua pun bergegas untuk pergi, namun sebelum mereka berdua keluar Shou dan dewi Raffsha baru saja masuk ke dalam ruangan tersebut.


" Sepertinya aku telah menemukan akar permasalahan nya."


" Ampuni aku, tolong ampuni nyawaku. Aku akan melakukan apapun yang kau mau, tapi jangan bunuh aku!" Ucap pria berjubah hitam itu bersujud memohon.


" Tuan." Ucap Zep yang kebingungan harus melakukan apa lagi.


" Kenapa kau takut kematian jika dirimu sangat pengecut seperti ini, kukira aku akan bertarung habis-habisan denganmu hingga salah satu dari kita mati." Ucap Shou.


" Shou, tenanglah sedikit."


" Aku tidak bisa memaafkan dia, aku harus membunuhnya!" Shou geram.


Orang berjubah hitam itu pun terlihat semakin ketakutan.


" Lalu apa yang harus aku lakukan padanya?"


" Mencari informasi."


" Eh, apa maksudmu?" Tanya Shou bingung.


" Meskipun dia terlihat sangat menyedihkan seperti ini tetapi tetap saja dia adalah orang yang dipercaya sebagai atasan, meskipun aku agak ragu dia bisa menyatukan pasukan yang sangat banyak itu."

__ADS_1


" Benar juga, tetapi tetap saja dia memang atasan mereka. Apa mungkin dia punya atasan lagi?"


" Tidak, aku tidak punya atasan lagi."


" Sepertinya kamu sedang berbohong." Ujar Dewi Raffsha.


" Jika kamu berbohong dihadapanku percuma saja, aku bisa mendeteksi kebohongan yang terucap dari bibirmu."


Orang berjubah hitam itu pun terlihat sangat ketakutan.


" Cepat katakan, siapa atasanmu?" Shou memaksa.


" Aku tidak tahu, aku tidak punya atasan, aku benar-benar tidak punya atasan." Ucapnya gemetaran.


" Dari tampang mu itu sudah jelas bahwa kamu berbohong, tapi tidak apa-apa aku sudah tahu permasalahan nya." Ujar Shou.


" Apakah kamu akan melepaskan ku sekarang?"


" Tentu saja tidak, aku tidak akan semudah itu untuk melepaskan dirimu."


Orang berjubah hitam itu pun terkejut.


" Tolong biarkan saya yang menggantikannya, tolong lepaskan dia. Meskipun dia sangat arogan tetapi dulu dia adalah manusia yang sangat baik."

__ADS_1


" Eh, apa maksudmu?" Tanya Shou terkejut.


" Sebenarnya kami dulunya adalah manusia yang tak jauh berbeda dengan kalian, namun pada suatu hari ada kejadian yang membuat kami berubah menjadi seperti ini, memang dari wajah dan tubuh kami terlihat seperti manusia lainnya, namun sebenarnya kami sudah bukan lagi manusia, melainkan makhluk buatan yang disebut Reiyu."


__ADS_2