Isekai No Tensai

Isekai No Tensai
Dewi Laxmi


__ADS_3

Dalam beberapa detik kemudian, pesawat-pesawat tempur itu terdiam kemudian mereka berputar-putar kesana kemari seperti yang sedang kebingungan.


 


" Shou, sebenarnya sihir apa yang barusan kamu gunakan, benar-benar luar biasa." Dewi Laxmi takjub.


" Itu adalah sihir buatanku, namanya elemental world. Ketika aku mengaktifkannya aku bisa mengembalikan waktu yang telah terjadi pada sesuatu yang menjadi targetku, tetapi tetap saja ada syarat dan ketentuannya." Jelas Shou.


" Oh, begitu. Sihir mu itu sangat luar biasa, aku ingin mempelajarinya nanti darimu, apakah kamu akan mengajarkannya?"


" Dengan senang hati."


Mendengar itu dewi Laxmi pun sangat senang, sampai-sampai ia spontan memeluk shou dengan sangat erat.


" Dewi, bisakah kamu melonggarkan sedikit pelukanmu, aku merasa sesak." Ujar Shou dengan intonasi yang kurang jelas karena sesak.


" Oh iya maaf!" Ujarnya seraya melepaskan dekapannya dari shou.


Dewi Laxmi pun terlihat tersipu malu.


" Kalau begitu aku ingin mengembalikan keadaan di tempat lain, tolong urus sisanya!"


" Serahkan saja padaku!" Ujar Dewi Laxmi semangat.

__ADS_1


" Dan juga dewi raffsha, tolong pastikan mereka tidak melarikan diri, setelah ini selesai aku akan segera menemui mereka."


" Tenang saja, sejak tadi mereka dalam pengawasanku."


" Baguslah kalau begitu, aku pamit dulu! "


Sedetik kemudian, Shou pun menghilang.


" Laxmi!" Ujar Dewi Shelly.


" Iya, ada apa?"


" Kamu sepertinya menyukai dia."


Dewi Laxmi pun terkejut


" Sudah terlihat jelas dari wajah mu, kamu menyukainya. Benar kan?"


" Eh, itu… , siapa yang kamu maksud, aku tidak paham." Ujarnya sambil tengok kanan dan kiri.


" Tentu saja Shou, jangan pura-pura tidak tahu. Kamu dijuluki dewi keilmuan mana mungkin tidak sadar akan hal itu." Ujar Dewi Shelly.


Namun dewi Laxmi malah membantahnya

__ADS_1


" Aku benar-benar tidak tahu, lagipula kenapa aku harus menyukai Shou?" Ucapnya sambil memalingkan wajahnya dan menunduk, dia juga bahkan sampak memainkan jari telunjuknya.


" Karena dia sangat cerdas dan juga menarik, dia juga sangat tampan menurut ku."


Wajah Dewi Laxmi pun semakin memerah


Lalu beberapa saat kemudian dewi Ruzmi datang


" Kamu kenapa Laxmi, wajahmu memerah, apakah kamu demam?" Tanyanya sambil melirik-lirik muka dewi Laxmi.


Wajah dewi Laxmi pun semakin memerah


" Aku tidak apa-apa, oh iya ada yang harus ku kerjakan sekarang, aku pergi dulu."


Tanpa menunggu apa-apa lagi dewi Laxmi pun langsung menghilang menggunakan sihir teleportasi.


" Apa-apaan mereka itu, mana mungkin aku menyukai manusia sepertinya. Lagipula dewi dan manusia seharusnya tidak menjalin hubungan seperti itu, eh… , kenapa aku malah memikirkannya, tidak-tidak, aku tidak mungkin menyukainya, tidak mungkin."


Lalu tiba-tiba dia terbayang wajah Shou


" Aku ini sebenarnya kenapa, kenapa dia ada didalam pikiranku, apa dia mungkin menggunakan sihir nya untuk mempermainkanku. Tidak mungkin, dia tidak akan melakukan hal sekejam itu pada dewi agung sepertiku"


Lalu dewi Laxmi memandang rerumputan dan dedaunan yang sedang menari bersama dengan angin sejuk.

__ADS_1


" Apakah aku benar-benar menyukainya?" Gumamnya sendiri.


" Dia memang sangat cerdas, baik hati, dan juga selalu bisa melakukan apa yang tidak bisa orang lain lakukan, dia juga agak tampan. Tapi, dia adalah seorang manusia sedangkan diriku adalah seorang dewi, dua makhluk yang di takdirkan untuk tidak selalu bersama, dunia yang aku jalani jauh berbeda dengan dunia yin dan yang


__ADS_2