
“ Wah, aku baru tahu itu.” Ujar Shou.
“ Iya, aku juga. Yang aku tahu yang berhubungan dengan sihir itu hanya di guild saja.” Ujar Lisa.
“ Dan berkat itu aku menjadi petualang.” Ujar Shou.
“ Wah, lalu sekarang apa pangkatmu?” Tanya Chelly.
“ Entahlah, aku sudah lama tidak memakainya. Tetapi pangkatnya ku simpan di tempat penyimpanan sihirku.” Jawab Shou.
“ Ketika baru Lulus saja dia sudah diberi platinum 10 dan juga mendapatkan title SSS+, sedangkan aku hanya mendapat pangkat perak 8, bahkan Rosse dan Lacasina pun mendapatkan pangkat perak 9. Inu sungguh tidak adil!” Ujar Lorrie.
“ Wah, dulu saja pangkatnya bisa sampai sejauh itu. Aku penasaran pangkatnya sekarang sudah jadi apa.” Ujar Chelly. “ Pangkat kalian juga pasti akan bertambah, karena ketika sudah sekali alat itu di atur untuk kalian, maka alat itu akan bekerja sepanjang waktu dan menilai kemampuan kalian.” Lanjutnya.
“ Wah, kalau begitu pangkat ku sekarang ini apa ya?” Tanya Lacasina.
__ADS_1
“ ah.., aku tidak punya pangkat seperti kalian. Andai saja dulu aku bisa ikut menjadi petualang.” Ujar Lisa.
“ Tenang saja, aku juga tidak punya pangkat seperti itu.” Ujar Lusy.
“ Itu benar, didunia ini hanya ada sekitar 1 banding sepuluh ribu orang yang menjadi petualang. Disamping persyaratan nya yang sulit, banyak orang yang tidak meminatinya karena bisa dibilang pekerjaan itu mempertaruhkan nyawa kita sendiri.” Jelas Chelly.
“ Itu benar, aku juga merasa seperti itu ketika menjalani ujian dan juga ketika menjalankan misi.” Ujar Shou.
“ Maaf, karena ku kau mempertaruhkan nyawa. Aku tidak tahu bahwa menjadi seorang petualang akan sesulit itu.” Ujar Lisa menyesal.
“ Tidak apa-apa. Bahkan aku sangat berterimakasih padamu, berkat mu aku mendapatkan banyak pengalaman yang berharga ketika menjadi petualang.” Ujar Shou tersenyum.
“ Terimakasih atas semua yang kau lakukan untukku!” Ujar Shou.
“ Aku tidak melakukan apa-apa. Aku hanya membahayakanmu!” Ujar Lisa.
__ADS_1
“ Tidak, kau juga yang meminta pamanmu untuk mengantarkanku ke kota kloravia Kan?” Tanya Shou.
“ Iya, memang. Tetapi karena itu kamu harus berhadapan dengan bandit, dan aku dengar kamu juga dijadikan sandera oleh bandit-bandit itu.” Jawab Lisa.
“ Tetapi berkat itu juga aku bertemu dengan para petualang senior, bahkan salah seorang dari mereka juga memberiku sebuah pedang yang sekarang aku kombinasikan menjadi pedang sihir.” Ujar Shou.
“ Sepertinya saingan terkuatnya bukan Lusy!” Ujar Riss.
“ Eh, tapi aku tidak berniat menjadi saingan....” Ucap Lusy.
“ Itu benar, aku tidak boleh kalah olehnya!” Ujar Lacasina.
“ Ini benar-benar saingan yang berat!” Ujar Rosse.
“ Eh, Rosse ternyata kamu juga mengincarnya!” Ucao Lorrie.
__ADS_1
“ Diam saja kau!” Ucap Rosse.
“ Eh?” Ucap Lorrie.