
Setelah masuk kedalam sebuah ruangan di lantai 2, ketua guild serta vivi kelihatan nya sedang kebingungan dan lesu.
" Eh Shou, apa kabar?" Sapa ketua guild.
" Aku baik-baik saja, kenapa kalian kelihatan lesu seperti itu?"
" Yah begitulah Shou, saat ini pekerjaan bagi para petualang semakin sedikit, bahkan kebanyakan dari misi ini merupakan misi yang membuang banyak tenaga tetapi upah nya kecil, dengan begitu guild juga tidak bisa mengambil banyak keuntungan, kalau begini terus guild bisa-bisa bangkrut dan ribuan orang yang menjadi petualang akan kehilangan pekerjaan mereka satu-satu nya." Jelas ketua guild berterus terang.
" itu memang sangat disayangkan, tetapi aku punya sedikit solusi supaya guild ini tetap bisa berjalan, sepertinya bukan begitu, tetapi tempat ini masih bisa dipertahankan."
" Bagaimana caranya Shou?" Tanya ketua guild.
" sebelumnya aku minta maaf, karena ini agak sedikit melenceng dari tujuan utama guild. Tapi bagaimana kalau kita menambahkan jada titip atau pinjam uang?" Tanya Shou.
" hmmm, memang agak sedikit melenceng. Tapi demi kebaikan kita bersama sepertinya aku tidak keberatan." Ujar ketua guild. " Lalu sistemnya seperti apa, aku ingin mendengarkan lebih mendetailnya."
__ADS_1
Kemudian Shou mendekat ke arah ketua guild dan duduk di depannya.
" Jadi begini, yang ku maksud jasa penitipan atau peminjaman itu hanya berlaku untuk uang. Setiap orang pasti memiliki kegelisahan bukan? Apalagi soal uang, mereka yang punya uang lebih dari yang lain pasti takut uang nya hilang atau pun di curi, oleh sebab itu guild bisa menjaga nya."
" Oh, jadi seperti itu. Itu benar-benar ide yang cemerlang, lagipula kita juga punya banyak petualang handal, jadi tak perlu khawatir soal keamanannya."
" Iya benar, tapi itu hanya berlaku untuk beberapa petualang peringkat emas atau diatas nya, karena jika petualang peringkat perak ke bawah yang diberi tugas itu aku takut kemampuan mereka masih belum mumpuni untuk tugas seberat ini, karena uang yang akan di titipkan disini bukan hanya seratus dua ratus keping emas, tetapi ribuan, ratusan ribu bahkan jutaan keping emas."
" Iya, kau memang benar. Nanti yang menitip uang tidak mungkin hanya akan menitipkan beberapa keping emas saja, kebanyakan dari mereka pasti konglomerat yang memiliki banyak uang, jadi kita butuh petualang yang benar-benar bisa di percaya dan sangat handal, tentu saja mereka dari peringkat emas ke atas." Ujar ketua guild.
" Lalu Shou, bagaimana dengan jasa pinjaman nya, saat ini guild tidak punya banyak uang untuk di pinjamkan." Jelas Vivi
" Investasi?"
" Iya, aku akan memimjamkan uang ku pada kalian untuk kalian kelola, dan aku akan mengambil sebagian dari keuntungan kalian sebagai tanda kerja sama."
__ADS_1
" Berapa banyak keuntungan yang akan kau ambil Shou?" Tanya ketua guild.
" Yah, karena usaha ini baru saja akan di mulai, untuk pertama-tama aku hanya akan mengambil keuntungan sebesar 2,5 persen saja, bagaimana? "
" 2,5 persen ya, itu sangat kecil Shou, apa kamu tidak keberatan? " Tanya ketua guild.
" Tujuan utama ku adalah membuat guild ini bisa bertahan, aku mengambil keuntungan 2,5 persen itu supaya kalian tidak terlalu berhutang budi padaku, karena saat ini aku adalah rekan kerja kalian."
" Lalu Shou, bagaimana dengan sistem pinjamannya. Bukannya orang yang meminjam itu orang yang tidak punya uang, nanti bagaimana cara mereka membayarnya?" Tanya Vivi.
" Nah, untuk soal itu kita harus menilai nya dari beberapa aspek. Yang pertama mereka meminjam uang itu untuk apa, apakah mereka punya usaha tetap, berapa penghasilan mereka dan lain-lain."
" Lalu bagaimana dengan mereka yang pengangguran, tetapi ingin membuka usaha?" Tanya Vivi lagi.
" Kita lihat saja, apakah mereka mempunyai sebuah barang yang bisa dijadikan jaminan, jadi jika mereka tidak bisa membayar pinjamannya, kita bisa mengambil barang nya dan melelangnya."
__ADS_1
" Tetapi Shou, bukannya itu sedikit kejam, mereka tidak punya uang untuk membayar lalu barang berharga mereka kita ambil begitu saja."
" Yah, itulah resiko nya. Jika kalian tidak ingin mengalami kebangkrutan, kita harus menerapkan sistem itu. Lagipula jaminan itu juga sebagai cambuk bagi mereka supaya menggunakan uang nya dengan baik dan mencari lebih banyak uang lagi dengan modal yang mereka miliki. Dan juga meskipun mereka mampu, tetapi tetap saja kita belum tau orang itu mau membayar nya atau tidak, siapa tahu kalau setelah meminjam uang mereka akan langsung kabur dari tanggung jawab nya, jadi kita harus ekstra hati-hati."