Isekai No Tensai

Isekai No Tensai
Syarat yang amat sulit


__ADS_3

Setelah selama kurang lebih satu jam mendiskusikan tentang perencanaan bisnis baru yang akan segera lahir, Shou, ketua guild beserta Vivi turun ke lantai bawah.


" Ketua, tolong urus sisa nya. Aku ingin ke tempat lain sekarang." Ujar Shou.


" Baik Shou, terimakasih sudah repot-repot membantu kami."


" Oh iya, soal uang nya aku akan kembali ke sini besok pagi, jadi ku harap hari ini kalian bisa merekrut para penjaga nya."


" Siap Shou!" Ucap ketua guild.


" Kalau begitu aku pamit, sampai jumpa!"


Kemudian Shou menghilang dalam sekejap.


Sebagian besar petualang yang ada disana terkejut dengan apa yang terjadi.


" Ehem, ehem, mohon perhatiannya!" Ucap ketua guild memulai pembicaraan.


" Jadi begini, Shou tadi menawarkan sebuah bisnis baru kepada kami, namun itu tidak akan merubah alih fungsi sepenuhnya dari guild, kita akan tetap menerima misi dari pihak luar. Tapi untuk sekarang jumlah misi yang kita terima dengan jumlah petualang saat ini tidak sebanding dalam hal negatif, jumlah misi sekarang terlalu sedikit jadi pastinya akan banyak petualang yang akan saling berebut misi dan banyak yang tidak kebagian misi, yang berarti tidak mendapatkan uang."


" Iya ketua, kami selalu tidak kebagian misi, bahkan sekali kebagian pun misi nya upahnya hanya cukup untuk beberapa hari saja, itu pun sudah kami hemat-hemat." Ucap salah seorang petualang.


" Iya benar ketua, apa yang harus kita lalukan sekarang?"

__ADS_1


" Bagaimana nasibku sekarang, apakah aku akan mati kelaparan?"


Para petualang yang ada disana semuanya mengutarakan keluh kesah nya.


Kemudian ketua guild mengisyaratkan untuk diam, semua nya pun terdiam.


" Jadi begini, Shou tadi menawarkan pada kami supaya menambahkan fungsi guild ini sebagai tempat menyimpan atau meminjamkan uang."


" Lalu bagaimana dengan kami?"


Ketua guild pun mengisyaratkan untuk diam kembali.


" Kami dari pihak guild akan merekrut sebagian dari kalian yang akan kami pekerjakan untuk bisnis baru ini, tapi ingat itu hanya sedikit dari kalian dan yang bisa masuk kategorinya hanyalah petualang berperingkat emas keatas yang memiliki pribadi bagus dan memiliki bakat dalam bidang bisnis."


" Aku juga, bagaimana ini?"


" Ketua, lalu bagaimana dengan yang lainnya. Bukankah jumlah yang akan kalian rekrut itu hanyalah sedikit, bagaimana dengan nasib sisa nya, apakah anda tidak peduli dengan mereka?" Tanya Richard yang merupakan petualang peringkat emas 5.


" Tenang dulu Richard, tidak perlu sepanik itu. Kamu sepertinya lumayan akrab dengan Shou, apakah dia akan berbuat seperti yang kamu bilang tadi? "


" Tentu saja tidak." Ucap nya agak pelan.


" Tentu saja ada jalan keluarnya, tapi kalianlah yang akan menentukannya." Ujar ketua guild.

__ADS_1


" Bagaimana maksudnya itu?" Tanya Richard.


" Jadi pada inti nya kalian akan di beri pinjaman dari guild dengan jumlah 200 keping emas per orang, dengan uang itu kalian bisa menggunakan nya untuk membuka usaha baru dan kepentingan sehari-hari lainnya."


" Wah…., banyak sekali!"


" Yang benar saja, 200 keping emas aku belum pernah memegangnya."


" Tawaran itu memang menarik, tapi bagaimana cara kita untuk membayarnya, dan kalian juga bilang bahwa kalian membuka jasa pinjaman, berarti kami harus membayar lebih dari yang dipinjamkan?" Ujar Kai.


" Benar sekali, tawaran ini memang menggiurkan, tapi kalian harus membayar lebih karena penggunaannya. Namun untuk pinjaman yang pertama kali kalian tidak perlu membayar jasa nya, hanya saja kalian harus membayar pinjamannya dengan cara mencicil setiap bulan."


" Hmmm, boleh juga."


Sementara itu, ketika ketua sibuk menjelaskan tentang bisnis baru yang akan dijalankan di guild, Shou tengah sibuk dalam ketenangannya di pemandian air panas.


" Daripada aku pusing memikirkan itu dan ini, sebaiknya aku menikmati waktu liburanku. Si Wolfred itu memberikan aku tugas yang amat sulit, meskipun aku disuruh untuk istirahat tetapu tetap saja masih banyak yang harus ku lakukan untuk membenahi berbagai permasalahan di dunia ini, yaampun!"


Shou bersandar pada tembok batu yang berada di pinggir kolam.


" Ternyata mandi di pemandian air panas seperti ini sangat enak, seluruh beban ku terasa terangkat, aku merasa seperti hidup kembali."


Shou menikmati pemandian air panas itu selama ber jam-jam sendirian.

__ADS_1


Setelah selesai dari sana, Shou pergi untuk mencari penginapan.


__ADS_2