Isekai No Tensai

Isekai No Tensai
Alam Dewa


__ADS_3

Di perpustakaan Shou sedang sibuk memikirkan cara untuk mengantisipasi masalah dengan skala besar yang akan datang.


“ Aduh, dimana buku tentang segel itu?” Shou agak frustasi Karena dia sudah memeriksa belasan tumpukan buku tetapi dia tidak menemukan apa yang ia cari.


Ketika ia tengah mencari buku tentang segel itu dia mendapatkan ide yang lebih baik.


“ Seharusnya dewa itu tahu tentang segel ini, untung aku sudah memasang sihir pendeteksiku padanya. Tapi memangnya aku bisa ke dunia sana ya, ah dia juga bisa datang ke sini kenapa aku tidak, mendingan di coba dulu!”


Lalu Shou menggunakan sihir teleportnya


“ Dialah orangnya!” Tunjuk seseorang yang dulu pernah dikalahkan Shou, dia terlihat sangat ketakutan dan bersembunyi di belakang temannya.


“ Kenapa kamu datang kemari, aku tidak berbuat apa-apa lagi di kota itu. Aku tidak berbohong!” Ucapnya dengan penuh ketakutan dan gemetaran.


“ Hei-hei, apa kau manusia yang membuat Dewa sepertinya menjadi seperti ini?” Tanya seseorang dengan rambut berwarna putih dan memegang trisula.


“ Aku hanya memperingatkannya, lagi pula itu sudah tidak penting lagi. Sekarang aku punya pertanyaan!”


“ Apa maksudmu itu tidak penting lagi, kamu sudah mempermalukan nama dewa. Kamu harus diberi hukuman!” Orang yang memegang trisula itu mengangkat senjatanya ke atas dan terdengar suara gemuruh petir yang menyambar, langit pun menjadi mendung.


“ Canceling!”


Lalu suara gemuruh petir tadi tiba-tiba menghilang dan langit pun menjadi cerah kembali.

__ADS_1


“ Apa?” Laki-laki berambut putih itu terkejut. “ Bagaimana mungkin kuasa langit ku bisa dihentikan begitu saja.”


“ Barusan aku menggunakan sihir Canceling untuk membatalkan sihirmu.”


“ Itu bukannya sihir legendaris yang pernah di gunakan oleh Raja Sihir dulu.”


Mendengar itu Shou terlihat menjadi sangat serius.


“ Apakah kamu mengenal Raja Sihir itu?” Tanya Shou dengan sorot mata yang tajam.


“ Iya, aku tahu.” Jawabnya kelihatan agak takut.


“ Siapa Raja Sihir itu?” Tanya Shou tanpa menurunkan keseriusannya.


“ Eh, dia adalah orang yang membuat dunia paralel.”


“ Lalu apakah kamu tahu makhluk tak dikenal itu?” Tanya Shou lagi.


“ Makhluk tak dikenal?” Ucapnya bingung.


“ Sepertinya dia tidak tahu tentang itu, apakah perkataan Dycius saat itu palsu. Sepertinya tidak, aku tidak melihat kebohongan di matanya, kalau begitu kenapa dewa-dewa ini malah tidak tahu tentang hal ini?” Gumam Shou dalam hati.


“ Kalau kamu ingin bertanya perihal itu, lebih baik tanyakan saja pada Dewa Zyuen.”

__ADS_1


“ Iya, lebih baik kamu tanyakan saja padanya!” Dengan senyum anehnya itu membuat Shou merasa ada sesuatu yang janggal.


Lalu mereka pun pergi untuk menemui Dewa Zyuen.


“ Wah, tempat ini sangat indah!”


“ Tentu saja, Karena yang merancang semua ini adalah dewi Lasty.” Ucap Dewa Zeno bangga.


“ Hmmm, apa kita ini berada di atas awan?” Tanya Shou heran.


“ Tentu saja bukan, memangnya tadi kamu ke sini lewat mana?”


“ Aku memakai sihir teleport ke lokasinya dewa Zeno.”


“ Lagi-lagi kau memakai sihir yang sangat hebat, pantas saja Zeno kalah dari mu.”


Mendengar itu Dewa Zeno merasa kesal, namun ia menutupi kekesalannya karena dewa yang berada di depannya itu berada dalam tingkatan yang lebih tinggi.


“ Lalu yang Kita pijak ini apa?”


“ Ini adalah lantai empuk yang terbuat dari gas nitrogen, asam klorida, dan oksigen yang di padatkan kemudian di tambahkan sihir pelembut.”


“ Oh, ternyata teknologi di alam dewa sangat hebat.” Ucap Shou terkesan.

__ADS_1


“ Kita sudah sampai!”



__ADS_2