Isekai No Tensai

Isekai No Tensai
Masalah Serius


__ADS_3

Setelah berpamitan dengan para tamu, Shou dan yang lainnya pergi ke istana kekaisaran menggunakan sihir gate.


“ Wah, jadi ini istana kekaisaran!” ketika kami sampai di istana kekaisaran Chelly langsung melihat-lihat ke sekeliling nya dengan takjub.


“ Shou...” Lisa menarik lengan bajunya dengan pelan.


“ Ada apa?”


“ Apakah kamu bisa mengantarkan ku ke rumahku, ayahku sepertinya sudah tidak sabar ingin bertemu dengan ibuku.”


Ayahnya Lisa pun tersenyum kepada Shou


“ Tentu saja, tapi aku tidak bisa bertemu dengan ibumu. Ada hal yang harus ku bicarakan dengan kaisar.”


“ Tidak apa-apa!”


Lalu Shou mengeluarkan sihir gate nya, Lisa dan ayahnya pun masuk ke dalam sihir gate tersebut.


“ Ibu....!” Teriak Lisa ketika melihat ibunya yang sedang memanen gandum.


“ Lisa.....” Ibunya Lisa melambaikan tangannya dan menghampiri nya, Lisa dan ayahnya pun mendekat ke arahnya.


“ Aku pulang!” Ucap ayahnya Lisa.


“ Leonhart, apakah itu kau?” Tanya ibunya Lisa tak percaya. Dia bahkan mencubit pipinya


“ Iya, ini aku sayangku!”

__ADS_1


Ibunya Lisa pun meneteskan air mata kebahagiaan, mereka berdua berpelukan dengan begitu hangat.


“ Bagaimana kau...”


“ Aku juga tidak tahu pasti apa yang telah terjadi, tetapi intinya pemuda bernama Shou itu menolong ku.”


“ Jadi dia juga...”


“ Apakah kamu juga mengenalnya?”


“ Tentu saja, dia adalah orang yang menyembuhkan penyakitku.”


“ Dia benar-benar orang yang baik, aku yakin putri ku ini pasti akan bahagia bila bersamanya?”


“ Eh, apa maksud ayah?” Lacasina menundukkan kepalanya dengan wajah yang memerah tersipu malu.


“ Tidak, bukan itu maksudku. Tapi untuk mendapatkan nya sangat sulit, lagipula banyak perempuan yang suka pada nya.” Dengan wajah yang tersipu malu dia memainkan kedua telunjuk nya.


“ Kalau begitu kamu masih punya kesempatan!” Ayahnya menyemangati nya.


“ Iya, itu benar. Selagi dia belum memastikan pasangannya kamu masih memiliki banyak kesempatan, lakukan lah yang terbaik!” Sambil tersenyum, dia mengacungkan jempolnya dan mengedipkan mata kanannya.


“ Ih..., Ayah, ibu, udah jangan bahas soal itu lagi!” Dia membalikkan badannya dengan wajah memerah saking malunya.


“ Memangnya kenapa?” Tanya Ayahnya masih menggodanya.


“ Tau ah!” Wajahnya yang tadi tersipu malu sekarang menjadi cemberut.

__ADS_1


“ Sudahlah, kasihan dia. Jangan menggodanya terus, nanti dia malah tidak bisa tidur semalaman karena memikirkan pemuda itu.” Gelak tawa keluar dari mulut ibu dan ayahnya. Lisa yang sudah tidak tahan dengan kejahilan mereka pergi ke rumahnya untuk menenangkan diri.


“ Apa-apaan mereka itu, mereka membuat lelucon yang keterlaluan. Tapi memang benar kata ibu, selagi Shou belum menentukan pasangannya aku masih memiliki kesempatan. Tidak-tidak, sepertinya aku tidak memiliki kesempatan, dengan kepopulerannya saat ini mungkin banyak bangsawan yang suka padanya, bahkan putri Chelly pun kelihatan nya suka padanya. Tapi jika Shou belum menentukan nya mungkin saja aku masih memiliki kesempatan, tak ada salahnya jika aku mencobanya. Meskipun kesempatan nya 1 banding sejuta maka aku akan berusaha untuk menjadi yang satu itu.” Sambil berbaring diatas ranjang nya dia bergumam sendirian sambil memainkan bonekanya.


“ Bagaimana menurutmu Teddy bear?”


“ Menurutku kamu akan menang, berjuanglah!” Sambil menggerakkan bonekanya dia menjawab pertanyaan nya sendiri dengan suara yang berbeda.


“ Terimakasih, aku pasti akan berusaha!” Diatas ranjangnya itu dia berguling ke sana kemari dengan perasaan yang gundah.


Sementara itu Shou sedang bercakap serius dengan kaisar.


“ Kalau ucapannya itu benar, ini akan menjadi bencana skala dunia. Bahkan bisa dibilang lebih parah dari itu.” Ucap Kaisar dengan sangat serius.


“ Saya juga setuju, jadi yang harus Kita pikirkan adalah cara mengantisipasi nya.”


“ Iya, terutama segel yang ada dalam dirimu itu. Kamu harus bisa melepaskan nya!”


“ Kalau begitu saya pamit dulu, saya akan mencari cara untuk melepaskan segel ini.”


“ Maaf, padahal kamu baru saja beberapa bulan di akademi sihir tetapi kamu sudah harus mengambil cuti panjang.”


“ Tidak apa-apa, lagipula jika makhluk tak dikenal itu menyerang akademi maka pembelajaran pun pasti akan di hentikan.”


“ Shou, takdir dunia ini di dalam tanganmu. Lakukanlah yang terbaik!”


“ Tentu saja!”

__ADS_1


Lalu Shou pun pergi dari tempat tersebut.


__ADS_2