
“ Tanpa basa basi lagi mari kita mulai pertandingan kedua Tim ini, 3,2,1, mulai!” Ucap Wolver memulai pertandingan. Kedua tim pun saling menyerang satu sama lain, pertandingan terlihat sangat sengit meskipun tanpa campur tangan Shou.
“ Aku akan membuat nya terbangun dari lamunannya!” Ucap salah seorang dari Tim Freeze sambil berlari ke arah Shou. Lalu dia mengeluarkan sebuah sihir berbentuk pedang api dan menebaskannya ke arah Shou, namun sebelum berhasil mengenai Shou dia malah menabrak sihir shield nya Shou dan terpental beberapa meter.
“ Jika ingin melawanmu sebaiknya kau lawan dulu mereka!” Ujar Shou pada nya.
“ Sial!” Ucap orang tersebut kemudian bangkit dan kembali menyerang Shou. Dia terus menerus melancarkan beberapa sihir api yang berbeda ke arah Shou namun tidak berdampak apapun bagi Shou.
“ Dasar bodoh!” Ujar Shou. Setelah beberapa lama kemudian, orang tersebut pun menghentikan serangan nya karena kelelahan.
“ Kau memang benar-benar monster!” Ucap orang tersebut sambil terengah-engah.
“ Ryuzen!” Teriak Anastasya.
__ADS_1
“ Arrrgh!” Ucap Ryuzen ketika terkena serangan bola api dari lawannya. Dia pun terjatuh ke tanah dan Anastasya pun menghampirinya.
“ Hei, jangan lupakan aku. Pertandingan ini belum selesai!” Ucap seorang laki-laki yang menghadang Anastasya. Anastasya pun melancarkan sihir Air Bullet kepadanya namun orang tersebut berhasil menghindari semuanya dengan mudah, Setelah itu orang tersebut mengeluarkan sihir control gravity sehingga Anastasya terjatuh ke tanah dan tidak bisa berkutik sama sekali.
“ Hyaaahhhh!” Ujar Riss melesat sambil membawa kedua pedangnya dan menyerang orang tadi. Namun orang tersebut dengan mudahnya menghindari serangan pedang dari Riss dan malah membuatnya terpental beberapa meter.
“ Sepertinya sekarang giliranku!” Ujar Shou sambil tersenyum.
“ Hebat juga kau bisa menahan semua serangan sihir darinya, tetapi lawanmu kali ini adalah aku Zex pemegang title SSS+, dan juga Rove yang dulunya pemegang title SSS+ jadi dia adalah orang terkuat ke 6.” Ujar orang tersebut.
“ Jadi ternyata kau yang merebut posisiku, aku akan membuat mu menyesalinya!” Ujar Rove kesal.
“ Aku tidak merebut posisimu, aku hanya merebut posisi pertama. Jadi yang merebut posisimu itu temanmu sendiri.” Ujar Shou.
__ADS_1
“ sepertinya aku harus membungkam mulut mu itu.” Ujar Zex sambil melakukan peregangan tangan. Setelah itu dia melesat ke depan Shou dalam sekejap mata dan menyerang Shou dengan fire magical knouckle, namun hal itu percuma karena Shou menggunakan sihir shieldnya sehingga serangannya itu Hanya bertabrakan dengan shieldnya Shou. Setelah itu Rove menyerang Shou dengan Air Slash secara beruntun, kemudian Zex menggunakan sihir prison of hell pada Shou sehingga Shou terperangkap di dalamnya.
“ Hahahaha, rasakan sihir pamungkasku!” Ujar Zex bangga mengira serangan nya berhasil. Penonton pun menjadi terdiam seketika.
“ Hei, apakah dia akan mati?” Tanya salah seorang penonton pada temannya.
“ Entah, tetapi kalau aku yang terjebak disana mungkin tulang belulangku sudah menjadi abu.” Jawab temannya.
“ Apa ini, terlalu lemah!” Ujar Shou yang berada di dalam prison of hell tersebut.
“ Apa?” Ucap Zex terkejut. “ Rove, keluarkan sihir pamungkasmu!” Lanjutnya panik. Lalu Rove pun mengeluarkan sihir pamungkasnya.
“ Rasakan ini, Spear God!” Ujar Zex sambil mengeluarkan sihir angin berbentuk tombak. Tekanan angin yang sangat kuat dari sihir tersebut hingga para para penonton merasakan angin nya. Lalu dia pun melancarkan ke arah Shou namun sebelum sampai Shou menghancurkan sihir prison of hell nya Zex kemudian dia berhasil menangkap Spear God nya Rove.
__ADS_1
“ Angin ini cukup menyegarkan, apakah kau ingin merasakannya juga?” Tanya Shou. Dia pun melemparkan Spear God kembali ke arah Rove dan Rove pun terbang ke luar arena bersama Spear God nya.
“ Padahal pertandingan nya belum selesai dia malah pergi, benar-benar merepotkan.” Ujar Shou. Lalu dia pun menatap ke arah Zex dengan sinis.