
Setelah selesai Thev dan Balx tidur, mereka akan melanjutkan pencarian tanaman obat itu.
“ Maaf membuat Kalian menunggu.” Ucap Thev.
“ Tak apa-apa, aku tidak ingin kita kalah karena Kalian kekurangan tidur.” Ujar Chentya.
“ Tapi kau juga tidak tidur bukan?” Tanya Thev.
“ Aku sudah terbiasa.” Jawab Chentya.
“ Yosh, karena aku telah tidur cukup lama maka aku akan membasmi mereka dengan lebih cepat.” Ujar Balx sambil mengangkat tangan kanannya dan mengepalnya.
“ Tapi kau tidak boleh seenaknya sendiri.” Ucap Chentya.
“ Iya-iya aku paham.” Ujar Balx.
Mereka pun melanjutkan perjalanan dengan sangat hati-hati. Setelah keluar dari jalur itu, mereka semua sekarang berada di tempat yang sangat luas dan besar, langit-langitnya sekarang sepuluh kali lipat lebih tinggi dari Sebelum nya atau lebih tinggi lagi. Ruangan itu sangat luas, diameternya mungkin sampai ratusan kilo meter.
“ Tempat apa ini?” Tanya Chentya.
“ Entah, tapi anehnya sekarang tidak ada tanda-tanda kehidupan disini. Sebelumnya aku bisa melihat sekitar 50 ekor ular disini.” Ucap Thev.
__ADS_1
“ apakah mereka bersembunyi dari Kita?” Tanya Balx. “ Mungkin saja Mereka takut karena Kita telah membasmi sebagian besar dari Mereka.” Lanjutnya.
“ Kalau begitu lebih baik Kita terus berjalan, Kita harus menemukan tanaman obat itu dengan cepat.” Ucap Chentya. “ Apakah kau bisa mengetahui arah yang harus Kita lalui karena Kali ini kita menemukan jalan bercabang lagi tapi lebih banyak.” Lanjutnya. Thev pun dengan segera memejamkan matanya dan fokus untuk menyatu dengan Alam.
“ Seharusnya tanaman itu sudah ada di sekitar sini!” Ujar Thev.
“ Tapi dimana?” Tanya Balx.
“ Entah, Ayo Kita cari saja!” Ujar Thev. Mereka pun berkeliling di tempat tersebut untuk mencari tanaman obat itu. Namun Setelah setengah jam mencari, mereka tidak menemukan tanaman obat yang mereka Cari.
“ Haduh, apakah kau tidak bisa mencarinya dengan kekuatan alam mu itu Thev?” Tanya Balx.
“ Tunggu sebentar, aku akan mencobanya lagi!” Ucap Thev. Beberapa saat kemudian dia merasa ada sesuatu yang datang, jumlahnya sangat banyak dan mereka lebih kuat dari sebelumnya.
“ apa-apaan ini, mereka kelihatan sangat berbeda dari sebelumnya.” Ucap Balx yang melihat menggunakan kacamata thermal.
“ Semuanya, kali ini lawan Kita terlihat. Tapi Mereka lebih kuat dari yang Kita lawan selama ini.” Ujar Thev. Balx dan yang lain pun membuka kacamata nya dan terkejut melihat sosok dari ular-ular itu.
“ Apa maksudnya ini, tubuhnya seperti terbuat dari baja dan banyak durinya. Ekornya juga terlihat seperti gada yang memiliki banyak duri. Dasar monster!” Ucap Balx agak merinding.
“ Apa yang harus Kita lakukan Thev?” Tanya Chentya.
__ADS_1
“ Entah, karena Kita sepertinya telah terjebak. Aku tidak tahu mereka bisa menyembunyikan hawa kehadiran mereka dengan sempurna.” Jawab Thev.
“ Kalau begitu tak ada pilihan lain selain melawan mereka semua.” Ucap Chentya.
“ Ya, Meskipun aku sangat ragu Kita akan menang.” Ujar Thev.
“ Kita tidak boleh menyerah sebelum bertarung, aku akan bertarung melawan mereka. Jika Kalian ingin kabur, aku akan memberikan kalian sedikit waktu. Jika ingin pergi cepatlah, tidak ada waktu lagi.” Ujar Balx dengan serius.
“ Setelah mendengar itu dari temanku, mana mungkin aku akan meninggalkan nya. Ayo Kita kalahkanlah mereka semua hingga tak tersisa seekor pun.” Ucap Thev.
“ Kalau begitu aku juga akan membantu partner ku ini!” Ucap Chentya.
“ Thev, Chentya, senang bisa bertemu dengan kalian berdua.” Ucap Balx.
“ Hei, jangan berkata seperti Kita akan kalah saja!” Ucap Thev.
“ Benar juga, karena Kita adalah pemegang title SSS+ yang berarti kita adalah orang-orang terkuat didunia. Mana mungkin Kita akan kalah di tempat seperti ini!” Ucap Balx.
“ Aku juga akan membantu!” Ucap Riss.
“ Riss.” Ucap Balx pelan. “ Tolong Bantu penyembuhannya, karena kali ini aku mungkin akan terkena sedikit serangan dari monster-monster ini.” Lanjutnya.
__ADS_1
“ Siap!” Ucap Riss.
Mereka pun membentuk formasi dan bersiap untuk menyerang ular\-ular itu.