Isekai No Tensai

Isekai No Tensai
Dewa Zyuen VS Shou


__ADS_3

Dewa Zeno dan Vict pun menghampiri mereka, ketika Dewa Zeno ingin menanyakan sesuatu pada Shou Dewa Zyuen mengatakan sesuatu pada Shou.


“ Meskipun aku berhasil di kalahkan olehmu aku tidak akan mengatakan hal buruk seperti itu malahan aku akan berterimakasih padamu, selama ini aku berpikir bahwa kemampuan berpedang itu hanya bisa sampai di batasan ku, tidak ada orang yang bisa melampaui nya meskipun orang itu berlajar selama lebih dari ribuan tahun tetap saja tidak akan bisa melampaui nya. Jadi ku pikir jika kau berhasil mengalahkan ku berarti kemampuan berpedang itu tidak hanya sampai di batasan ku dan aku pun akan berusaha sekuat mungkin untuk meningkatkan kemampuan berpedang ku!”


Lalu Shou mengusap matanya yang sembab


“ Baiklah kalau begitu!” Dengan senyum tulus dan tatapan penuh kebahagiaan itu telah menggetarkan hati semua Dewa yang berada di sana.


“ Kenapa setelah melihat nya yang seperti itu tiba-tiba diriku....” Ucap Dewa Zeno dalam hati.


“ Sebenarnya siapa dia ini?” Tanya Dewa Vict dalam hati nya.

__ADS_1


Setelah itu Shou dan Dewa Zyuen pun masuk ke dalam arena.


“ Shou, kamu tidak boleh menahan diri aku ingin melihat sampai mana kemampuan berpedang mu!” Ujar Dewa Zyuen.


“ Kamu juga harus memperlihatkan sampai dimana batasanmu itu, jangan sampai aku bisa menembus batasan mu itu dengan mudah.”


“ Tentu saja, jangan kau pikir selama ratusan ribu tahun yang ku habiskan untuk melatih teknik berpedang ku ini tidak membuahkan hasil.”


Shou dan Dewa Zyuen pun langsung bergerak maju secara bersamaan dan melancarkan serangan. Kedua pedang kayu itu saling beradu satu sama lain dan bergesekkan sehingga membuat momentum yang sangat kuat dan keluar percikan api di setiap momentumnya.


“ Ini benar-benar luar biasa!” Ucap salah seorang murid dewa Zyuen terkagum.

__ADS_1


“ Jadi tadi dia masih belum mengeluarkan semua kemampuan nya ketika melihat Kita.”


“ Tentu saja, karena kemampuan kita masih berada jauh dibawahnya. Sepertinya dia berpikir untuk mengalahkan kita dengan memperlihatkan kekuatan yang hampir sepadan sehingga kita tidak akan depresi setelah di kalahkan olehnya.”


“ Tetapi aku juga tidak bisa menyangka dia sampai sehebat itu.”


“ Sebenarnya siapa Shou itu, bagaimana caranya dia mendapatkan kemampuan berpedangnya itu, dia bahkan sampai bisa menyaingi dewa Zyuen yang sudah berlatih selama ratusan ribu tahun bahkan umur ku juga belum sampai sejauh itu.” Gumam Dewa Zeno dalam hati.


“ Siapa sebenarnya bocah ini, jika tubuhnya seperti manusia lainnya bagaimana dia bisa menangkis semua seranganku seharusnya kekuatan ku ini bisa menghempaskan sebuah pohon besar dengan mudah tetapi dia, bagaimana cara nya dia bisa menahan semua serangan ku tanpa kehilangan keseimbangan, apakah dia melatih tubuhnya, sepertinya tidak, manusia tidak mungkin bisa melatih tubuhnya hingga menyamai dewa karena waktu yang mereka miliki sangat terbatas dia tidak mungkin bisa melatih tubuhnya sampai sejauh itu, lalu kenapa dia bisa seperti itu, dan juga aku malah merasa pedang kayu miliknya lebih berat daripada milikku sehingga momentumnya akan lebih berat ke arahku, kenapa bisa seperti ini, padahal dia memiliki tubuh khalayak manusia lainnya dia tidak memiliki tubuh dan otot yang besar bahkan tingginya juga hanya sampai di pundakku tetapi kenapa dia malah yang menguasai momentumnya, sebenarnya apa yang terjadi?” Gumam Dewa Zyuen dalam hati.


Lalu seketika Dewa Zyuen melihat mata nya Shou dan dia pun tercengang.

__ADS_1


“ Jadi itu yang membuatmu sampai sekuat ini.” Gumamnya dalam hati lagi.


__ADS_2