Isekai No Tensai

Isekai No Tensai
Tak seperti biasanya


__ADS_3

“ Shou, dimana kau?” Teriak Lorrie.


“ Kita sudah berkeliling ke seluruh tempat di akademi ini, tapi kita tidak menemukan nya!” Ujar Chelly.


“ Masih ada satu tempat lagi!” Ucap Anastasya.


“ Dimana?” Tanya Rosse.


“ Toilet pria!” Jawab Anastasya. “ Yuzan bilang bahwa setengah jam sebelumnya Shou berada di toilet, aku kira dia pasti sudah pergi dari sana, tapi mungkin saja dia masih ada disana.” Lanjutnya.


“ Kalau begitu ayo kita pergi ke Sana!” Ujar Chelly.


“ Tidak-tidak, aku saja yang pergi ke sana. Kalian tunggu diluarnya saja.” Ujar Lorrie. Lalu dia pun segera pergi ke toilet untuk mencari Shou.


Sementara itu Yuzan dan Ryuzen sudah memasuki arena duel, di sana ternyata banyak orang yang datang untuk melihat duel mereka.


“ Apakah kau sudah siap?” Tanya Ryuzen.


“ Tentu, aku siap kapanpun.” Jawab Yuzan.


“ Kalau begitu aku akan menghancurkan mu dengan serangan sihir kombo ku!” Ujar Ryuzen.


“ Coba saja kalau bisa!” Ucap Yuzan.

__ADS_1


Di waktu yang sama Lorrie telah menemukan Shou, Namun Shou pun terlihat sedang murung.


“ Kenapa dia? Ah tidak, aku tidak boleh memikirkan itu terlebih dahulu. Aku harus memberitahunya!” Ujar Lorrie dalam hati.


“ Shou, gawat!” Ucap Lorrie.


“ Ada apa?” Tanya Shou.


“ Peliharaan mu akan berduel melawan murid lain di arena!” Jawab Lorrie.


“ Lalu?” Tanya Shou lagi.


“ Aku ingin kau menghentikan nya!” Jawab Lorrie.


“ Memangnya kenapa?” Tanya Shou lagi.


“ Oh, Baiklah kalau begitu!” Ujar Shou.


“ Kalau begitu aku akan memberitahu Rosse dan yang lainnya bahwa aku sudah menemukan mu!” Ujar Lorrie. Ketika dia berlari tiba-tiba dia sudah berada di depan Rosse dan akhirnya menabraknya hingga terjatuh.


“ Aduh!” Ucap Lorrie. “ Apa ini?” Tanyanya sambil memegang sesuatu. Tak lama kemudian terdengar suara aneh. Lalu Lorrie pun membuka matanya dan bangun.


“ eh...?” Ucap Lorrie.

__ADS_1


“ Apa kau ingin ku bakar?” Tanya Rosse. Dia langsung mendorong Lorrie.


“ Apa yang terjadi?” Tanya Anastasya. “ Tadi aku tidak melihat kalian lewat tapi .....” Sebelum menyelesaikan Ucapannya dia sudah berada di bangku penonton beserta yang lainnya.Ketika dia melihat ke dalam arena dia terkejut.


“ Sial, aku akan membunuhmu!” Ucap Ryuzen yang sudah babak belur.


“ Tidak mungkin!” Ucap Anastasya ketika melihat Ryuzen dengan pakaian yang compang-camping dan di penuhi luka. Lalu tiba-tiba Shou berada di tengah arena dan Yuzan pun menunduk padanya.


“ Sepertinya aku tidak menyuruhmu untuk berkelahi.” Ujar Shou.


“ Tadi orang ini menantang saya untuk berduel dengannya, saya pikir jika saya menolaknya itu akan mencoreng nama anda.” Ujar Yuzan sopan.


“ Aku tidak peduli tentang itu, tapi aku tidak pernah menyuruhmu untuk berkelahi.” Ujar Shou.


“ Maafkan saya, saya siap menerima hukuman!” Ujar Yuzan.


“ Sial, aku akan mengalahkan nya. Sedikit lagi aku pasti menang!” Ucap Ryuzen sambil menahan kesakitan.


“ Aku akan mengampunimu, tapi lainkali jika kau bertarung tanpa izin dari ku kau akan ku beri hukuman yang sangat berat!” Ujar Shou pada Yuzan.


“ Siap!” Ujar Yuzan. Tak lama kemudian tiba-tiba lukanya Ryuzen tiba-tiba menghilang.


“ Lainkali kau harus belajar sopan santun!” Ujar Shou padanya. Lalu dalam sekejap mata tiba-tiba Shou menghilang tanpa jejak, kemudian Ryuzen pun bangun dan segera pergi meninggalkan arena duel.

__ADS_1


“ Sebenarnya siapa Shou itu?” Tanya Anastasya.


“ Bisa dibilang dia adalah manusia terkuat.” Jawab Lorrie.


__ADS_2