
“Arrrgh!” Ucap Shou kesakitan. Dia terpental lagi dan lukanya semakin parah
“ Shou!” Teriak Riss. Kali ini dia memberanikan diri untuk berdiri, dia pun segera menghampiri Shou.
“ Riss, tenang saja. Aku akan mengalahkan nya!” Ujar Shou.
“ Kenapa, padahal kau sudah terluka sampai sejauh ini. Kau sudah tidak bisa bertarung lagi!” Ujar Riss sambil meneteskan air mata. Shou pun mengusap air matanya, setelah itu dia berdiri kembali.
“ Aku akan mengalahkan nya!” Ujar Shou. Tak lama kemudian, muncul seseorang yang berpakaian serba putih turun dari langit. Dia membawa sebuah tongkat, dan ketika dia menghentakkan tongkatnya tiba-tiba kabut yang berada disana menghilang seketika.
“ Tak ku sangka ada seseorang yang bisa selamat dari peliharaanku ini!” Ucap orang tersebut sambil mengelus-ngelus monster yang menyerang Shou tadi.
“ Siapa kau?” Tanya Shou.
“ Aku adalah dewa Zeno, dewa tingkat 3.” Jawab orang tersebut.
__ADS_1
“ Apakah makhluk itu adalah ulahmu juga?” Tanya Shou lagi.
“ Oh ini, dia adalah hewan peliharaanku namanya Loosy. Dia sangat cantik bukan, seperti namanya.” Ujar orang tersebut.
“ Shou, aku akan menyembuhkan mu!” Ujar Riss sambil berlari ke arahnya.
“ Terimakasih!” Ucap Shou.
“ Sampai saat ini baru kalian yang selamat ketika berhadapan dengan Loosy ku ini, kalau 3 orang tadi tidak dihitung karena mereka malah kabur darinya, benar-benar membosankan!” Ujar Dewa Zeno.
“ Tenang saja, aku tidak tertarik dengan mereka. Mereka mungkin sudah kembali ke Villa nya, sungguh tidak adil bukan, teman-teman mu itu sedang bersantai di Villa nya sedangkan kalian harus bertarung melawan peliharaanku.” Ujar Dewa Zeno.
“ Syukurlah, ternyata mereka selamat.” Ujar Riss. “ Sekarang semua luka mu sudah sembuh Shou!” Lanjutnya.
“ Terimakasih Riss!” Ujar Shou.
__ADS_1
“ Sangat menarik, baru kali ini aku melihat seorang manusia akrab dengan iblis. Ternyata rumor itu benar, ku kira itu hanya lelucon para dewa saja.” Ujar Dewa Zeno.
“ Sekarang jelaskan, kenapa kau memberikan kutukan pada kota ini?” Tanya Shou.
“ penduduk kota ini telah memperlakukanku dengan buruk, jadi aku harus menghukum mereka.” Jawab Dewa Zeno.
“ Itu tidak bisa dijadikan alasan!” Ujar Shou.
“ Apa maksudmu?” Tanya Dewa Zeno. “ Mereka telah memperlakukan seorang dewa tongkat tinggi seperti ku ini secara tidak baik, itu adalah alasan yang kuat untuk menghukum mereka.” Lanjutnya.
“ Berapa orang yang telah memperlakukanmu dengan buruk, lalu berapa orang juga yang harus menanggung kesalahan mereka, berapa orang tak bersalah yang menjadi korban kutukanmu, apakah kau tidak pernah memikirkan nya?” Tanya Shou. Dia kelihatan sangat kesal pada dewa tersebut.
“ Manusia adalah manusia, makhluk lemah yang tidak bisa hidup tanpa manusia lain. Sedangkan dewa adalah makhluk sempurna yang memiliki kekuatan luar biasa, mereka bisa hidup tanpa harus makan, minum, bahkan tidur sekalipun. Dewa kadang memberikan berkat bagi manusia yang memiliki hati yang baik, tetapi dewa juga sering memberikan hukuman bagi orang-orang yang memiliki hati yang busuk. Dan kota ini adalah tempat dimana manusia-manusia berhati busuk itu pernah tinggal, aku mengabadikan kebusukan hati mereka dengan memberikan 9 kutukan pada kota ini, dan kutukan itu tidak akan hilang selama-lamanya sebagai peringatan bagi manusia-manusia lain supaya mereka tidak akan berani lagi berbuat buruk.” Jelasnya.
“ Tetapi kenyataannya sampai saat ini masih ada orang yang berbuat buruk. Berbagai bentuk kejahatan masih ada di dunia ini, perbudakan, pencurian, pembunuhan, semua itu masih ada di dunia ini. Lalu kenapa kau tidak mengutuk mereka juga, kau hanya menghukum orang-orang yang memperlakukan mu dengan buruk, tetapi tugas utama mu untuk menjaga dunia ini di tinggalkan.” Ujar Shou.
__ADS_1
“ Dunia ini begitu luas, dan dewa-dewa pun jumlahnya cukup banyak. Lagipula sebenarnya dewa itu tidak memiliki tanggung jawab terhadap dunia ini, jika kami membantu itu hanya karena keinginan kami.” Ujar Dewa Zeno.