Isekai No Tensai

Isekai No Tensai
Peluang baru


__ADS_3

Setelah cukup lama, Shou memutuskan untuk pergi juga.


" Rosse, Riss, paman, bibi, Rin dan juga Ray, aku pamit dulu!"


" Shou, bukannya kamu sudah mengantarkan semuanya, kenapa terburu-buru seperti itu?" Tanya Rosse.


" Yah, aku masih ada yang harus dilakukan."


" Baiklah kalau begitu Shou, sampai jumpa!"


" Sampai jumpa Shou!" Ucap Riss.


Ayah dan ibu nya Rosse pun melambaikan tangannya pada Shou, begitu pula dengan kedua adiknya Rosse yang imut itu.


Kemudian dalam sekejap Shou menghilang, dan suasana berubah menjadi hening seketika.


Sementara itu Shou sudah tiba di sebuah tempat yang tak asing lagi padanya, bahkan beberapa orang memperhatikannya.


" Hei, bukankah itu Shou?"


" Wah, yang benar saja. Dia bukannya petualang terhebat saat ini dengan pangkat tertinggi, apakah dia akan mengambil misi dari guild?"


" Tentu saja, mau apalagi kalau bukan itu."


" Yosh, saatnya kembali!"


Kemudian Shou masuk ke dalam bangunan khusus para petualang itu, setelah masuk tiba-tiba semuanya menjadi tenang, yang tadinya ingin berkelahi karena berebut misi pun berhenti seketika.

__ADS_1


" Yo, apa kabar kalian semua?" Sapa Shou kepada beberapa petualang yang ada di depannya.


" Seperti yang kau lihat, kami tak banyak perubahan sejak waktu itu, bagaimana denganmu?" Tanya seorang petualang yang mengenakan zirah besar dan membawa sebuah pedang besar.


" Aku baik-baik saja, hanya akhir-akhir ini aku kekurangan istirahat." Ujar Shou yang kemudian tiba-tiba menguap.


" Ku dengar memang banyak masalah di kekaisaran akhir-akhir ini, bahkan ku dengar bahwa disana juga muncul alien yang di sebut Reiyu." Ujar Seseorang yang berpenampilan seperti ninja.


" Begitulah Kai, jadi aku berniat libur sampai minggu."


" Wah, aku juga jadi ingin libur. Kemarin kami mendapatkan misi untuk mencari-cari kuda yang lepas. Yaampun, misi ini memang kelihatan bukan yang di peruntukan bagi petualang, tapi mau bagaimana lagi, sekarang misi di papan guild semakin sedikit, jadi siapa cepat dia dapat."


" Walaupun begitu, kemarin kita hanya diberi upah 20 koin perunggu. Padahal kita sangat kesusahan waktu mencari kuda-kuda nya. " Ucap seorang perempuan yang membawa sebuah tongkat sihir.


" Yah, mau bagaimana lagi. Soalnya para monster dan bandit tiba-tiba berhenti mengacau akhir-akhir ini."


" Kalau seperti ini terus, semua orang yang menjadi petualang akan menjadi sengsara karena tidak ada permintaan misi, kalau begitu…."


" Bagaimana kalau kalian beralih profesi." Saran Shou.


Keempat orang itu pun terkejut.


" Memang, sepertinya kalian juga berat berpindah profesi dari sini, tetapi untuk sekarang daripada menganggur, lebih baik membuka usaha baru saja."


" Usaha apa Shou, lagipula kami tidak punya modal." Ujar Richard.


" Untuk urusan modal kalian tidak usah khawatir, aku akan meminjamkannya."

__ADS_1


" Baiklah kalau begitu, tapi kira-kira usaha apa ya, yang cocok untuk kami berempat?" Tanya Richard.


" Hmmm, bagaimana ya, aku juga bingung karena sebentar lagi aku akan menjalankan misi yang amat sulit, jadi saat ini yang bisa ku lakukan hanyalah memberikan modal."


" Yah, baiklah kalau begitu. Lagipula kami tidak boleh banyak bergantung pada orang lain, kami juga harus berusaha."


" Baguslah kalau begitu."


" Shou, kalau boleh tau misi apa yang akan segera kamu jalankan itu?" Tanya Missel.


" Oh, soal itu… bagaimana ya, cara menjelaskannya."


Shou kemudian menggaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal itu.


" Tak usah di ceritakan Shou bila itu memang misi rahasia." Ujar Ray yang mengenakan zirah ringan seperti biasanya.


" Bukan seperti itu, tapi bagaimana ya, sulit untuk menjelaskannya."


" Tak apa-apa Shou, jika kamu memang tak bisa menjelaskannya, jangan terlalu memaksakan." Ujar Richard.


" Ya, baiklah kalau begitu. Ngomong-ngomong soal modal, sebaiknya aku juga memberikannya kepada petualang lainnya."


" Tapi Shou, jumlah petualang disini sangat banyak, bagaimana kamu bisa memiliki uang sebesar itu?" Tanya Richard.


" Tenang saja, sekarang aku akan membicarakannya dengan ketua guild."


Kemudian Shou berjalan menghampiri seorang resepsionis, kemudian mereka berdua berjalan ke lantai atas.

__ADS_1


__ADS_2