
"Tolong,siapapun tolong aku!" Anak kecil itu berlarian tanpa henti,namun beberapa saat kemudian ia tersandung dan jatuh.
"Mama,papa,tolong aku!" Gadis kecil itu pun menangis,ia sudah tidak bisa berlari lagi bahkan untuk berdiri pun ia kesusahan,ia hendak berdiri lagi namun sayangnya serigala-serigala itu sudah mengepungnya dari segala arah. Mereka semua mendekat perlahan ke arah gadis kecil tersebut,gadis tersebut pun menangis lagi.
"Maafkan aku papa,mama,seharusnya aku tak pernah meninggalkan rumah karena keegoisanku ini,aku minta maaf papa,mama,tolong maafkan aku!" Gadis kecil itu sudah pasrah,ia sudah mempersiapkan diri untuk menerima takdirnya itu,berakhir dimakan oleh serigala.
Salah satu serigala meloncat ke arah nya hendak menerkamnya,gadis itu menghindar sedikit sehingga ia hanya terkena luka gores saja,ternyata di lubuk hati yang paling dalamnya ia masih ingin hidup,ia pikir jika ia mati disana maka permintaan maafnya itu takkan pernah tersampaikan pada ayah dan ibunya.
Namun apa yang dia bisa lakukan? Untuk berdiri saja dia kesusahan,dengan tubuh mungilnya itu akankah dia bisa melarikan diri dari serigala-serigala itu? Tentu saja kemungkinannya nol persen,sekuat apapun ia mencoba ia hanyalah seorang gadis kecil,tanpa senjata,tanpa keahlian beladiri,ia hanyalah seorang gadis kecil biasa yang tak bisa hidup tanpa bergantung pada orang tua nya.
Ia mencoba untuk berdiri,walaupun dia sangat kesakitan tetapi ia tetap berusaha,ia mencari-cari sesuatu untuk dia gunakan sebagai alat pelindung diri namun sebelum itu terjadi seekor serigala lagi telah melompat dan menerkamnya,ia menggigit pundak sebelah kanan dari gadis tersebut.
"Dasar hewan tak tahu diri,enyahlah kalian!" Seseorang menerobos kedalam kumpulan serigala-serigala itu,dia menebas dua serigala yang hendak menerkamnya dan dia juga memotong serigala yang sedang menggigit gadis kecil itu,gadis kecil itu terluka cukup parah,dengan segera ia memangkunya.
__ADS_1
Setelah berhasil memangkunya ia menerobos lagi ke arah serigala-serigala itu untuk melarikan diri,ia menebas serigala-serigala yang sedang melompat itu seakan-akan dia tahu bahwa mereka akan melompat ke arah sana,dalam hitungan sepersekian detik ketiga serigala itu terkapar kebawah tanah,lalu belasan serigala lainnya pun mengejarnya,sebagian dari mereka melolong meminta bantuan dari rekan-rekannya yang lain.
Ketika tengah berlari,mereka dicegat oleh sekelompok serigala di depannya.Dia pun berbelok ke arah kanan,namun sayangnya setelah beberapa langkah,disana juga terdapat puluhan serigala yang siap menerkamnya.
"Apa yang harus kulakukan,serigala-serigala itu telah berhasil mengepungku.Aku tidak bisa kabur dari mereka,dan jika aku melawan mereka pun belum tentu aku bisa mengalahkan mereka semua dan anak kecil ini pendarahannya masih belum berhenti,kalau begini terus kami...."
Serigala-serigala itu mendekat ke arah mereka dari segala arah,jumlahnya kini melewati angka seratus,dan kemungkinan Shou menang menghadapi mereka semua adalah nol.
"Sial!"
Shou bersiap dengan posisi bertahan,5 ekor serigala menerkam Shou secara bersamaan.
"Teknik rahasia nomer 8,Tebasan kilat!"
__ADS_1
Ketika kelima serigala itu berjarak kurang lebih 2 meter darinya,tiba-tiba tubuh mereka tercerai berai dan jatuh ke tanah.
Shou mengatur napasnya kembali,dia bersiap untuk gelombang selanjutnya.
Kali ini 10 ekor serigala dari segala arah menerkamnya secara bersamaan.
Shou membuang nafasnya secara perlahan.
"Teknik rahasia nomer 3,Intimidasi!"
Kemudian tiba-tiba serigala yang hendak menerkamnya itu berhenti,sepertinya mereka tak berani untuk melangkah lebih jauh lagi.
"Teknik rahasia nomer 5,Langkah bayangan!"
__ADS_1
Shou bergerak dengan cepat menghampiri serigala-serigala yang hendak menerkamnya.
Dia kemudian menebas mereka satu persatu dengan cepat,anehnya serigala-serigala itu tidak memberikan perlawanan sedikitpun ketika Shou berada didepannya.