
Keesokan harinya Shou sarapan pagi bersama Raja Asters dan putrinya
“ Ayah, kenapa kemarin dia ada di kamarku?” Tanya Chelly.
“ Maaf, itu salah ayah. Kukira kamu tidak akan memakainya dalam waktu dekat ini, kamarmu itu lebih besar dan luas dibandingkan kamar-kamar lainnya, jadi aku meminjamkan nya.” Jawab Raja Asters.
“ Memangnya dia siapa, sehingga ayah memberikan kamar terbaik padanya?” Tanya Chelly lagi.
“ Dia adalah utusan dari kekaisaran yang akan menjadi penjaga mu ketika di akademi.” Jawab Raja Asters.
“ Tapi seharusnya ayah memberikan kamar yang biasa-biasa saja untuk seorang penjaga seperti dia.” Ucap Chelly.
“ sebaiknya kau lebih sopan padanya, menurut laporan dia adalah orang terkuat yang dimiliki kekaisaran. Bahkan jika ingin, dia bisa menghancurkan satu kerajaan sekaligus.” Ucap Raja Asters.
“ kenapa orang seberbahaya dia ada disini?” Tanya Chelly.
“ Dia memang keliatan berbahaya, namun dia itu sangat baik. Bahkan dia menawarkan diri untuk menyelesaikan persoalan para petani dan pedagang.” Ujar Raja Asters.
__ADS_1
“ Tentu saja, aku akan segera menyelesaikan persoalan ini.” Ujar Shou. Raja Asters dan Chelly pun terkejut, dia tak menyangka Shou bisa mendengarkan percakapan-percakapan mereka meskipun suaranya pelan. “ Kalian pasti berpikir, kenapa aku bisa mendengarkan percakapan kalian. Saat ini aku sedang menggunakan alat sihir yang membuat pendengaranku lebih jelas puluhan kali lipat, dan sebenarnya aku hanya iseng saja ingin mencoba alat yang baru ini, siapa tahu nanti alat ini bisa berguna jika ada musuh yang meredam suaranya.” Ujar Shou.
“ Bagaimana bisa kau punya alat seperti itu?” Tanya Chelly.
“ Seharusnya kau sudah tahu ketika aku mengubah bentuk dari logam-logam itu, aku ini bisa memanipulasi benda sesuai yang aku inginkan dan merakitnya kembali menjadi sebuah alat baru.” Jelas Shou.
“ Tapi seharusnya yang bisa menggunakan sihir seperti itu hanyalah dwarf.” Ucap Chelly.
“ Tapi kemarin kau melihat nya sendiri Kan?” Tanya Shou. Chelly pun tak bisa membalas perkataan nya, karena memang benar kemarin dia melihat nya secara langsung.
“ Saya hanya ingin memastikan, apakah tempat nya sudah dipersiapkan?” Tanya Shou.
“ Kalau begitu setelah selesai sarapan, tolong antarkan aku ke tempat itu.” Ujar Shou.
“ Baiklah!” Ujar Raja Asters.
Seperti yang dikatakan, Shou dan Raja Asters pergi ke tempat yang sudah di persiapkan dengan menggunakan kereta kuda kerajaan, Chelly pun ikut juga bersama mereka.
__ADS_1
“ Oh iya, sebaiknya aku memakai topeng kali ini.” Ujar Shou.
“ Untuk apa kau memakai topeng?” Tanya Chelly. Namun Shou tidak langsung menjawabnya, dia mengeluarkan sebuah topeng yang tiba-tiba muncul diatas tangannya, lalu dia pun langsung memakainya.
“ Aku tidak ingin orang-orang melihat wajahku saat ini, karena aku tidak terlalu suka diperlakukan khusus oleh mereka.” Ujar Shou.
“ Yah, aku juga mengerti. Perlakuan khusus memang agak menyebalkan, bahkan teman-temanku juga memperlakukanku layaknya seorang putri. Padahal yang aku inginkan hanyalah berteman dengan mereka tanpa mengenal kasta.” Ujar Chelly. Dia terlihat sedih setelah mengatakan itu.
“ Kalau begitu aku akan menjadi teman pertamamu yang benar-benar menganggapmu sebagai teman. Aku tidak akan menganggapmu sebagai Chelly sang putri dari kerajaan ini melainkan Chelly yang sebentar lagi akan masuk akademi dan sekelas denganku.” Ujar Shou.
“ Eh, apa maksudmu sekelas?” Tanya Chelly. “ apa maksudmu kita akan berada di kelas yang sama?” Tanyanya.
“ iya.” Jawab Shou.
“ Kenapa bisa begitu?” Tanyanya.
“ Kaisar yang meminta kepada pihak akademi sihir supaya Kita bisa sekelas.” Jawab Shou.
__ADS_1
“ Oh.” Ujar Chelly. “ Baguslah kalau begitu.” Lanjutnya. Dia pun tersenyum, dan sepanjang perjalanan itu dia menjadi keliatan lebih gembira dari sebelumnya.