
" hmmm, sepertinya mereka punya beberapa bidak yang cukup bagus."
" Tenang saja tuan ku, mereka tidak akan mungkin bisa mengalahkan pasukan utama kita." Ucap seorang gadis dengan pakaian ketat di seluruh tubuhnya sambil menuangkan anggur ke dalam gelas.
" hmm, aku tidak peduli pasukan kita akan kalah atau tidak. Aku hanya ingin menikmati pemandangan yang indah ini." Gumamnya sambil tersenyum melihat monitor yang menampakkan peperangan di berbagai tempat.
" Tuan, persiapannya sudah siap!" Ujar seseorang yang baru sampai.
" Kerahkan semua pasukan ke dimensi 5!"
" Baik tuan!" Ucapnya yang kemudian langsung pergi kembali dari tempat tersebut.
" Sekarang bagaimana cara mu untuk menghadapi pasukanku, raja sihir?"
Kemudian dia pun tertawa dengan lepas.
Sementara itu di alam dewa muncul cahaya yang sangat terang, di balik itu kemudian muncul empat sosok.
" Bukankah mereka itu...." Dewa Zyuen meneteskan air mata nya.
" Siapa mereka guru?"
" Mereka adalah empat dewi agung." Jawab nya dengan sangat senang.
__ADS_1
" Wah!" Ucap Yu kegirangan. dia sangat senang akhirnya keempat dewi itu turun tangan untuk membantunya.
Setelah keempat dewi utama itu sampai di hadapannya, Dewa Zyuen dan Yu menunduk hormat di hadapan mereka.
" Terimakasih sudah bersedia untuk datang kemari."
" Kamu sudah melakukan tugas mu dengan sangat baik, sekarang giliran kami." Ucap nya sambil melangkah dengan anggun melewati Dewa Zyuen dan Yu, kemudian berhenti di hadapan Shou. Kemudian dia menggenggam tangan kanannya Shou
" Cahaya kehidupan, berikanlah sedikit kekuatanmu bagi nya. The light of life!"
kemudian muncul cahaya terang dari telapak tangannya, yang kemudian tersalurkan ke seluruh tubuh Shou. Tak lama kemudian Shou pun terbangun.
" adududuh..., dimana ini, oh iya... ritualnya bagaimana, eh kenapa semua nya dengan jadi berantakan seperti ini?" Ucap nya terkejut setelah melihat ke sekelilingnya.
" Dewi Raffsha, kenapa kamu ada disini, dan juga apa yang sedang terjadi, semuanya terlihat kacau."
" Sebaiknya kamu menenangkan dirimu terlebih dahulu, setelah itu baru aku akan jelaskan."
Lalu Shou pun menghela nafas dan berusaha untuk menenangkan diri.
" Apakah kamu bisa menjelaskannya sekarang?"
Dewi Raffsha pun mengangguk kemudian dia menghela nafas nya terlebih dahulu.
__ADS_1
" Sebenarnya banyak yang ingin aku katakan padamu, tetapi waktunya tidak akan cukup. Jadi aku akan mengatakan yang paling penting nya terlebih dahulu."
Shou pun mengangguk
Ketika Dewi Raffsha sibuk menjelaskan apa yang terjadi pada Shou, ketiga dewi agung lainnya berpencar untuk menyelesaikan berbagai permasalahan yang sedang terjadi.
" Laxmi, kau urus dewa-dewa ini. Aku dan Shelly akan mengatasi masalah di dunia bawah." Ujar Dewi Ruzmi serius.
" Serahkan saja padaku!"
" Baiklah, kami berangkat dulu!"
Lalu Dewi Shelly dan Ruzmi pun berteleportasi ke dunia bawah.
" Yosh, saatnya beraksi. Siap-siap kalian para monster sialan!"
Dewi Ruzmi pun melayang ke atas, kemudian dia merapalkan sebuah mantra
" Lenyaplah kalian para monster sialan!"
Tiba-tiba tanah bergetar cukup kencang, semua orang yang merasakan getaran tersebut sangat ketakutan, para monster pun sampai berlari kocar-kacir. Namun ketika mereka berlari, tiba-tiba mereka tertusuk oleh tanah keras berbentuk lancip yang keluar dari bawah mereka.
' Sleb, Sleb, Sleb '
__ADS_1
" Apa ini?" Ucap seorang petualang yang terlihat ketakutan. Dia pun berlari kocar kacir karena takut terkena tusukan dari tanah keras tersebut.