Isekai No Tensai

Isekai No Tensai
Beristirahat


__ADS_3

“ Wah, hebat!” Ucap gadis kecil tersebut. “ Kakak memang hebat!” Lanjutnya. Shou pun mengelus rambut gadis kecil tersebut.


“ Utusan dewa memang hebat!” Ucap seorang perempuan dewasa.


“ Kalau begitu kami pamit!” Ucap Shou. Lalu dia pun mengeluarkan sihir gate nya dan masuk ke dalamnya, begitu pun dengan Raja Asters dan putrinya.


“ Eh, dimana kereta kuda nya?” Tanya Shou. Mereka baru teringat bahwa kereta kuda beserta kusirnya masih tertinggal di desa tersebut, Shou pun kembali untuk menjemputnya.


Setelah menyelesaikan tugasnya, Shou pun pergi ke sebuah Villa yang telah di sediakan kekaisaran untuk nya. Ketika masuk ke dalamnya, dia disambut oleh Rosse, Lacasina dan Riss.


“ Selamat datang Shou!” Ucap Riss.


“ Akhirnya kau datang juga.” Ujar Rosse.


“ Selamat datang, aku akan segera menyiapkan minuman.” Ujar Lacasina. “ Mau minum apa?” Tanya nya.


“ Aku ingin teh hijau.” Jawab Shou.


“ Aku juga ingin teh hijau!” Ucap Riss.


“ Apakah kau mau juga Rosse?” Tanya Lacasina.


“ air putih aja.” Jawab Rosse. Lalu Lacasina pun pergi ke dapur untuk menyiapkan nya.


“ Shou, sepertinya pekerjaanmu selesai lebih cepat.” Ujar Rosse.


“ begitulah.” Ujar Shou. “ Eh, ngomong-ngomong kemana Lisa dan Lorrie?” Tanya Shou

__ADS_1


“ Kalau Lisa dia ingin berkeliling untuk melihatmu-lihat pemandangan di Kota sedangkan Lorrie pastinya menjelajahi bar.” Jawab Rosse.


“ Kenapa kalian tidak berkeliling bersama Lisa?” Tanya Shou.


“ sebenarnya kemarin kami sudah pergi ke banyak tempat dan niatnya hari ini kami Istirahat terlebih dahulu dan besok akan pergi ke tempat-tempat yang masih belum di kunjungi.” Jawab Rosse. “ Lisa kelihatan sangat bersemangat ketika berada di tengah Kota, katanya sudah sejak lama memimpikan pergi ke Kota karena dulu dia tidak pernah pergi dari desanya.” Lanjut Rosse.


“ memang, dia juga pernah mengatakan itu padaku.” Ujar Shou. Tak lama kemudian Lacasina kembali sambil membawa sebuah nampan.


“ Silahkan diambil!” Ujar Lacasina sambil menaruh nampan tersebut. Shou pun langsung mengambil sebuah gelas yang berada di atas nampan tersebut.


“ Ini sangat enak!” Ujar Shou setelah meneguk teh hijau dari gelas tersebut.


“ Benarkah?” Tanya Lacasina.


“ Tentu saja!” Jawab Shou.


“ Teh hijau buatan Lacasina memang sangat enak!” Ujar Riss. Mereka pun akhirnya menikmati minuman tersebut sambil berbincang-bincang.


Setelah teh hijau nya habis, Shou langsung pergi ke kamarnya untuk tidur.


“ Hari ini sangat melelahkan!” Ujar Shou sambil membaringkan dirinya. “ Meskipun ini masih siang, aku merasa sangat lelah sekali padahal biasanya aku jarang tidur di siang Hari.” Lanjutnya. “


Beberapa saat kemudian terdengar suara ketukan pintu


“ Siapa disana?” Tanya Shou.


“ Aku Lacasina, apakah aku boleh masuk?” Tanyanya.

__ADS_1


“ Silahkan!” Jawab Shou. Lacasina pun langsung membuka pintu kamarnya Shou dan masuk ke dalam nya.


“ Ada perlu apa Lacasina?” Tanya Shou.


“ Tidak, aku hanya ingin bersamamu!” Jawab Lacasina.


“ Eh?” Ucap Shou. Dia pun bangun dari tempat tidurnya.


“ Kau mau Kemana?” Tanya Lacasina.


“ Aku ingin ke kamar mandi.” Jawab Shou.


“ Kalau begitu aku akan menunggu mu disini.” Ujar Lacasina.


“ Tidak usah, aku akan berendam di bak mandi. Jadi akan cukup lama!” Ucap Shou.


“ Tak masalah, aku akan menunggumu.” Ujar Lacasina. “ Atau kau ingin aku berendam bersamamu?” Tanya Lacasina.


“ Eh, tidak-tidak. Hanya saja ku kira kau akan kesepian menunggu ku disini, jadi lebih baik kau menungguku di tempatnya atau Riss saja.” Jawab Shou.


“ Baiklah kalau begitu, ku kira kau akan mengajakku mandi bersama!” Ujar Lacasina pelan.


“ Apa yang baru saja kau katakan?” Tanya shou. “ Soalnya tadi aku tidak mendengar nya dengan jelas.” Ucap Shou.


“ eh, aku tadi bilang memang lebih baik aku menunggu di tempatnya Rosse atau Riss saja.” Ucap Lacasina. Dia sengaja berbohong karena ucapan sebelumnya hanya keceplosan.


“ Baguslah kalau begitu!” Ujar Shou.

__ADS_1


__ADS_2