Isekai No Tensai

Isekai No Tensai
Tidak menjadi beban


__ADS_3

Setelah selesai sarapan, Rosse, Lisa dan Lacasina membereskan piring-piring dan yang lainnya.


" Kalau begitu aku pamit dulu, aku akan mulai bekerja!" Ujar Shou.


" Shou, setelah selesai ini aku ingin makan sup mu lagi." Gumam Dewi Ruzmi.


" Mungkin lain kali, karena setelah ini selesai kita akan langsung pergi ke kekaisaran."


" Aku tak peduli, pokoknya aku ingin sup mu!"


Dewi Ruzmi memaksa.


" Aku juga ingin merasakan sup mu lagi, tak ku sangka kamu bisa memasak seenak itu, semua masakanku tidak bisa menandinginya." Ujar Rosse.


" Kalau kamu pandai memasak kenapa tidak bilang dari awal, aku sangat menantikan masakanmu lagi." Gumam Lorrie.


" Aku jadi ingin belajar memasak padamu Shou!" Ujar Lacasina.


" Aku juga!"


Lisa tak mau kalah.


" Ya, baiklah, lain kali aku akan mengajarkan kalian berdua cara memasak masakan yang enak!"


Shou mengacungkan jempolnya.

__ADS_1


" Hmmm….."


Rosse kelihatan kurang senang.


" Apakah kamu juga ingin ikut belajar, meskipun kamu sudah sangat terampil tetapi aku akan menunjukkan hal baru padamu." Ujar Shou sambil melirik ke arah Rosse.


" Tentu saja aku mau!" Ucap Rosse tanpa ragu.


" Baiklah, kalau begitu sampai jumpa!"


Dalam hitungan detik Shou langsung menghilang tanpa jejak.


" Sekarang kita harus melakukan apa?" Tanya Lorrie bingung.


Rosse, Lacasina dan juga Lisa pun kelihatan sama-sama bingung.


" Tapi aku ingin membantu Shou!" Ujar Lisa.


" Iya, aku juga!" Ucap Lisa sependapat.


" Meskipun kalian menghampiri Shou, belum tentu kalian bisa membantunya. Saat ini dia sedang fokus untuk mempelajari struktur yang ada di Arsy ini, dia membutuhkan ketenangan untuk memaksimalkan kefokusannya, jadi untuk saat ini tidak mengganggunya adalah hal yang terbaik." Jelaa Dewi Shelly.


" Tapi kalai begitu sama saja kami hanya menjadi beban baginya." Gumam Lorrie pelan.


Dia merasa tidak berguna sama sekali bagi Shou. Rosse, Lacasina dan Juga Lisa pun kelihatan agak murung.

__ADS_1


" Niat mereka sudah baik, tetapi mereka masih belum tahu batasan masing-masing. Meskipun Shou juga begitu, tetapi dia selalu bisa menembus batasannya sendiri dan mencari batasan yang lainnya. Aku tidak yakin membiarkan mereka berempar adalah hal yang baik, karena sepertinya mereka tidak punya sesuatu yang bisa melewati batasan mereka itu sendiri."


" Rosse, Lorrie, Lacasina dan juga Lisa, itu nama kalian semua kan?" Tanya Dewi Raffsha.


" Iya!" Jawab Rosse.


" Untuk saat ini Shou masih belum membutuhkan bantuan kalian, tetapi nanti dia pasti akan meminta bantuan kalian." Gumam Dewi Raffsha.


" Dia memang selalu bisa diandalkan untuk membuat orang disekitarnya terasa nyaman, saat ini pun mereka berempat terlihat lebih semangat dan lebih riang."


" Benarkah?" Tanya Lisa memastikan.


" Tentu saja, dan salah satu yang pasti adalah makanan. Saat ini dia pasti akan mudah lapar karena berpikir dengan keras, setiap detik dia akan selalu fokus pada pekerjaannya, sebelum selesai dia takkan banyak melirik yang lainnya. Jika kalian sudah agak lama mengenalnya seharusnya kalian sudah tahu tentang itu. " Jelas Dewi Raffsha.


" Kalau begitu bagaimana denganku, aku juga ingin membantu Shou!" Gumam Lorrie.


" Kalau untukmu, eh...., apa yang biasanya kamu lakukan?" Tanya Dewi Raffsha.


" Aku suka berkeliling ke semua bar untuk menilai bar mana yang terbaik dan aku juga sering mencari pemandian terbuka untuk menghilangkan rasa jenuh ku dan juga untuk mencuci mata." Jawab Lorrie dengan penuh semangat.


Dewi Raffsha pun terkejut dengan jawabannya.


" Kukira dia akan mengatakan sesuatu gang lebih berguna."


" Ketika Shou selesai melakukan pekerjaannya, aku suka mengajaknya ke bar yang terbaik di dekat sana. Meskipun begitu dia tidak suka minum dan hanya memesan makanan dan teh hijau." Lanjut Lorrie.

__ADS_1


" Kalau begitu kamu cari saja tempat lainnya dengan bola kristal ini untuk Shou kunjungi, dia pasti akan menyukainya." Gumam Dewi Raffsha.


Kemudian Lorrie pun mengambil sebuah bola kristal dari tangan dewi Raffsha dan kemudian mencari-cari bar mana lagi yang belum ia kunjungi.


__ADS_2