
" Rosse, kamu sedang apa?" Tanya Lisa yang terlihat agak kusut.
" Kalian dari mana saja, aku sedang menyiapkan bahan-bahan untuk membuat curry rice."
" Oh, begitu. Aku mau istirahat dulu, ngomong-ngomong apakah tadi Lorrie ke sini lagi?" Tanya Lisa.
" Dia sudah pergi mencari dewi untuk menanyakan tentang salah satu bahan untuk membuat curry rice ini." Jawab Rosse.
" Ternyata dia memang kesini lagi." Gumam Lisa. Dia langsung duduk di sebuah kursi dan menempelkan wajah nya ke atas meja.
" Dugaanku benar kan, jika saja kamu menuruti apa kataku kita tidak akan kelelahan seperti ini." Ujar Lacasina.
" Iya, iya, aku minta maaf!" Gumam Lisa pelan sambil melambaikan tangannya.
" Kalian terlihat sangat kelelahan, bagaimana kalau aku sajikan jus jeruk, itu akan membuat kalian kembali segar."
" Jus jeruk, kelihatan nya memang menyegarkan. Kalau begitu aku pesan satu gelas!" Gumam Lisa.
" Aku juga, energi ku hampir habis gara-gara mencari-cari si...."
" Sudahlah...., aku akan segera sajikan 2 gelas jus jeruk pada kalian."
" Maaf, sebenarnya itu semua gara-gara aku menyembunyikannya dari kalian."
Lisa dan Lacasina terlihat sangat lesu, mereka terus menunggu di depan meja kecil tanpa melakukan hal yang mencolok sedikitpun.
__ADS_1
" Jus jeruk nya sudah siap, silahkan di minum."
Ketika Rosse hendak menaruh jus jeruk tersebut di atas meja, Lisa dan Lacasina sudah terlelap dan ia tak jadi menaruhnya.
" Mereka benar-benar kelelahan, sekarang aku merasa lebih bersalah kepada mereka, padahal niat nya aku hanya mau menjahili mereka sedikit."
Rosse pun menghela nafas nya.
" Ya sudahlah, aku akan menanak nasi dulu saja."
Sementara itu Lorrie sedang terengah-engah di depan sebuah air mancur.
" Kemana para dewi itu pergi, aku tidak berhasil menemukan satu pun dari mereka."
Lorrie kemudian melepas jubah nya.
" Tentu saja, karena itu sumber energi nya. Tanpa itu dia hanyalah sebuah jubah biasa."
Lorrie pun melirik ke arah suara tersebut.
" Sejak kapan kamu ada disana?" Tanya Lorrie kebingungan.
" Baru 5 menit, sebelumnya aku berada di perpustakaan. "
" Tadi aku berkeliling ke perpustakaan, tetapi aku tidak melihat dewi sama sekali." Ujar Lorre.
__ADS_1
" Tentu saja, karena tadi aku memakai ini!"
Kemudian dewi Laxmi pun memperlihatkan jubah putih persis seperti yang dibawa oleh Lorrie.
Melihat itu Lorrie pun tercengang.
" Apakah itu jubah autotomi?" Tanya Lorrie.
" Iya." Jawabnya.
" Kenapa kamu menggunakan nya?" Tanya Lorrie lagi.
" Karena aku merasakan seseorang yang sedang menggunakan jubah ini kemudian ikut memakainya."
" Jadi intinya kamu ingin mempermainkanku?"
" Tak usah dianggap serius, aku hanya becanda sedikit." Dewi Laxmi pun tersenyum menahan tawa.
" Yaampun, aku dari tadi mencarimu ke seluruh ruangan ini dan ternyata orang yang ku cari ini berada di dekat ku dan terus mengikutiku tanpa ku sadari."
Lorrie mengerutkan dahi nya.
" Iya, iya, sudah. Aku minta maaf, jadi ada apa Kamu mencariku?" Tanya Dewi Laxmi.
" Oh iya, apakah kamu sibuk?"
__ADS_1
" Sibuk apa?"
" Oh iya, itu gak usah ditanya lagi. Jadi sebenarnya kami berempat berniat membuat masakan dari dunia nya Shou, tetapi di dalam buku resep nya ada bahan-bahan yang kami tidak ketahui."